Breaking News
light_mode
Trending Tags

Aktivitas PT Bali Turtle Island Development Ditutup Sementara, Pansus TRAP Soroti Ketidaksinkronan Dokumen dan Fakta

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com — Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara sejumlah aktivitas PT Bali Turtle Island Development (BTID) di kawasan KEK Kura-Kura Bali, Serangan, Kamis (23/4/2026).

Keputusan tersebut diambil setelah tim Pansus menemukan adanya dugaan ketidaksesuaian antara dokumen administrasi dengan kondisi faktual di lapangan, khususnya dalam proses tukar guling lahan mangrove yang selama ini menjadi sorotan.

Sekretaris Pansus TRAP, I Dewa Nyoman Rai, menegaskan bahwa penghentian sementara ini merupakan hasil evaluasi dari serangkaian inspeksi lapangan yang dilakukan, termasuk peninjauan ke wilayah Karangasem dan Jembrana. Dari hasil tersebut, ditemukan indikasi bahwa sejumlah kewajiban administrasi belum dipenuhi secara utuh oleh pihak perusahaan.

Penutupan difokuskan pada beberapa titik aktivitas, di antaranya pembangunan marina serta kawasan yang dikenal sebagai area “mangkok”, yang dinilai memiliki persoalan baik dari sisi legalitas maupun kelengkapan dokumen.

“Kami memutuskan penutupan sementara terhadap kegiatan yang diduga memiliki pelanggaran atau kekurangan administrasi. Termasuk tukar guling lahan yang setelah dicek di lapangan tidak ditemukan sesuai harapan,” tegas Rai.

Langkah tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali dengan melakukan penghentian langsung aktivitas di lokasi. Pengawasan akan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada kegiatan berjalan selama masa penghentian.

Ketua Pansus TRAP, I Made Supartha, mengungkapkan bahwa salah satu temuan paling krusial adalah tidak ditemukannya bukti sertifikat lahan pengganti dalam skema tukar guling yang diklaim telah dilakukan.

Menurutnya, ketiadaan bukti legal tersebut menimbulkan pertanyaan mendasar terkait keabsahan proses tukar guling. “Jika sertifikat pengganti tidak ada, bagaimana bisa dikatakan sudah terjadi tukar guling? Ini yang masih kami dalami,” ujarnya.

Pansus menegaskan bahwa langkah tegas ini merupakan bentuk komitmen dalam menjaga tata ruang Bali agar tetap tertib, transparan, dan berkeadilan. Mereka juga memastikan akan terus mendalami temuan-temuan di lapangan guna menghindari potensi pelanggaran yang dapat merugikan daerah maupun lingkungan.

Polemik tukar guling lahan mangrove di kawasan Kura-Kura Bali pun hingga kini masih jauh dari kata selesai, dengan perbedaan tajam antara klaim perusahaan dan temuan di lapangan yang terus menjadi perhatian publik.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Emanuel Luan: “Mahasiswa Harus Berpihak pada Rakyat, Bukan Ditunggangi Kepentingan Politik”

    Emanuel Luan: “Mahasiswa Harus Berpihak pada Rakyat, Bukan Ditunggangi Kepentingan Politik”

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 27
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Suara kritis datang dari tokoh muda Malaka, Emanuel Luan, yang menyoroti sikap sebagian mahasiswa asal Malaka di Jakarta. Ia menilai aksi damai yang dilakukan oleh sejumlah anggota Ikatan Mahasiswa Malaka (IMMALA) Jakarta di Kantor DPP Partai Golkar baru-baru ini menyimpan tanda tanya besar. Menurut Emanuel, aksi tersebut tampak tidak murni sebagai gerakan moral […]

  • Bali Siap Mandiri Energi, Offshore LNG Dibangun 3,5 Km Ditengah Laut

    Bali Siap Mandiri Energi, Offshore LNG Dibangun 3,5 Km Ditengah Laut

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali berencana akan membangun offshore Liquefied Natural Gas (LNG) beserta Floating Storage Regasification Unit (FSRU) mulai berproses pada tahun 2026. Upaya itu dalam memperkuat langkah menuju kemandirian energi melalui pengembangan pembangkit listrik berbasis gas alam cair atau offshore LNG Tak hanya itu, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pembangkit ini […]

  • Bank DKI Ganti Nama, Langkah Menuju Kebangkrutan?

    Bank DKI Ganti Nama, Langkah Menuju Kebangkrutan?

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Bank DKI resmi mengganti nama menjadi Bank Jakarta pada tahun 2024. Pergantian nama ini menimbulkan berbagai spekulasi publik. Banyak pihak menilai langkah tersebut bukan sekadar rebranding semata, melainkan upaya sistematis untuk menghapus jejak persoalan yang selama ini membelit manajemen Bank DKI. Salah satu suara kritis datang dari Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis […]

  • Ketua DPRD Badung Anom Gumanti Support Tata Kawasan Kuta Bertahap Prioritaskan Kantong Parkir Bikin Nyaman Wisatawan

    Ketua DPRD Badung Anom Gumanti Support Tata Kawasan Kuta Bertahap Prioritaskan Kantong Parkir Bikin Nyaman Wisatawan

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BADUNG | Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menegaskan dukungan penuh legislatif atas langkah Pemerintah Kabupaten Badung dalam menata kawasan Kuta secara bertahap.   Penyediaan kantong parkir menjadi salah satu perhatian utama untuk mendukung ketertiban kawasan sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Pantai Kuta.   Dukungan tersebut disampaikan Ketua DPRD Badung I Gusti […]

  • Permudah Program PTSL, Dede Yusuf Minta Mendagri Terbitkan SKB

    Permudah Program PTSL, Dede Yusuf Minta Mendagri Terbitkan SKB

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk melanjutkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni Kementerian ATR/BPN, Kemendagri dan Kemendes, untuk menertibkan surat tanah lewat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL-red). Karena kata Dede, hal tersebut penting dilakukan untuk memperlancar program PTSL di daerah […]

  • Menakar Kewenangan DPD RI sebagai Mediator: Antara Serap Aspirasi dan Batas Hukum Tata Negara

    Menakar Kewenangan DPD RI sebagai Mediator: Antara Serap Aspirasi dan Batas Hukum Tata Negara

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DENPASAR – Peran anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dalam merespons persoalan masyarakat di daerah kembali menjadi sorotan. Di satu sisi, kehadiran wakil daerah untuk mendengar, menyerap, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat merupakan bagian penting dari mandat politik DPD RI. Namun di sisi lain, ketika respons tersebut berkembang menjadi tindakan “mediasi” terhadap suatu konflik, […]

expand_less