Breaking News
light_mode
Trending Tags

Suara Okokan Bergema di DPRD Bali, De Gadjah Resmi Pimpin HKTI Bali 2026–2031: Siap Perjuangkan Petani dan Nelayan Hingga Hentikan Ketergantungan Impor Bawang Putih

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Suasana berbeda tampak menyelimuti Wantilan DPRD Provinsi Bali, Jumat (10/7/2026). Dentuman Okokan, alat musik tradisional khas Tabanan, menggema mengiringi penyambutan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Sudaryono, yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia.

Ribuan peserta yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Bali tampak memadati lokasi acara. Dengan mengibarkan bendera Merah Putih berukuran kecil, mereka menyambut kedatangan Sudaryono dengan penuh antusias. Hadir pula Gubernur Bali Wayan Koster, Ketua DPD Partai Gerindra Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, organisasi tani, nelayan, serta para undangan lainnya.

Momentum tersebut menjadi tonggak penting bagi organisasi petani di Pulau Dewata. Dalam acara bertema “Petani Makmur, Petani Maju, Indonesia Sejahtera”, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah resmi dilantik sebagai Ketua DPD HKTI Provinsi Bali periode 2026–2031, bersama jajaran pengurus baru.

Pelantikan berlangsung khidmat namun penuh semangat, menandai dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian Bali di tengah berbagai tantangan, mulai dari alih fungsi lahan, regenerasi petani, hingga ketahanan pangan nasional.

Musda Tercepat, De Gadjah: Sejarah Lima Menit

Dalam sambutannya, De Gadjah mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin HKTI Bali lima tahun ke depan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Bali Wayan Koster yang telah memberikan dukungan sehingga Musyawarah Daerah (Musda) HKTI Bali dapat terselenggara dengan lancar.

“Musda ini dibantu tempat oleh Bapak Gubernur Wayan Koster. Bahkan kita mencetak sejarah, Musda tercepat, hanya lima menit sudah selesai,” ujar De Gadjah disambut tepuk tangan peserta.

Menurutnya, amanah sebagai Ketua HKTI Bali bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab besar untuk memperjuangkan kesejahteraan petani dan nelayan Bali.

Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi petani akan diperjuangkan langsung kepada pemerintah pusat melalui Ketua Umum HKTI yang juga Wakil Menteri Pertanian.

“Apapun aspirasi petani Bali nanti akan kami sampaikan langsung kepada Pak Wamen Pertanian. HKTI harus menjadi jembatan antara petani dengan pemerintah pusat,” katanya.

De Gadjah juga mengajak seluruh petani, pekebun, peternak hingga nelayan di Bali untuk bersatu membangun sektor pertanian yang semakin kuat.

“Kita harus berkolaborasi demi kepentingan petani dan nelayan Bali. HKTI harus hadir memberikan solusi nyata,” tegasnya.

“10 Persen di Belakang Meja, 90 Persen Turun ke Lapangan”

Dalam pidatonya, De Gadjah menegaskan gaya kepemimpinannya selama memimpin HKTI Bali.

Ia memastikan organisasi tidak hanya aktif dalam rapat-rapat, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat.

“Saya ingin bekerja hanya 10 persen di belakang meja, sedangkan 90 persen turun langsung ke lapangan menemui petani,” tegasnya.

Menurutnya, persoalan pertanian tidak bisa diselesaikan hanya melalui administrasi, melainkan harus memahami kondisi nyata yang dihadapi para petani di sawah, ladang maupun perkebunan.

Koster: Bali Surplus Beras, Tapi Masih Defisit Bawang Putih

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus HKTI Bali yang baru dilantik.

Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu penyangga utama perekonomian Bali selain pariwisata.

Koster memaparkan bahwa secara umum produksi pertanian Bali menunjukkan perkembangan yang positif.

Menurutnya, Bali telah mampu memenuhi bahkan surplus untuk sejumlah komoditas strategis seperti beras, jagung, bawang merah serta cabai.

Namun demikian, Bali masih menghadapi persoalan pada komoditas bawang putih yang hingga kini masih bergantung pada pasokan dari luar daerah maupun impor.

“Pertanian Bali berkembang cukup baik. Untuk kebutuhan pangan kita surplus beras, jagung, bawang merah, dan cabai. Tetapi kita masih defisit bawang putih,” jelasnya.

Karena itu, Koster berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian dapat memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan budidaya bawang putih lokal di Bali.

“Saya sudah menugaskan Kepala Dinas Pertanian untuk memperluas penanaman bawang putih. Kalau produksinya sudah mencukupi, impor bisa dihentikan sehingga kebutuhan masyarakat dipenuhi petani Bali sendiri,” ujarnya.

Sudaryono: Ketahanan Pangan Adalah Prioritas Presiden Prabowo

Ketua Umum DPN HKTI Sudaryono dalam arahannya menegaskan bahwa organisasi HKTI harus menjadi bagian penting dalam mewujudkan program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, seluruh insan pertanian Indonesia memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan Indonesia mampu berdiri di atas kekuatan pangan sendiri.

“Presiden Prabowo menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu program prioritas nasional. Karena itu HKTI harus ikut mengawal dan menyukseskan program tersebut,” tegas Sudaryono.

Ia juga mengapresiasi kehadiran Gubernur Bali Wayan Koster dalam pelantikan tersebut sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap sektor pertanian.

Selain itu, Sudaryono mengajak seluruh petani Bali memanfaatkan berbagai program bantuan pemerintah pusat.

“Bibit minta kepada saya, nanti saya berikan. Salah satunya melalui HKTI sebagai corong organisasi petani,” katanya.

Tak hanya menyampaikan arahan, dalam kesempatan itu Sudaryono juga menyerahkan berbagai bantuan kepada kelompok tani di Bali berupa traktor pertanian, bibit sapi, pupuk, benih tanaman, serta berbagai sarana produksi pertanian lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian di Pulau Dewata.

Pelantikan DPD HKTI Bali periode 2026–2031 tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan organisasi petani dalam mewujudkan sektor pertanian Bali yang lebih maju, modern, mandiri, dan mampu menjadi pilar utama ketahanan pangan nasional. Dengan kepemimpinan baru di bawah De Gadjah, HKTI Bali diharapkan semakin aktif memperjuangkan kepentingan petani sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani dan nelayan di seluruh Bali.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Cimenga Sumringah, Dandim 0615/KNG Resmikan Instalasi Air Bersih

    Warga Cimenga Sumringah, Dandim 0615/KNG Resmikan Instalasi Air Bersih

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Dandim 0615/KNG Letkol Arh Kiki Aji Wiryawan meresmikan instalasi air, di Blok Cibuhbul Desa Cimenga, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Rabu (23/4/2025). Pembangunan sarana air bersih ini merupakan program Manunggal Air yang mana program ini adalah program unggulan Kasad (Kepala Staf Angkatan Darat) yang bertujuan untuk meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat, terutama […]

  • Jatiluwih Terancam Bangunan Liar, Gung Cok: Biarkan Air Subak Mengalir, Jangan Ditutupi Toko dan Bar

    Jatiluwih Terancam Bangunan Liar, Gung Cok: Biarkan Air Subak Mengalir, Jangan Ditutupi Toko dan Bar

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com | Wakil Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka (Gung Cok), kembali menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keaslian lanskap sawah Bali. Saat melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah pelanggaran tata ruang di lahan produktif LP2B yang menjadi bagian penting dari sistem Subak, ia menekankan bahwa penertiban tidak bisa hanya […]

  • SMK Negeri 2 Kota Kupang Hadirkan Tiga Program Inovasi Cerdas, Muhammad Tey: Spirit Positif Terus Dipertahankan

    SMK Negeri 2 Kota Kupang Hadirkan Tiga Program Inovasi Cerdas, Muhammad Tey: Spirit Positif Terus Dipertahankan

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.317
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kota Kupang terus berupaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Peningkatan kualitas pendidikan guna menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang siap pakai di dunia kerja. Komitmen SMKN 2 Kota Kupang diwujudkan melalui berbagai hal, misalnya dengan melakukan berbagai pembenahan hingga inovasi-inovasi yang berdampak positif dalam proses pembelajaran. Pelaksana tugas […]

  • Made Sada Pimpin Raker Pansus DPRD Badung, Produk Lokal Didorong Naik Kelas hingga Wajib Diserap Pelaku Usaha

    Made Sada Pimpin Raker Pansus DPRD Badung, Produk Lokal Didorong Naik Kelas hingga Wajib Diserap Pelaku Usaha

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BADUNG, MATACOMPAS.COM  — Perlindungan terhadap produk unggulan daerah kembali menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Badung. Panitia Khusus (Pansus) DPRD Badung menggelar Rapat Kerja (Raker) untuk menyerap aspirasi dalam rangka penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Produk Unggulan Daerah (PPPUD). Raker yang berlangsung di Ruang Madya Gosana Lantai III Kantor Sekretariat […]

  • Proyek Pembongkaran Total RSUD Wangaya Dikritik: Modernisasi Jangan Hapus Jejak Sejarah Denpasar

    Proyek Pembongkaran Total RSUD Wangaya Dikritik: Modernisasi Jangan Hapus Jejak Sejarah Denpasar

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Rencana pembongkaran total gedung lama RSUD Wangaya Kota Denpasar memicu sorotan tajam. Langkah ini dinilai sebagai solusi ekstrem yang mengabaikan nilai historis rumah sakit tertua di Bali tersebut. Mantan Anggota DPRD Kota Denpasar tiga periode, Ir. Anak Agung Susruta Ngurah Putra, menyuarakan keprihatinannya terhadap kebijakan yang dianggap kontradiktif dengan semangat pelestarian budaya […]

  • Ciptakan Budaya Tertip Berlalu Lintas: Aiptu Mundrik Polres Magelang Kota Menjadi Inspektur Upacara di SMA Negeri 4 serta Beri Sosialisasi kepada Para Siswa

    Ciptakan Budaya Tertip Berlalu Lintas: Aiptu Mundrik Polres Magelang Kota Menjadi Inspektur Upacara di SMA Negeri 4 serta Beri Sosialisasi kepada Para Siswa

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM -Kegiatan menjadi Inspektur Upacara dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2025 dengan tema Polisi Peduli Generasi Penerus Bangsa dilaksanakan di halaman upacara SMA Negeri 4 Kota Magelang. Senin (17/2/2025). Upacara ini dipimpin oleh Inspektur Upacara Kanit Kamsel Satlantas Polres Magelang Kota Aiptu Mudrik Saefudayan dan diikuti oleh para siswa serta pihak sekolah. Kegiatan ini […]

expand_less