Breaking News
light_mode
Trending Tags

Suara Okokan Bergema di DPRD Bali, De Gadjah Resmi Pimpin HKTI Bali 2026–2031: Siap Perjuangkan Petani dan Nelayan Hingga Hentikan Ketergantungan Impor Bawang Putih

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Suasana berbeda tampak menyelimuti Wantilan DPRD Provinsi Bali, Jumat (10/7/2026). Dentuman Okokan, alat musik tradisional khas Tabanan, menggema mengiringi penyambutan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Sudaryono, yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia.

Ribuan peserta yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Bali tampak memadati lokasi acara. Dengan mengibarkan bendera Merah Putih berukuran kecil, mereka menyambut kedatangan Sudaryono dengan penuh antusias. Hadir pula Gubernur Bali Wayan Koster, Ketua DPD Partai Gerindra Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, organisasi tani, nelayan, serta para undangan lainnya.

Momentum tersebut menjadi tonggak penting bagi organisasi petani di Pulau Dewata. Dalam acara bertema “Petani Makmur, Petani Maju, Indonesia Sejahtera”, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah resmi dilantik sebagai Ketua DPD HKTI Provinsi Bali periode 2026–2031, bersama jajaran pengurus baru.

Pelantikan berlangsung khidmat namun penuh semangat, menandai dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian Bali di tengah berbagai tantangan, mulai dari alih fungsi lahan, regenerasi petani, hingga ketahanan pangan nasional.

Musda Tercepat, De Gadjah: Sejarah Lima Menit

Dalam sambutannya, De Gadjah mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin HKTI Bali lima tahun ke depan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Bali Wayan Koster yang telah memberikan dukungan sehingga Musyawarah Daerah (Musda) HKTI Bali dapat terselenggara dengan lancar.

“Musda ini dibantu tempat oleh Bapak Gubernur Wayan Koster. Bahkan kita mencetak sejarah, Musda tercepat, hanya lima menit sudah selesai,” ujar De Gadjah disambut tepuk tangan peserta.

Menurutnya, amanah sebagai Ketua HKTI Bali bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab besar untuk memperjuangkan kesejahteraan petani dan nelayan Bali.

Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi petani akan diperjuangkan langsung kepada pemerintah pusat melalui Ketua Umum HKTI yang juga Wakil Menteri Pertanian.

“Apapun aspirasi petani Bali nanti akan kami sampaikan langsung kepada Pak Wamen Pertanian. HKTI harus menjadi jembatan antara petani dengan pemerintah pusat,” katanya.

De Gadjah juga mengajak seluruh petani, pekebun, peternak hingga nelayan di Bali untuk bersatu membangun sektor pertanian yang semakin kuat.

“Kita harus berkolaborasi demi kepentingan petani dan nelayan Bali. HKTI harus hadir memberikan solusi nyata,” tegasnya.

“10 Persen di Belakang Meja, 90 Persen Turun ke Lapangan”

Dalam pidatonya, De Gadjah menegaskan gaya kepemimpinannya selama memimpin HKTI Bali.

Ia memastikan organisasi tidak hanya aktif dalam rapat-rapat, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat.

“Saya ingin bekerja hanya 10 persen di belakang meja, sedangkan 90 persen turun langsung ke lapangan menemui petani,” tegasnya.

Menurutnya, persoalan pertanian tidak bisa diselesaikan hanya melalui administrasi, melainkan harus memahami kondisi nyata yang dihadapi para petani di sawah, ladang maupun perkebunan.

Koster: Bali Surplus Beras, Tapi Masih Defisit Bawang Putih

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus HKTI Bali yang baru dilantik.

Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu penyangga utama perekonomian Bali selain pariwisata.

Koster memaparkan bahwa secara umum produksi pertanian Bali menunjukkan perkembangan yang positif.

Menurutnya, Bali telah mampu memenuhi bahkan surplus untuk sejumlah komoditas strategis seperti beras, jagung, bawang merah serta cabai.

Namun demikian, Bali masih menghadapi persoalan pada komoditas bawang putih yang hingga kini masih bergantung pada pasokan dari luar daerah maupun impor.

“Pertanian Bali berkembang cukup baik. Untuk kebutuhan pangan kita surplus beras, jagung, bawang merah, dan cabai. Tetapi kita masih defisit bawang putih,” jelasnya.

Karena itu, Koster berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian dapat memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan budidaya bawang putih lokal di Bali.

“Saya sudah menugaskan Kepala Dinas Pertanian untuk memperluas penanaman bawang putih. Kalau produksinya sudah mencukupi, impor bisa dihentikan sehingga kebutuhan masyarakat dipenuhi petani Bali sendiri,” ujarnya.

Sudaryono: Ketahanan Pangan Adalah Prioritas Presiden Prabowo

Ketua Umum DPN HKTI Sudaryono dalam arahannya menegaskan bahwa organisasi HKTI harus menjadi bagian penting dalam mewujudkan program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, seluruh insan pertanian Indonesia memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan Indonesia mampu berdiri di atas kekuatan pangan sendiri.

“Presiden Prabowo menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu program prioritas nasional. Karena itu HKTI harus ikut mengawal dan menyukseskan program tersebut,” tegas Sudaryono.

Ia juga mengapresiasi kehadiran Gubernur Bali Wayan Koster dalam pelantikan tersebut sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap sektor pertanian.

Selain itu, Sudaryono mengajak seluruh petani Bali memanfaatkan berbagai program bantuan pemerintah pusat.

“Bibit minta kepada saya, nanti saya berikan. Salah satunya melalui HKTI sebagai corong organisasi petani,” katanya.

Tak hanya menyampaikan arahan, dalam kesempatan itu Sudaryono juga menyerahkan berbagai bantuan kepada kelompok tani di Bali berupa traktor pertanian, bibit sapi, pupuk, benih tanaman, serta berbagai sarana produksi pertanian lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian di Pulau Dewata.

Pelantikan DPD HKTI Bali periode 2026–2031 tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan organisasi petani dalam mewujudkan sektor pertanian Bali yang lebih maju, modern, mandiri, dan mampu menjadi pilar utama ketahanan pangan nasional. Dengan kepemimpinan baru di bawah De Gadjah, HKTI Bali diharapkan semakin aktif memperjuangkan kepentingan petani sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani dan nelayan di seluruh Bali.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bertempat di PUSPA Siliwangi, DPD PKS Kuningan Gelar Lomba Hadroh

    Bertempat di PUSPA Siliwangi, DPD PKS Kuningan Gelar Lomba Hadroh

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 780
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang berkah dan penuh dengan pengampunan. Dalam bulan suci Ramadhan tahun ini berbagai kegiatan dilaksanakan oleh DPD PKS Kuningan Jawabarat. Kami Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kuningan menggelar Festival Ramadhan Kareem 1446 dengan tema “Ayo Saling Berbagi dan Peduli” Yang dilaksanakan selama dua […]

  • Desa Adat Serangan Gelar Matemu Wirasa dan Berbagi Sembako untuk Pengelingsir hingga Kampung Bugis

    Desa Adat Serangan Gelar Matemu Wirasa dan Berbagi Sembako untuk Pengelingsir hingga Kampung Bugis

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Bandesa Adat Serangan I Nyoman Gede Pariatha memimpin kegiatan Matemu Wirasa bersama Krama Desa Adat Serangan menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948, Selasa, 10 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momen mempererat kebersamaan sekaligus memohon doa restu dari para pengelingsir agar berbagai program desa berjalan lancar. Acara Matemu Wirasa tersebut menyasar […]

  • Dispora Bengkulu Bangga, Bripda Viona Sabet Emas di Kejurnas IPSI

    Dispora Bengkulu Bangga, Bripda Viona Sabet Emas di Kejurnas IPSI

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu tak henti-hentinya memberikan apresiasi dan ucapan selamat setinggi-tingginya kepada Bripda Viona Try Lutfiah atas keberhasilannya meraih medali emas di Kejuaraan Nasional Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) kategori Kelas C Putri yang diselenggarakan di Palembang. Kejurnas IPSI II tahun 2025 yang digelar dari tanggal 20 hingga […]

  • Jro Bima Panaskan Mesin Politik, Perindo Bali Bidik Fraksi di Seluruh Bali

    Jro Bima Panaskan Mesin Politik, Perindo Bali Bidik Fraksi di Seluruh Bali

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR — DPW Partai Perindo Bali mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029. Melalui Rapat Koordinasi dan Konsolidasi bersama seluruh pengurus DPD Partai Perindo se-Provinsi Bali yang digelar di Sekretariat DPW Partai Perindo Bali, Jalan Patimura Nomor 69 Denpasar, Minggu (24/5/2026), partai berlambang rajawali tersebut secara tegas memasang target besar di panggung politik Bali. Tidak […]

  • Akademisi UHN Soroti KEK Kura-Kura Bali PT BTID: “Pembangunan Bali Harus Berpijak pada Tri Hita Karana, Bukan Sekadar Investasi”

    Akademisi UHN Soroti KEK Kura-Kura Bali PT BTID: “Pembangunan Bali Harus Berpijak pada Tri Hita Karana, Bukan Sekadar Investasi”

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR — Polemik proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali yang dikelola PT Bali Turtle Island Development (BTID) kembali memantik perhatian publik Bali. Di tengah sorotan soal lingkungan, tata ruang, hingga isu keberadaan pura yang disebut masuk dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) kawasan proyek, kini muncul kritik tajam dari kalangan akademisi terkait arah pembangunan […]

  • Ramadhan 2025, UNIKU Gelar “Ngabuburit” Goes to School

    Ramadhan 2025, UNIKU Gelar “Ngabuburit” Goes to School

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 787
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang ditunggu – tunggu oleh seluruh umat Islam di dunia tak terkecuali di Indonesia. Universitas Kuningan (Uniku) yang merupakan kampus pertama di Kabupaten Kuningan, di bulan suci ini selalu memanfaatkan untuk menggelar kegiatan – kegiatan yang positif. Salah satunya dengan menggelar kegiatan yang bertajuk “Ngabuburit”, dimana didalamnya […]

expand_less