Breaking News
light_mode
Trending Tags

ADWITI Resmi Berdiri di Bali, AWK Dorong Wisata Spiritual Jadi Mesin Ekonomi Rakyat

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Pembentukan Asosiasi Dharma Wisata dan Tirta Yatra Indonesia (ADWITI) di Bali bukan sekadar menghadirkan organisasi baru di sektor pariwisata. Lebih dari itu, asosiasi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan melalui pengembangan wisata spiritual, dharma wisata, dan tirta yatra yang terintegrasi serta berpihak kepada pelaku usaha lokal.

ADWITI resmi diluncurkan dalam sebuah acara yang digelar di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Jalan Letjen S. Parman, Renon, Denpasar, pada Selasa (2/6/2026). Peresmian tersebut dilakukan oleh anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, S.E., M.Si. (AWK), yang juga menjabat sebagai Dewan Kehormatan ADWITI.

Dalam sambutannya, AWK menegaskan bahwa keberadaan ADWITI harus mampu membuka ruang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Bali. Menurutnya, berbagai program wisata, termasuk study tour, dharma wisata, dan tirta yatra, harus memberikan manfaat langsung kepada UMKM lokal, pelaku transportasi, penyedia akomodasi, usaha katering, hingga sektor oleh-oleh khas daerah.

“Yang penting ekonomi berjalan. Kita cari celah untuk menghidupi masyarakat kita. Jangan sampai peluang ekonomi justru diambil pihak luar, sementara pelaku usaha lokal hanya menjadi penonton,” tegas AWK.

Ia mengungkapkan bahwa Bali saat ini memiliki peluang besar melalui dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat. Dengan adanya program kredit sektor pariwisata yang mencapai sekitar Rp10,9 triliun, berbagai usaha pendukung wisata diyakini dapat berkembang lebih cepat dan memberikan dampak ekonomi yang lebih merata.

AWK juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali program-program perjalanan spiritual yang pernah dijalankan pemerintah. Menurutnya, dana negara semestinya dapat dimanfaatkan secara adil untuk mendukung perjalanan keagamaan seluruh umat beragama di Indonesia.

“Kalau umat lain memiliki program perjalanan spiritual ke tempat-tempat suci mereka, Bali juga harus mampu menjadi pusat perjalanan spiritual Hindu ke India, Nepal, Tibet, maupun destinasi sakral lainnya. Tugas saya adalah melakukan pendekatan dan memperjuangkan regulasinya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua ADWITI, Surya Dharma, S.H., menjelaskan bahwa fokus awal organisasi bukan mengejar program besar dalam waktu singkat, melainkan membangun fondasi yang kuat melalui standarisasi layanan.

Menurut Surya, langkah pertama yang akan dilakukan adalah menata seluruh rantai pelayanan dalam program dharma wisata dan tirta yatra, mulai dari transportasi, katering, destinasi wisata, hingga sumber daya manusia seperti pemandu wisata.

“Kami ingin memastikan seluruh layanan memiliki standar kualitas yang jelas. Bus yang digunakan harus memenuhi standar keselamatan, guide harus memiliki kompetensi dan tata krama pelayanan yang baik, serta seluruh pelaku usaha yang terlibat wajib memiliki legalitas yang lengkap,” katanya.

Ia menegaskan bahwa ADWITI hadir untuk menjawab berbagai persoalan yang selama ini menjadi kekhawatiran masyarakat, termasuk insiden perjalanan wisata yang pernah terjadi. Karena itu, asosiasi akan melakukan kurasi dan seleksi ketat terhadap seluruh anggotanya agar mampu memberikan jaminan kualitas dan keamanan.

Menurut Surya, persoalan utama sebenarnya bukan pada program study tour itu sendiri, melainkan bagaimana perputaran ekonomi dari kegiatan tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Bali.

“Study tour hanyalah kendaraan. Yang paling penting adalah bagaimana perputaran ekonominya masuk ke Bali dan dinikmati masyarakat lokal. Karena itu diperlukan wadah yang bertanggung jawab, memiliki standar kualitas, dan mampu memberikan rekomendasi kepada pihak-pihak yang ingin menyelenggarakan program tersebut,” jelasnya.

Meski sempat menghadapi tantangan akibat berbagai kejadian di masa lalu, Surya menilai minat masyarakat terhadap program study tour, dharma wisata, maupun tirta yatra masih sangat tinggi. Banyak sekolah, lembaga, dan komunitas dari dalam maupun luar Bali yang tetap menginginkan program tersebut berjalan kembali dengan sistem yang lebih profesional dan terstandarisasi.

Kehadiran ADWITI pun diharapkan menjadi tonggak baru pengembangan wisata spiritual nasional. Tidak hanya memperkuat identitas budaya dan keagamaan, tetapi juga menjadi instrumen untuk menggerakkan ekonomi rakyat, memperkuat UMKM, serta menjadikan Bali sebagai pusat wisata spiritual yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DJKI Dorong Sinergi ASEAN dan Penguatan Regulasi AI dalam Perlindungan Kekayaan Intelektual

    DJKI Dorong Sinergi ASEAN dan Penguatan Regulasi AI dalam Perlindungan Kekayaan Intelektual

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com — Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum Republik Indonesia, Hermansyah Siregar, menegaskan pentingnya sinergi antarnegara ASEAN dalam memperkuat perlindungan dan pengelolaan kekayaan intelektual di tengah pesatnya perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI). Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan utama para pimpinan kantor kekayaan intelektual negara-negara ASEAN bersama mitra strategis dari World Intellectual Property […]

  • Ratusan Mahasiswa dari Berbagai Provinsi, Ikuti Pembinaan Bela Negara di Kuningan

    Ratusan Mahasiswa dari Berbagai Provinsi, Ikuti Pembinaan Bela Negara di Kuningan

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Sebanyak 201 mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia yang terdiri dari 21 provinsi dari fakultas dan ilmu pendidikan yang menempuh PPG di Universitas Kuningan, mengikuti pembinaan Bela Negara, bertempat di Kodim 0615/KNG, Jalan RE Martidanata Ciporang, Kuningan, Kamis (24/4/2025). Pembukaan upacara Pembinaan Bela Negara Mahasiswa PPG Calon Guru Fakultas Keguruan dan Ilmu […]

  • Pertemuan Strategis di Benoa, PandAI–Pelindo Kaji Investasi Taman Hiburan

    Pertemuan Strategis di Benoa, PandAI–Pelindo Kaji Investasi Taman Hiburan

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Upaya mendorong transformasi sektor pariwisata Indonesia kembali memasuki babak baru. Kurator model investasi PandAI, Dmytro Tsykaliuk, menggelar pertemuan strategis dengan perwakilan PT Pelabuhan Indonesia (Persero), yakni Commercial Regional Head Area Bali Nusra Sub-Regional, Respati Budi Kristyantoro. Pertemuan tersebut berlangsung di kawasan Pelabuhan Benoa, dengan agenda utama membahas peluang pembangunan proyek taman hiburan […]

  • Langgar Perda Ketertiban Umum, Imigrasi Ngurah Rai Deportasi WNA Korea Selatan di Badung

    Langgar Perda Ketertiban Umum, Imigrasi Ngurah Rai Deportasi WNA Korea Selatan di Badung

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan hukum keimigrasian di Bali. Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan berinisial CHK (56) dideportasi setelah terbukti melanggar ketentuan ketertiban umum di wilayah Kabupaten Badung. CHK diketahui merupakan pemegang Izin Tinggal Terbatas (ITAS) dengan status penyatuan keluarga. Namun, […]

  • Ciptakan Kenyamanan Beribadah, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bersihkan Masjid

    Ciptakan Kenyamanan Beribadah, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bersihkan Masjid

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 850
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Dalam rangka menciptakan kenyamanan beribadah di bulan suci Ramadhan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Tanjung Aru bersama warga melaksanakan karya bakti pembersihan Masjid Babul Jannah di Desa Tanjung Aru, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk. […]

  • PSMS Bukan Milik Pribadi

    PSMS Bukan Milik Pribadi

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    MEDAN – Rencana Direktur Utama PT Kinantan Medan Indonesia (KMI) menjual PSMS Medan mendapat tantangan. Tantangan itu datang dari klub anggota PSMS Medan. “PSMS bukanlah milik pribadi. Tidak ada hak pribadi atau perusahaan untuk menjual belikan PSMS,” tegas Ketua PS Pratama Sunarto Fajar didampingi Ketua PS Bintang Utara Sari Azhar Tanjung, Ketua PS Sahata Sumitro […]

expand_less