Breaking News
light_mode
Trending Tags

Konflik Wisata Jatiluwih Memanas, Bupati Sanjaya Janji Sampaikan Aspirasi ke Gubernur

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN, Matakompas.com | Situasi panas di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih masih terus bergulir. Setelah aksi protes dengan pemasangan seng dan plastik hitam di area persawahan, perwakilan petani dan pelaku usaha lokal akhirnya mendatangi Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, Senin (8/12), guna menyampaikan delapan tuntutan mendesak terkait penyegelan sejumlah akomodasi wisata oleh Pansus TRAP DPRD Bali bersama Satpol PP.

Pertemuan berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Tabanan dengan suasana awal yang tegang. Perwakilan petani, pengusaha lokal, serta Bendesa Adat Jatiluwih hadir menyampaikan aspirasi yang mereka klaim sebagai bentuk perjuangan menjaga mata pencaharian masyarakat di desa yang berstatus Warisan Budaya Dunia UNESCO.

Delapan Tuntutan Petani Jatiluwih

Dalam pertemuan tersebut, para petani menyampaikan delapan tuntutan utama yang dianggap menjadi syarat keberlanjutan ekonomi warga, diantaranya meminta pemerintah memfasilitasi pemilik akomodasi dan restoran lokal, tetap memperbolehkan bangunan yang berdiri sebelum Perda RTRW 2023, revisi aturan agar sesuai karakteristik desa UNESCO, hingga dibukanya ruang dialog formal dan pengembalian pengelolaan pariwisata kepada subak dan desa adat.

Mereka juga menegaskan bahwa pemasangan seng dan plastik hitam merupakan bentuk protes yang akan berlanjut hingga tuntutan dipenuhi.

Respons Bupati Sanjaya: Segera Disampaikan ke Gubernur dan Satpol PP

Menanggapi tuntutan itu, Bupati Sanjaya menyebut aspirasi masyarakat akan segera ia tindaklanjuti.

“Aspirasi kami tampung dulu. Segera saya sampaikan ke Pak Gubernur dan Satpol PP agar police line bisa dibuka, sehingga masyarakat kembali bisa berusaha sambil menunggu solusi terbaik,” tegasnya.

Namun, ia mengingatkan agar warga mencabut seng dan plastik hitam yang dinilai berpotensi memicu masalah lain.

“Mohon seng dan plastik dibuka agar tidak ditunggangi pihak tertentu. Jangan sampai tujuan mulia masyarakat berubah menjadi masalah pidana,” ujarnya.

Suara Desa Adat: Jaga Martabat, Tolak Ketidakadilan

Bendesa Adat Jatiluwih, Wayan Yasa, turut menegaskan bahwa desa adat dan subak berdiri bersama masyarakat.

“Kami ingin nama desa tetap bersih, tetap terhormat. Tapi kami juga berharap police line segera dibuka agar warga bisa bekerja kembali,” paparnya.

Pihak adat menilai penyegelan minim komunikasi telah memicu ketegangan, dan berharap pemerintah tetap mempertimbangkan aspek sosial, budaya, dan keberlangsungan ekonomi petani.

Menanti Keputusan Provinsi

Dengan respons Bupati, masyarakat kini menunggu langkah Pemerintah Provinsi. Pertanyaan yang menggantung: apakah police line akan dibuka dan dialog resmi dibuka?

Warga Jatiluwih menantikan keputusan yang tidak hanya menegakkan aturan, namun juga menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat di desa warisan dunia UNESCO tersebut. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gawat, Kadis Kelautan dan Perikanan Diduga Tidak Lengkapi Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara

    Gawat, Kadis Kelautan dan Perikanan Diduga Tidak Lengkapi Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Muhammad Isa Anshori, kini menjadi sorotan lantaran dugaan ketidaklengkapan dalam pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang wajib disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Solidaritas Pemuda Mahasiswa Merah Putih menyerukan agar KPK segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap LHKPN Isa Anshori. Koordinator aksi, Bagoes […]

  • Tanam Mangrove Bersama Jamintel Kejagung dan Kejati Bali, Gubernur Koster Ajak Sinergi Tingkatkan Cakupan Ruang Hijau Bali

    Tanam Mangrove Bersama Jamintel Kejagung dan Kejati Bali, Gubernur Koster Ajak Sinergi Tingkatkan Cakupan Ruang Hijau Bali

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster turun langsung menanam mangrove bersama Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI Prof Reda Manthovani dan Kejaksaan Tinggi Bali di Taman Hutan Raya (Tahura) Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung, Sabtu (25/4) pagi. Dalam kesempatan tersebut turut hadir Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Wali Kota […]

  • Bank Bengkulu Serahkan Sertifikat Saham ke Pemkab Bengkulu Tengah, Perkuat Kerja Sama Ekonomi

    Bank Bengkulu Serahkan Sertifikat Saham ke Pemkab Bengkulu Tengah, Perkuat Kerja Sama Ekonomi

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    BENGKULU TENGAH, jarrakpos.com – Direktur Bisnis Bank Bengkulu, Iswahyudi, secara resmi menyerahkan sertifikat pemegang saham Bank Bengkulu kepada Penjabat (Pj) Bupati Bengkulu Tengah, Dr. Heriyandi Roni, M.Si., dalam sebuah acara yang berlangsung penuh keakraban. Dalam sambutannya, Iswahyudi mengapresiasi langkah Pemkab Bengkulu Tengah yang konsisten melakukan penyertaan modal ke Bank Bengkulu. “Saat ini, saham yang dimiliki […]

  • Dihadiri 46 Anggota DPRD, Gubernur Koster Jelaskan Raperda Penyertaan Modal BPD Bali

    Dihadiri 46 Anggota DPRD, Gubernur Koster Jelaskan Raperda Penyertaan Modal BPD Bali

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster memberikan penjelasan resmi atas Pandangan Umum (PU) Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Bali terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah kepada PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Penjelasan Gubernur Koster disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-24 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor […]

  • DPC GMNI Se-Bali Soroti Pelemahan Rupiah, Desak Pemerintah Hadir dengan Kebijakan Nyata untuk Rakyat

    DPC GMNI Se-Bali Soroti Pelemahan Rupiah, Desak Pemerintah Hadir dengan Kebijakan Nyata untuk Rakyat

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) se-Bali menyampaikan pernyataan sikap terkait kondisi pelemahan nilai tukar rupiah yang dinilai semakin memperberat beban kehidupan masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi nasional. Organisasi mahasiswa tersebut menegaskan bahwa situasi ekonomi saat ini telah menimbulkan tekanan nyata terhadap rakyat kecil dan membutuhkan respons konkret dari pemerintah. […]

  • Di Duga Memalsukan Tanda Tangan Dan Korupsi 800 Juta, Warga Desa Wanasaba Kidul Tuntut BPD Musdes Berhentikan Kades Dan Sekdes.

    Di Duga Memalsukan Tanda Tangan Dan Korupsi 800 Juta, Warga Desa Wanasaba Kidul Tuntut BPD Musdes Berhentikan Kades Dan Sekdes.

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 630
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Ratusan warga melakukan demo di depan Kantor Kuwu (Kantor Kades) Wanasaba Kidul, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Sabtu 15/02/25. Demo di jaga ketat oleh Kepolisian setempat dan beberapa Polisi Pamong Peraja (Pol-PP) yang bertugas mengamankan jalanya demo. Dalam orasinya peserta unjuk rasa tersebut menuntut Badan Permasyawaratan Desa (BPD) segera melaksanakan musyawarah desa (Musdes) […]

expand_less