Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jejak Gelap di Balik Gemerlap: 7 Tersangka Narkoba Dibekuk di Delona Vista 888

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com  — Kilau lampu dan dentuman musik yang selama ini menjadi daya tarik hiburan malam di kawasan Pemogan, Denpasar Selatan, mendadak redup. Di balik gemerlap tersebut, aparat menemukan sisi lain yang jauh lebih kelam: dugaan kuat peredaran narkoba yang berujung pada penetapan tujuh orang tersangka.

Kasus penggerebekan di Delona Vista 888, KTV Room, Hall & Bar, yang berlokasi di Jalan Taman Pancing, Denpasar Selatan, pada Kamis (2/4/2026), kini memasuki babak baru. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri resmi menetapkan tujuh individu sebagai tersangka dalam jaringan peredaran narkotika di tempat hiburan malam yang baru beroperasi sekitar empat tahun tersebut.

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial I Nyoman W. (55), DN (34), UDA (31), DMP (27), MI (23), EH (36), dan Putu A. (43). Mereka memiliki peran beragam, mulai dari apoteker, waitress, kasir, hingga jajaran manajemen operasional dan general manager.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa pil ekstasi berwarna pink berlogo TMT, sabu-sabu, uang tunai puluhan juta rupiah, pecahan dolar Australia, serta beberapa unit telepon genggam.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri pada 20 Maret 2026. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan yang dipimpin Kombes Pol Handik Zusen bersama Satgas NIC di bawah komando Kombes Pol Kevin Leleury melakukan penyelidikan intensif.

Hasilnya, aparat berhasil mengamankan dua orang awal di lokasi, yakni seorang kapten room bernama I Nyoman Wiryawan dan seorang waitress, Dini Novianti. Dari keduanya ditemukan delapan butir pil ekstasi merek TMT yang disembunyikan dalam balutan tisu putih.

Penangkapan tersebut menjadi pintu masuk bagi pengembangan kasus yang lebih luas. Dari hasil pendalaman, aparat kemudian menetapkan total tujuh tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba di lokasi tersebut.

Tak hanya itu, operasi juga menyasar lokasi lain, yakni NCO Living By NIX di kawasan Kuta Utara, Badung. Dari dua tempat hiburan malam tersebut, polisi mendata 14 pengunjung yang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba.

Sebanyak 14 orang tersebut — terdiri dari 8 laki-laki dan 6 perempuan — tidak diproses pidana, melainkan akan menjalani assessment dan rehabilitasi. Langkah ini diambil setelah mereka memiliki pihak penjamin serta dikategorikan sebagai pengguna.

“Seluruh data sudah lengkap, termasuk nomor kontak dan penjamin. Saat ini barang pribadi seperti handphone dan KTP masih diamankan untuk pendalaman, sebelum menjalani assessment oleh bidang rehabilitasi,” ujar sumber kepolisian.

Sementara itu, terkait pemasangan garis polisi di lokasi kejadian, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi. Kasi Humas Polresta Denpasar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya dan Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy belum merespons konfirmasi hingga berita ini diturunkan.

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap industri hiburan malam, ancaman peredaran narkoba masih mengintai. Aparat pun diharapkan terus memperketat pengawasan demi menjaga Bali tetap aman sebagai destinasi wisata dunia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masuk Tanpa Pemeriksaan Resmi, 7 WN Bangladesh Ditahan di Rudenim Denpasar

    Masuk Tanpa Pemeriksaan Resmi, 7 WN Bangladesh Ditahan di Rudenim Denpasar

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar mengamankan tujuh warga negara (WN) Bangladesh yang diduga masuk ke Bali secara ilegal tanpa dokumen resmi. Ketujuh pria tersebut kini menjalani proses pendetensian di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar sebelum dideportasi. Peristiwa ini menjadi sorotan karena para WNA tersebut tidak tercatat dalam sistem perlintasan keimigrasian dan […]

  • Pengusaha Bali Setuju UMP 2027 Naik, Ajus Linggih Ingatkan: Jangan Sampai Berujung PHK dan Harga Melambung

    Pengusaha Bali Setuju UMP 2027 Naik, Ajus Linggih Ingatkan: Jangan Sampai Berujung PHK dan Harga Melambung

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DENPASAR — Kalangan pengusaha di Bali menyatakan tidak keberatan dengan rencana kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Bali 2027. Namun, kenaikan upah diminta dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kemampuan dunia usaha agar kebijakan tersebut tidak justru memicu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) maupun kenaikan harga barang dan jasa. Hal tersebut mengemuka dalam rapat Komisi II DPRD Provinsi […]

  • Walikota Berhentikan Sementara Izin Minimarket Modern, Untuk Lindungi Pedagang Kecil

    Walikota Berhentikan Sementara Izin Minimarket Modern, Untuk Lindungi Pedagang Kecil

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Keberadaan minimarket di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu yang kian menjamur mengancam dan bisa mematikan pedagang kecil. Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menerima laporan banyak warung kecil tutup dan bangkrut karena terlibas dengan jaringan gerai modern yang terus bertumbuh.Maka dari itu, mulai saat ini, ia memastikan tak ada izin penerbitan baru. Pemkot melakukan pemberhentian […]

  • Didemo Ratusan Mahasiswa, Koster Akui Komunikasi dan Pengelolaan Sampah Belum Sempurna

    Didemo Ratusan Mahasiswa, Koster Akui Komunikasi dan Pengelolaan Sampah Belum Sempurna

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Bali, Rabu (22/4/2026), menyoroti persoalan pengelolaan sampah yang dinilai semakin memburuk di Pulau Dewata. Aksi diawali dengan konsolidasi massa di kawasan timur Lapangan Renon, sebelum bergerak menuju Kantor DPRD Bali sambil membawa spanduk dan […]

  • Wagub Giri Prasta Hadiri Karya Tawur Labuh Gentuh di Catus Pata Desa Sibanggede, Apresiasi Semangat Krama Jaga Tradisi Leluhur

    Wagub Giri Prasta Hadiri Karya Tawur Labuh Gentuh di Catus Pata Desa Sibanggede, Apresiasi Semangat Krama Jaga Tradisi Leluhur

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BADUNG – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menghadiri Upacara Tawur Labuh Gentuh yang digelar di Catus Pata Desa Sibanggede, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Jumat (3/7). Upacara tersebut merupakan bagian dari rangkaian Karya Piodalan Padudusan Agung, Menawa Ratna, Ngusaba Desa, lan Ngusaba Nini di Pura Desa, Desa Adat Sibanggede. Dalam sambrama wacananya, Wagub Giri […]

  • Tiang PLN Berdiri di Tengah Rumah, Warganet Sindir: Pasang Seenaknya, Pindahnya Minta Puluhan Juta

    Tiang PLN Berdiri di Tengah Rumah, Warganet Sindir: Pasang Seenaknya, Pindahnya Minta Puluhan Juta

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Sebuah foto yang memperlihatkan tiang listrik berdiri sangat dekat dengan bangunan rumah di Bali mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Unggahan yang dibagikan akun bernama “Republik Dagelan” itu memantik gelombang komentar pedas dari warganet terkait pelayanan dan penataan infrastruktur kelistrikan. Dalam unggahan tersebut tertulis kalimat bernada sindiran, “Pasangnya mah suka-suka, giliran suruh […]

expand_less