Breaking News
light_mode
Trending Tags

Alih Fungsi Lahan Ancam Status UNESCO Jatiluwih, DPW FBN RI Bali Angkat Suara

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN, Matakompas.com |  Dewan Pimpinan Wilayah Forum Bela Negara (DPW FBN) Republik Indonesia Provinsi Bali menyuarakan sikap tegas terhadap maraknya pelanggaran alih fungsi lahan, tata ruang, serta pembangunan masif di kawasan Subak Jatiluwih, Kabupaten Tabanan. Kawasan ini diketahui telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia (WBD) oleh UNESCO sejak tahun 2012.

Sejatinya, masyarakat Bali, khususnya di Tabanan, telah memperjuangkan pengakuan Jatiluwih sebagai Warisan Budaya Dunia sejak 1990. Pengakuan resmi UNESCO akhirnya diberikan pada 29 Juni 2012 di Saint Petersburg, Rusia. Sejak awal, kesepakatan tersebut menegaskan bahwa pertanian dan budaya merupakan soko guru Bali, yang menjadi sumber lahirnya taksu Pulau Dewata.

Berdasarkan catatan, terdapat sekitar 360 hektar Lahan Sawah Dilindungi (LSD) di kawasan Jatiluwih yang menjadi bagian inti WBD sekaligus penyangga Catur Angga Batukaru. Namun, sejak 2017 mulai muncul sejumlah pelanggaran, yang dinilai terjadi akibat lemahnya pengawasan dan penegakan aturan.

Salah satu kasus yang disorot adalah pelanggaran yang dilakukan oleh Gong Jatiluwih, yang pada 2017 menerima Surat Peringatan (SP) 1, disusul SP2, dan kembali diterbitkan SP3 pada 1 Desember 2025. Selain itu, tercatat ada 13 titik pelanggaran berupa restoran dan kafe di kawasan WBD Jatiluwih yang telah disegel oleh Satpol PP Pemprov Bali, karena dianggap melanggar tata ruang.

Bangunan-bangunan tersebut berdiri diatas lahan sawah dilindungi dan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B). Sejumlah usaha yang disebut melanggar diantaranya Villa Yeh Baat, The Rustic/Sunari Bali, Warung Manalagi, Cata Vaca Jatiluwih, Warung Wayan, Giri e-Bikes, Restoran Mentig hingga bangunan yang masih dalam tahap pembangunan, seperti Billy’s.

Maraknya alih fungsi lahan ini dinilai mencerminkan ketidakmampuan pemerintah, baik Pemerintah Kabupaten Tabanan maupun Pemerintah Provinsi Bali, dalam menjaga dan mengawasi kawasan Warisan Budaya Dunia yang ditetapkan oleh UNESCO.

Momentum Hari Bela Negara dimanfaatkan DPW FBN RI Bali untuk menyuarakan penyelamatan Jatiluwih. Ketua DPW FBN RI Bali, Ida Bagus Putu Parta SE., SH., menegaskan pentingnya ketegasan pemerintah daerah dalam menegakkan aturan hukum.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan harus tegas dalam tegakkan aturan hukum terhadap pelanggaran yang terjadi di kawasan WBD Jatiluwih, yaitu alih fungsi lahan,(LSD) Lahan Sawah Dilindungi, termasuk pelanggaran, Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B),” tegas Putu Parta.

Ia mengingatkan bahwa status Subak Jatiluwih sebagai Warisan Budaya Dunia tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga tanggung jawab besar agar tidak mencoreng kredibilitas Indonesia di mata dunia.

“Mengingat, subak dengan pola irigasi Jatiluwih ditetapkan sebagai WBD ( Warisan Budaya Dunia) oleh UNESCO pada 29 Juni 2012, di Saint Petersburg, Rusia, harus dijaga jangan sampai menimbulkan kegaduhan sehingga merusak kredibilitas warisan budaya dunia itu sendiri dimata dunia,” ujarnya.

Menurut Putu Parta, penegasan aturan perlu dikaitkan kembali dengan komitmen Indonesia terhadap Outstanding Universal Value (OUV) yang menjadi dasar pengakuan UNESCO. Selain itu, perlindungan lahan sawah juga telah diatur secara tegas dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, yang diperkuat dengan Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2019 serta Peraturan Menteri ATR/BPN.

“Sangat disayangkan Subak Jatiluwih Berubah drastis, banyak munculnya bangunan baru yang melanggar Warisan Budaya Dunia (WBD) ditetapkan oleh UNESCO, bahkan seperti dibelakang yang kita lihat muncul bangunan baru dengan kontruksi baja berskala besar,” paparnya.

Sorotan serupa disampaikan Ketua Departemen Pendidikan Seni dan Budaya DPW FBN RI Bali, Pande Made Suardana BA., SPd., M.Si., yang menekankan pentingnya menjaga kawasan penyangga Catur Angga Batukaru sebagai bagian tak terpisahkan dari WBD.

“Terkait adanya penetapan Jatiluwih sebagai WBD tahun 2012, itu tidaklah gampang, pelaksanaan Catur Angga Batukaru sehingga, terjadinya pelanggaran dikawasan WBD Jatiluwih maka akan berimbas terhadap seni dan budaya itu sendiri,” urainya.

Ia menambahkan, pengakuan UNESCO terhadap Jatiluwih lahir dari perilaku tradisional masyarakat dalam mengolah sawah, mulai dari membajak dengan sapi hingga panen secara tradisional. Keberadaan Museum Subak di Tabanan, yang disebut sebagai satu-satunya di dunia, menjadi simbol apresiasi global terhadap sistem subak.

“Namun, jika pelanggaran tersebut terus berkelanjutan tidak tertutup kemungkinan WBD akan di cabut oleh UNESCO, hal tersebut akan berdampak merugikan Kabupaten Tabanan, Bali bahkan Negara,” pungkasnya. (red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eksplorasi Kunang-kunang di Kebun Raya Bali Ungkap Kualitas Lingkungan Tetap Terjaga

    Eksplorasi Kunang-kunang di Kebun Raya Bali Ungkap Kualitas Lingkungan Tetap Terjaga

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com | Keberadaan kunang-kunang di kawasan Kebun Raya Bali menjadi penanda kuat bahwa ekosistem alam di wilayah tersebut masih terjaga dengan baik. Serangga bercahaya ini tidak hanya memikat secara visual, tetapi juga memiliki peran penting sebagai indikator kualitas lingkungan. Kebun Raya Bali menjadi lokasi strategis dalam kegiatan eksplorasi kunang-kunang yang merupakan bagian dari upaya […]

  • Amal Fiza.S.T., Ketua DPAC Dumai Selatan Optimis Dan Semakin  Solid PKB Kota Dumai Akan Menjadi Partai Pemenang

    Amal Fiza.S.T., Ketua DPAC Dumai Selatan Optimis Dan Semakin  Solid PKB Kota Dumai Akan Menjadi Partai Pemenang

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 2
    • 0Komentar

      DUMAI .MATAKOMPAS.COM– Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kecamatan Dumai Selatan menyatakan komitmen penuh dan loyalitas tanpa batas dalam mengabdi kepada masyarakat. Hal ini disampaikan menyusul suksesnya agenda pelantikan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Dumai periode 2026–2031 yang berlangsung dengan khidmat dan semarak. Ketua DPAC PKB Kecamatan Dumai Selatan, […]

  • Ditemukan Sosok Mayat Posisi Badan Tertimbun Pasir di Hulu Sungai Senowo Kabupaten Magelang

    Ditemukan Sosok Mayat Posisi Badan Tertimbun Pasir di Hulu Sungai Senowo Kabupaten Magelang

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 356
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM –  Telah ditemukan mayat seorang laki-laki di Hulu Sungai Senowo masuk Desa Krinjing, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang pada Kamis (17/04/2025) sekira pukul 11.30 WIB. Saat ditemukan warga, mayat tersebut dengan posisi badan tertimbun pasir dan hanya kelihatan kaki kirinya. Kapolresta Magelang Polda Jateng Kombes Pol Herbin Sianipar, S.I.K., S.H. membenarkan laporan peristiwa penemuan mayat […]

  • Sejarah! Pemprov Sumut Samakan Bonus PON-Peparnas

    Sejarah! Pemprov Sumut Samakan Bonus PON-Peparnas

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 779
    • 0Komentar

    Medan: Ketua National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara, Alan Sastra Ginting mengucap terima kasih kepada Gubernur Sumut, Bobby Afif Nasution yang menyamaratakan bonus atlet PON dengan Peparnas. Alan Sastra mengatakan ini merupakan penantian panjang atlet dan pelatih NPC, setelah pemerintah pusat terlebih dahulu menyamakan bonus atlet difabel dan non difabel. “Terima kasih kepada pak gubernur […]

  • Anton Berpeluang Terpilih Aklamasi Pimpin Demokrat Jabar

    Anton Berpeluang Terpilih Aklamasi Pimpin Demokrat Jabar

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Matacompas.com Bandung — Anggota DPR RI Anton Sukartono Suratto resmi mendaftarkan diri kembali sebagai Bakal Calon Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat untuk periode mendatang. Kedatangan incumbent ini disambut antusias dan diiringi langsung oleh 27 pimpinan DPC se-Jawa Barat, menjadi sinyal kuat dukungan yang hampir menyeluruh di seluruh jajaran partai. Penyerahan berkas pendaftaran dilakukan di kantor […]

  • Sambut HUT Perak ke-25, Demokrat Bali Gelar Gerakan Langit Biru di Danau Batur: Tanam Pohon, Bersih Danau, Tebar Benih Ikan hingga Lepas Burung

    Sambut HUT Perak ke-25, Demokrat Bali Gelar Gerakan Langit Biru di Danau Batur: Tanam Pohon, Bersih Danau, Tebar Benih Ikan hingga Lepas Burung

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BANGLI – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Bali menggelar Gerakan Langit Biru di kawasan Danau Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli, Jumat (24/7/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan aksi bersih-bersih lingkungan, penanaman pohon, penebaran benih ikan endemik, serta pelepasan burung ke habitatnya sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. […]

expand_less