Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Gung Cok Minta Himbauan Jarak Penjor Tidak Singgung Tradisi Bali, Soroti Kabel PLN di Depan Rumah

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com |Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka SE (Gung Cok), memberikan tanggapan terkait polemik himbauan PLN mengenai jarak aman pemasangan penjor dari kabel listrik. Ia menilai himbauan tersebut sah secara teknis, namun berpotensi menimbulkan masalah baru jika tidak mempertimbangkan aspek adat dan tradisi masyarakat Bali.

Menurut Gung Cok, edukasi tentang jarak aman memang perlu, tetapi tidak boleh mengurangi makna sakral penjor sebagai simbol kemenangan dharma melawan adharma dalam tradisi Bali.

“Kalau himbauan nike bersifat positif menurut saya, tapi tidak seperti dalam arti menyampingkan tradisi dari orang bali membuat penjor sekarang kan pas kabel PLN itu di depan rumah dan sejajar dengan rumah, pernah kejadian juga di Kerobokan kejadian terkena setrum pada saat membuka penjor,” kata Gung Cok saat dikonfirmasi awak media di Denpasar, Senin, 17 November 2025.

Ia mengakui bahwa himbauan tersebut bertujuan mencegah kecelakaan, khususnya karena kasus tersetrum akibat penjor pernah terjadi. Namun, ia menegaskan pentingnya menjaga harmonisasi antara keselamatan dan pelestarian tradisi.

“Yang artinya penjor tersebut diupacarai, kalau menurut saya sich positif, agar tidak terjadi musibah atau kecelakaan,” terangnya.

Dorong Percepatan Program Kabel Tanah

Gung Cok juga menyinggung program Pemerintah Kabupaten Badung yang sedang menata jaringan kabel agar seluruh instalasi ke depannya dipindahkan ke bawah tanah.

Menurutnya, jika jaringan kabel tidak lagi berada di jalur udara, polemik terkait penjor tidak akan muncul setiap tahun.

Ia menilai sejumlah kasus yang viral terkait pemasangan tiang listrik di tempat yang tidak semestinya adalah bukti bahwa penataan kabel bawah tanah sudah menjadi kebutuhan mendesak.

Lebih lanjut, Gung Cok menyebut pernyataan Menteri Keuangan Purbaya yang menyoroti kewajiban masyarakat membayar listrik, sehingga wajar jika pelayanan infrastruktur listrik ditingkatkan.

“Khan harusnya program kabel dibawah tanah itu bisa dijalankan dan tidak ada lagi kabel diatas. Tapi, mengingat karena kabel masih diatas, saya berharap masyarakat waspada kalau ada kabel agar di hindari agar tidak terkena kabel,” kata Gung Cok.

Ia berharap PLN dan pemerintah daerah dapat mempercepat transformasi jaringan listrik demi keselamatan sekaligus kenyamanan masyarakat Bali dalam melaksanakan tradisi. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Kawal Deportasi 121 PMI dari DTI Tawau, Malaysia

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Kawal Deportasi 121 PMI dari DTI Tawau, Malaysia

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 725
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Sebanyak 121 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari DTI Tawau, Malaysia, tiba di Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan. Pemulangan ini dikawal oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonarmed 11 Kostrad untuk memastikan proses berjalan lancar dan aman. Proses deportasi dilakukan menggunakan kapal motor (KM), yakni KM Francis Express. Dari total PMI […]

  • Drama di Marilonga! Gol Menit Akhir Antar BMU Pantar Alor Kalahkan Sergio FC Malaka 2-1

    Drama di Marilonga! Gol Menit Akhir Antar BMU Pantar Alor Kalahkan Sergio FC Malaka 2-1

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 30
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Pertarungan panas tersaji di Stadion Marilonga, Ende, pada babak penyisihan Grup A El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025, Rabu (12/11/2025) malam. Laga antara BMU Pantar Alor dan Sergio FC Malaka berlangsung penuh tensi dan emosi hingga menit akhir. BMU Pantar Alor akhirnya memastikan kemenangan dramatis dengan skor 2-1, lewat gol penentu di penghujung […]

  • Sidang ke-9: GPK Aliansi Tepi Barat Terus Kawal Kasus Pencabulan oleh Guru Pondok kepada Santriwati di Magelang

    Sidang ke-9: GPK Aliansi Tepi Barat Terus Kawal Kasus Pencabulan oleh Guru Pondok kepada Santriwati di Magelang

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Kasus dugaan pencabulan yang menyeret seorang kiai ternama di Magelang kembali memanas. Sidang ke-9 yang digelar di Pengadilan Negeri Magelang pada Senin (20/01) tak hanya menjadi panggung pengungkapan fakta, tetapi juga arena unjuk kekuatan moral oleh Gerakan Pemuda Kakbah (GPK) Aliansi Tepi Barat. Ratusan anggota GPK memenuhi area pengadilan sebagai bentuk protes terhadap […]

  • Bali Siap Mandiri Energi, Offshore LNG Dibangun 3,5 Km Ditengah Laut

    Bali Siap Mandiri Energi, Offshore LNG Dibangun 3,5 Km Ditengah Laut

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali berencana akan membangun offshore Liquefied Natural Gas (LNG) beserta Floating Storage Regasification Unit (FSRU) mulai berproses pada tahun 2026. Upaya itu dalam memperkuat langkah menuju kemandirian energi melalui pengembangan pembangkit listrik berbasis gas alam cair atau offshore LNG Tak hanya itu, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pembangkit ini […]

  • Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman

    Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 29
    • 0Komentar

      Dumai,Matakompas.com 3 September 2026 — Dengan ini disampaikan bahwa benar adanya suara letupan akibat adanya kendala pada salah satu unit operasional PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai. Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai mengatakan suara yang terdengar merupakan suara release tekanan ke api obor (flare) saat […]

  • Bali Dorong Aksi Iklim Berbasis Kearifan Lokal, Karbon dan Biodiversitas Jadi Peluang Ekonomi Hijau.

    Bali Dorong Aksi Iklim Berbasis Kearifan Lokal, Karbon dan Biodiversitas Jadi Peluang Ekonomi Hijau.

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 35
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya membangun aksi iklim yang tidak hanya berorientasi pada pengurangan emisi dan perlindungan lingkungan, tetapi juga diarahkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan bagi masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat memberikan sambutan dalam Indonesia Carbon and Biodiversity Summit 2026 melalui paparan bertajuk “Aksi Iklim […]

expand_less