Breaking News
light_mode
Trending Tags

Forum Peduli Bali Siap Pasang Badan Kawal AWK Rangkul 25 Tokoh Lintas Elemen Suarakan Kepentingan Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Sekitar 25 tokoh dari berbagai elemen masyarakat hadir dan menyatakan kesiapan mengawal perjuangan Anggota DPD RI Arya Wedakarna (AWK) dalam menyuarakan kepentingan Bali.

Menariknya, Semeton Ksatria Pancasila Provinsi Bali menggagas forum dengan mempertemukan tokoh agama, tokoh budaya, organisasi kemasyarakatan (ormas), pemuda, pecalang hingga elemen masyarakat lainnya.

Dukungan penuh atas perjuangan Anggota DPD RI Arya Wedakarna (AWK) mengemuka, dalam pertemuan perdana Forum Peduli Bali di Denpasar, Kamis, 20 Agustus 2026.

Selain membahas dukungan AWK, Forum Peduli Bali disiapkan sebagai ruang bersama untuk menyerap aspirasi masyarakat dan membahas berbagai persoalan Bali. Forum ini juga menaruh perhatian pada adat, budaya, persatuan, toleransi, serta persoalan rasisme dan diskriminasi.

Ketua Semeton Ksatria Pancasila Provinsi Bali, Gede Oka mengatakan Forum Peduli Bali terbuka bagi seluruh masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap Bali.

“Forum ini adalah forum peduli dengan Bali. Siapa pun yang peduli dengan Bali, tentu dipersilakan untuk bergabung. Tujuan utama kita adalah menjaga Bali, yang dilandasi oleh niat, kepedulian, dan semangat kebersamaan,” kata Gede Oka.

Menurut Gede Oka, pertemuan yang dihadiri tokoh dari berbagai latar belakang menunjukkan bahwa kepedulian terhadap Bali tidak dibatasi kepentingan politik maupun kelompok tertentu.

“Ini membuktikan bahwa lintas kepentingan, lintas politik, semua tokoh yang hadir adalah tokoh-tokoh yang peduli dengan Bali. Ini merupakan bentuk terbentuknya sebuah forum yang nantinya akan berlanjut pada kegiatan-kegiatan berikutnya,” tegasnya.

Forum tersebut juga akan melibatkan tokoh lintas agama dan lintas generasi. Mulai dari generasi senior, milenial hingga Gen Z. Gede Oka menilai komunikasi lintas generasi penting untuk mencegah perbedaan cara pandang berkembang menjadi kesalahpahaman.

“Kesalahpahaman itu dimulai dari miskomunikasi. Terkadang gaya komunikasi era milenial dengan era Gen Z itu sedikit berbeda. Karena itu, perlu kiranya kita mengajak tokoh lintas generasi untuk hadir agar bisa menyuarakan niat kita bersama,” jelasnya.

Gede Oka Siap Kawal AWK

Dalam pertemuan tersebut, Gede Oka juga menyampaikan dukungan terbuka kepada AWK. Ia menyoroti serangan di media sosial terhadap anggota DPD RI asal Bali tersebut.

“Saya mendengar di media sosial banyak pihak yang tidak berkepentingan terhadap Bali menyerang beliau. Saya tegaskan hari ini, saya siap pasang badan untuk beliau,” tegas Gede Oka.

Ia menilai Bali membutuhkan figur yang tidak hanya menduduki jabatan, tetapi juga berani menyampaikan kepentingan daerah di tingkat nasional.

“Jarang kita memiliki pejabat yang berani bersuara. Sekarang kita punya figur yang berani sekaligus menjabat. Maka dalam konteks peduli Bali, patut untuk kita dukung dan kawal bersama,” imbuhnya.

Dukungan serupa disampaikan tokoh masyarakat Anak Agung Kartika. Ia mempertanyakan tudingan rasis yang diarahkan kepada AWK.

Menurutnya, AWK selama ini menunjukkan kepedulian terhadap Bali dan masyarakat Bali.

“Yang kami pertanyakan adalah kenapa AWK yang peduli sangat dengan Bali, dengan masyarakat Bali, membela Bali, malah dianggap rasis. Ini terlalu politis. Beliau mendapat suara tinggi, tetapi dianggap rasis. Rasisnya di mana? Itu yang kami sayangkan, ” kata AA Kartika.

AA Kartika mengatakan para tokoh yang hadir sepakat mendukung AWK dalam menyuarakan kepentingan Bali. Ia menyebut sikap tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga Bali, masyarakat Bali, adat, dan budaya.

“Kami tetap akan mendukung suara AWK. Kami siap nindihin Bali. Kami sepakat bersama tokoh-tokoh Bali, kurang lebih 25 orang, menyikapi apa yang terjadi di media sosial terkait tuduhan rasisme yang ditujukan kepada tokoh kita,” tegasnya.

Menurut AA Kartika, dukungan kepada AWK tidak berarti menutup ruang terhadap perbedaan pendapat. Ia justru mengajak masyarakat melihat kiprah AWK berdasarkan manfaat dan keberaniannya menyampaikan persoalan Bali.

“Kami sepakat mendukung perjuangan beliau sebagai bentuk menjaga Bali, menjaga manusia Bali, dan menjaga aturan-aturan main di Bali. Bali adalah sesuatu yang harus kita jaga bersama. Baik orang Bali maupun tamu yang datang ke Bali, semuanya harus sama-sama menjaga Bali,” ujarnya.

Ia menilai AWK telah menjalankan peran sebagai penyambung aspirasi masyarakat Bali dengan turun langsung dan menyampaikan berbagai persoalan daerah.

“Kami orang Bali pada umumnya mempercayakan kepada beliau sebagai penyambung lidah daripada kepentingan-kepentingan Bali. Kami melihat bahwa apa yang kami percayakan kepada beliau sudah dijalankan dengan baik, dengan caranya beliau, dengan kepeduliannya, turun langsung,” paparnya.

Dorong Persatuan dan Toleransi

AA Kartika mengakui gaya komunikasi AWK tidak selalu diterima secara positif oleh semua pihak. Namun, ia meminta masyarakat tidak hanya melihat sisi negatif dari sosok tersebut.

“Dengan gayanya, tentunya akan ada orang yang selalu memandang beliau dari sisi negatif. Apa pun yang dilakukan beliau pasti dicari celahnya. Beliau juga tidak lepas dari kesalahan-kesalahan. Tetapi kami melihat dari asas manfaatnya. Keberanian beliau menyampaikan kepentingan Bali atau hal-hal yang terjadi di Bali itu menjadi satu kebanggaan,” ungkapnya.

Ia juga menilai keberanian AWK menyuarakan aspirasi Bali patut diapresiasi di tengah perbedaan pandangan yang berkembang di ruang publik.

“Beliau kendati masih muda, tetapi berani menyuarakan, berani bertindak. Kalau masalah opini, boleh saja, silakan. Ini adalah negara demokrasi. Tetapi mari kita berpikir secara realistis dan membiasakan berpikir positif,” kata AA Kartika.

AA Kartika juga berharap perbedaan pandangan tidak berkembang menjadi konflik yang merugikan Bali. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat mengedepankan persatuan, toleransi, dan kepentingan bersama.

“Semoga Bali aman dan semoga Bali selalu terjaga untuk kenyamanannya,” pungkas AA Kartika.

Sementara itu, Gede Oka menegaskan adat dan budaya merupakan identitas utama yang membuat Bali memiliki karakter berbeda dan dikenal dunia. Karena itu, nilai toleransi, keharmonisan, serta kebersamaan dinilai perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

“Bali menjadi berbeda dengan pulau-pulau lain di dunia karena ada adat dan pembawaan budayanya. Jika bukan kita orang Bali yang menjaga Bali, tidak akan mungkin orang lain yang melakukannya. Mari tingkatkan toleransi, saling merangkul, dan bersama-sama menjaga Bali,”tutupnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kacau, Empat Fakta Penting yang Membuktikan Jampidsus Febrie Adriansyah Merintangi Penyidikan Kasus Korupsi Zarof Ricar

    Kacau, Empat Fakta Penting yang Membuktikan Jampidsus Febrie Adriansyah Merintangi Penyidikan Kasus Korupsi Zarof Ricar

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi meminta kepada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) untuk mendalami empat fakta penting bukti dugaan unprofessional conduct dan/atau penyalahgunaan kewenangan dan/atau merintangi penyidikan (obstruction of justice), yang diduga dilakukan oleh Jampidsus, Febrie Adriansyah dalam penanganan penyidikan kasus korupsi Zarof Ricar. Hingga kini tidak pernah dilakukan penggeledahan terhadap […]

  • Audensi DPW NCW Bali Di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai

    Audensi DPW NCW Bali Di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasional Corruption Watch (NCW) Provinsi Bali melaksanakan audiensi resmi di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai sebagai bagian dari agenda penguatan kelembagaan dan sinergitas pengawasan partisipatif. Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPW NCW Bali, Donnox Wong, memaparkan pengenalan kelembagaan, visi-misi, serta program kerja DPW NCW Bali. Audiensi […]

  • Wakil Ketua DPRD Bali Terima Aspirasi Mahasiswa, Komang Nova Janji Teruskan Tuntutan ke Pemerintah Pusat

    Wakil Ketua DPRD Bali Terima Aspirasi Mahasiswa, Komang Nova Janji Teruskan Tuntutan ke Pemerintah Pusat

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DENPASAR – Wakil Ketua III DPRD Provinsi Bali, I Komang Nova Sewi Putra, menerima langsung aspirasi yang disampaikan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Udayana (BEM Unud) bersama Aliansi Bali Bergerak dalam aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Bali, Senin (22/6/2026) sore. Dalam menerima massa aksi, Komang Nova didampingi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali, I Made […]

  • Giri Prasta Tegaskan APBD Harus Berdampak Nyata, DPRD dan Pemprov Bali Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

    Giri Prasta Tegaskan APBD Harus Berdampak Nyata, DPRD dan Pemprov Bali Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta mewakili Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan Pendapat Akhir Gubernur terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna ke-46 DPRD Provinsi Bali, Senin (20/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Giri Prasta menegaskan bahwa setiap rupiah […]

  • Kejagung : Laporan Dugaan Penyelewengan Proyek Benih Padi di Jawa Barat Akan Ditangani Kejati

    Kejagung : Laporan Dugaan Penyelewengan Proyek Benih Padi di Jawa Barat Akan Ditangani Kejati

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.488
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Anang menanggapi tentang laporan petani Jawa Barat yang melaporkan dugaan penyimpangan pengadaan benih padi di wilayah Jawa Barat. Menurut Anang, pihaknya belum mengetahui adanya laporan tersebut, dan akan dicek terlebih dahulu tentang laporan surat para petani Jawa Barat tersebut. “Kalau nilai kerugian negaranya diatas triliun, baru […]

  • Cirebon Catat Sejarah: PLTB Pertama di Pulau Jawa Siap Dibangun, Sedong Jadi Pusat Energi Hijau Baru

    Cirebon Catat Sejarah: PLTB Pertama di Pulau Jawa Siap Dibangun, Sedong Jadi Pusat Energi Hijau Baru

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Angin segar perubahan kini berembus dari timur. Kabupaten Cirebon akan mencetak sejarah sebagai lokasi berdirinya Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) pertama di Pulau Jawa. Proyek ambisius ini bukan hanya menandai langkah besar Jawa Barat dalam transisi menuju energi bersih, tetapi juga mempertegas posisi Cirebon sebagai pionir energi terbarukan di tengah padatnya populasi […]

expand_less