Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sidang Budiman Tiang: Fakta Baru Terkuak, Duo Rusia Diduga Kuasai Proyek Tanpa Modal

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com –  Sidang pemeriksaan terdakwa Budiman Tiang (BT) dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa malam, 11 November 2025.

Bahkan, persidangan mengungkap fakta baru dibalik kasus The One Umalas yang menyeret dua warga negara Rusia.

Dalam persidangan yang berlangsung sejak pukul 19.00 hingga 21.30 WITA, BT membeberkan awal mula hubungan dengan dua WN Rusia tersebut yang kini menjadi pihak lawan dalam perkara.

 BT menegaskan, kedua warga Rusia itu bukanlah investor sebagaimana klaim mereka ke publik, melainkan sales properti yang kemudian menguasai proyek dan aset miliknya secara bertahap.

Terungkap pula, bahwa apa yang disangkakan kepada terdakwa,yakni penipuan atau penggelapan justru berbalik dalam Fakta Persidangan.

Bahkan, T mengaku menjadi korban martabat palsu, tipu muslihat dan rangkaian kebohongan duo Rusia ini, sehingga mengalami kerugian besar, sedangkan duo Rusia yang mengaku investor itu memperoleh keuntungan besar tanpa modal.

Selain proyek The One Umalas, terungkap pula pola bisnis berulang di bawah bendera Magnum, yang mencakup sejumlah proyek lain seperti Magnum Berawa dan Magnum Sanur. Magnum Berawa diketahui telah ditutup oleh DPRD Bali karena tidak memiliki izin operasional dan bangunan lengkap, sedangkan Magnum Sanur dikabarkan mangkrak dengan dugaan dana miliaran rupiah dari calon investor luar negeri yang tak jelas penggunaannya.

Kuasa hukum BT, Gede Pasek Suardika, S.H., M.H., menilai bahwa pola tersebut merupakan bentuk penyalahgunaan skema Penanaman Modal Asing (PMA) dan praktik penguasaan terselubung atas tanah oleh pihak asing.

“Indikasi pelanggaran terhadap UU No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal; UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas; Perda RTRW Bali dan berbagai peraturan lainnya,” kata GPS.

Selain itu, Budiman Tiang juga mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap Irjen Pol. Daniel Adityajaya dan Kombes Pol. Rachmat Hendrawan, terkait pelibatan Brimob di area sengketa perdata tanpa dasar hukum atau perintah pengadilan. Gugatan tersebut telah terdaftar di Pengadilan Negeri Denpasar dengan Nomor 1183/Pdt.G/2025/PN.Dps dan kini memasuki tahap lanjutan setelah replik penggugat disampaikan pada 5 November 2025.

GPS menegaskan bahwa kasus ini merupakan contoh nyata kriminalisasi dalam sengketa perdata. Ia mengingatkan, ketika aparat memasuki ranah sipil tanpa dasar hukum yang sah, maka hukum kehilangan netralitasnya.

Kasus The One Umalas memperlihatkan celah serius dalam pengawasan investasi asing di Bali, diantaranya skema PMA fiktif dengan penggunaan nama warga lokal sebagai Nominee dan lemahnya koordinasi antarinstansi perizinan serta tidak adanya perlindungan hukum bagi pelaku lokal dalam sengketa bisnis dengan investor asing.

Fenomena ini menimbulkan keresahan sosial dan merusak citra investasi Bali, karena banyak proyek asing beroperasi tanpa izin lengkap dan menabrak prinsip keberlanjutan lingkungan.

GPS menilai, kasus BT bukan sekadar sengketa pribadi, melainkan ujian kedaulatan hukum nasional di daerah wisata yang menjadi magnet modal asing.

GPS juga menyampaikan beberapa rekomendasi kebijakan, antara lain:

a. Pemerintah pusat dan daerah perlu melakukan audit menyeluruh terhadap izin proyek asing di Bali, khususnya di sektor properti pariwisata.

b. Revisi peraturan daerah investasi agar mencantumkan klausul anti-dominasi asing dan kewajiban transparansi kepemilikan.

c. Larangan tegas pelibatan aparat bersenjata dalam sengketa perdata sesuai ketentuan hukum.

d. Pembentukan Satgas Hukum Investasi Bali yang melibatkan Kementerian Investasi, ATR/BPN, dan aparat penegak hukum.

e. Penegasan bahwa investasi asing harus berjalan seiring dengan kedaulatan hukum nasional serta perlindungan bagi pelaku lokal.

Sidang pidana terhadap Budiman Tiang dijadwalkan berlanjut pada 25 November 2025 dengan agenda tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Publik kini menanti sejauh mana pengadilan mampu menegakkan prinsip due process of law dan menjadikan kasus ini sebagai pelajaran penting bagi pembenahan tata kelola investasi di Bali. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanwil Ditjen Imigrasi Bali Pastikan Pelayanan dan Pengawasan Keimigrasian Bagi WNA Terdampak Berjalan Baik

    Kanwil Ditjen Imigrasi Bali Pastikan Pelayanan dan Pengawasan Keimigrasian Bagi WNA Terdampak Berjalan Baik

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Keberlanjutan situasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah masih terus memberikan dampak signifikan terhadap dunia penerbangan internasional. Penutupan. sejumlah jalur udara di kawasan tersebut berimbas pada pembatalan berbagai rute penerbangan dari dan menuju Bali. Merespons situasi ini, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Imigrasi Bali memastikan bahwa pelayanan dan pengawasan terhadap Warga Negara […]

  • Kelestarian Gambut Bukan Hanya Menanam: BPGMN Tekankan Peran Desa dan Ekonomi Langsung bagi Warga OKI

    Kelestarian Gambut Bukan Hanya Menanam: BPGMN Tekankan Peran Desa dan Ekonomi Langsung bagi Warga OKI

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Matacompas.com OKI– Pemulihan ekosistem gambut tidak cukup hanya dengan menghentikan kebakaran. Kawasan yang telah rusak perlu dipulihkan, sementara masyarakat di sekitarnya harus memiliki sumber penghidupan agar gambut tetap terjaga. Pendekatan itu mulai diuji melalui penanaman bambu dan jelutung dengan teknik tumpang sari di demplot plasma Kelurahan Kedaton, Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (30/10/2026). […]

  • Pola Makan Sehat Kunci Sukses Pemuda, Pesan Kadispora Bengkulu di Hari Gizi Nasional

    Pola Makan Sehat Kunci Sukses Pemuda, Pesan Kadispora Bengkulu di Hari Gizi Nasional

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, S.E., M.M., menegaskan pentingnya pola makan sehat sebagai faktor utama dalam menunjang kesuksesan generasi muda. Hal ini disampaikannya dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional, sebagai ajakan bagi pemuda untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan asupan nutrisi. “Pemuda yang sehat dan bergizi […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Ungkap Sertifikat Bermasalah di Tahura Kurang Lebih Capai 373,5 Hektar

    Pansus TRAP DPRD Bali Ungkap Sertifikat Bermasalah di Tahura Kurang Lebih Capai 373,5 Hektar

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Sorotan tajam mengarah pada kawasan Mangrove Bali setelah Ketua Pansus Tata Ruang, Aset dan Perizinan DPRD Bali, Made Supartha, mengungkap dugaan adanya sertifikat bermasalah yang disebut mencapai luas 373,5 hektare. Namun, ia menegaskan angka tersebut masih perlu diverifikasi. “Masih benar enggak seluas itu? Saya pun enggak ukur ulang. Banyak kegiatan, Pak kegiatannya […]

  • Truk Besar Terbakar Membawa 46 Unit Sepeda Motor Metik

    Truk Besar Terbakar Membawa 46 Unit Sepeda Motor Metik

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 981
    • 0Komentar

    CIKAMPEK,JARRAKPOS.COM – Truk besar terbakar muatan sepeda motor bak ghost rider versi kendaraan roda 4 terus melaju hendak ke lokasi damkar walaupun dalam keadaan terbakar sedang viral di medsos❗ Info update berita terkini detik detik mobil pengangkut sepeda motor terbakar di beritakan pada hari Minggu dini hari tanggal 2 Maret 2025 pada jam 00:30 tempat […]

  • DPP Tani Merdeka: Kolaborasi Kawal Kesejahteraan Petani Daerah

    DPP Tani Merdeka: Kolaborasi Kawal Kesejahteraan Petani Daerah

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com SUMENEP – Musim panen garam di daerah seringkali menghadirkan tantangan tersendiri bagi petani. Masalah utama yang dihadapi adalah penyerapan hasil garam yang tidak optimal, sehingga menyebabkan penumpukan stok yang berdampak pada turunnya harga dan merugikan petani. Hal tersebut menjadi perhatian serius Ketua Umum DPP Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, saat mengunjungi lahan pertanian di […]

expand_less