Breaking News
light_mode
Trending Tags

Lanang Umbara Respons Teguran Presiden Prabowo: Sampah Pantai Bali Didominasi Kiriman Luar Pulau

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG, Matakompas.com | Presiden Prabowo Subianto menyoroti serius persoalan sampah yang mencemari pantai-pantai di Bali, khususnya di wilayah Kabupaten Badung.

Sorotan itu disampaikan Presiden Prabowo, saat memimpin Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Senin, 2 Pebruari 2026.

Dalam pemaparannya, Presiden Prabowo menampilkan tayangan slide berisi kondisi tumpukan sampah di sejumlah pantai di Badung, termasuk Pantai Kuta. Teguran tersebut menjadi perhatian nasional karena Bali selama ini dikenal sebagai wajah pariwisata Indonesia di mata dunia.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Badung dari Fraksi PDI Perjuangan, I Gusti Lanang Umbara, menyampaikan apresiasi sekaligus refleksi atas pesan Presiden Prabowo.

 Menurutnya, teguran tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kecintaan Presiden terhadap Pulau Dewata.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Bapak Presiden, atas kepedulian dan kecintaannya pada Pulau Bali. Teguran ini memacu dan mengingatkan kami semua untuk sadar menjaga kebersihan,” kata Lanang Umbara.

Namun demikian, Lanang juga memaparkan kondisi faktual di lapangan terkait sumber utama sampah yang menumpuk di kawasan pesisir Bali.

Lanang Umbara menegaskan bahwa sampah yang kerap viral di media sosial tidak sepenuhnya berasal dari aktivitas masyarakat lokal.

“Realita yang sesungguhnya, sampah-sampah yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan ton itu, 80 persen adalah dari pulau luar Bali yang terdekat,” jelasnya.

Lanang Umbara menerangkan, sampah tersebut berasal dari wilayah lain yang dibuang ke sungai, lalu hanyut ke laut dan terbawa arus serta angin muson.

Saat angin muson barat, tumpukan sampah banyak ditemukan di pantai wilayah barat Bali seperti Kuta, Kedonganan, dan Canggu.

Sebaliknya, ketika muson timur, sampah lebih banyak menyasar kawasan Tanjung Benoa.

Karena bersifat lintas wilayah dan lintas pulau, Lanang menilai penanganan sampah di Bali tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah daerah. Ia meminta Pemerintah Pusat turun tangan secara serius.

“Bali adalah pulau pariwisata, wajah Indonesia. Keindahan dan kebersihannya harus dijaga. Karena ini sampah lintas pulau, Pemerintah Pusat harus ikut turun tangan menanganinya,” tegasnya.

Lanang Umbara juga berharap penyelesaian persoalan sampah dilakukan dari hulu, khususnya di wilayah barat Pulau Bali dan daerah terdekat di luar Bali.

Menurutnya, jika pengelolaan sampah di wilayah asal dapat ditangani dengan baik, maka dampak sampah kiriman ke Bali saat musim angin barat bisa ditekan.

Minta Penutupan TPA Suwung Ditunda

Pada kesempatan tersebut, Lanang Umbara menyampaikan permohonan khusus kepada Presiden Prabowo terkait rencana penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung.

Lanang Umbara meminta agar penutupan ditunda hingga fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) benar-benar beroperasi optimal.

“Kami memohon kepada Bapak Presiden untuk menunda penutupan TPA Suwung hingga PSEL beroperasi, agar sampah-sampah (kiriman) tersebut sementara dapat dibuang ke sana, dikarenakan kami tidak diperbolehkan membeli mesin incinerator sendiri,” kata Lanang Umbara.

Lanang Umbara menjelaskan, pemerintah daerah saat ini terbatas oleh regulasi sehingga tidak leluasa menyediakan alat pengolahan sampah secara mandiri.

Penegakan Aturan Sudah Dilakukan

Lanang Umbara menegaskan, Pemerintah Kabupaten Badung telah berupaya maksimal menjaga kebersihan lingkungan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, desa adat, hingga organisasi kemasyarakatan. Aturan dan sanksi pun telah diterapkan secara ketat.

“Dari tingkat Banjar sampai Kecamatan, kami sudah melarang dan memberi sanksi tegas warga yang membuang sampah ke sungai,” kata Lanang Umbara.

Lanang Umbara berharap Presiden Prabowo turut menyerukan peringatan keras kepada seluruh masyarakat Indonesia agar tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.

“Ini butuh kesadaran kolektif seluruh rakyat Indonesia. Jangan buang sampah ke sungai, karena akan terbawa ke laut dan menyebar ke mana saja, termasuk mengotori Bali,” pungkasnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi I DPRD Bali Soroti Ruang Publik Diduga Dikuasai Hotel Mulia Resort Nusa Dua

    Komisi I DPRD Bali Soroti Ruang Publik Diduga Dikuasai Hotel Mulia Resort Nusa Dua

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Komisi I DPRD Provinsi Bali menyoroti dugaan pelanggaran pemanfaatan ruang publik di kawasan Mulia Resort, Nusa Dua, Kabupaten Badung. Sorotan ini muncul setelah adanya laporan masyarakat terkait dugaan pembatasan akses publik, khususnya di wilayah pesisir yang seharusnya dapat diakses bebas oleh masyarakat. Peninjauan langsung dilakukan di kawasan Sawangan, Nusa Dua, lokasi Mulia […]

  • Ketua Fraksi Gerindra-PSI Gede Harja Astawa Soroti Akuntabilitas APBD Bali 2025: WTP Harus Dibarengi Kinerja Nyata dan Penegakan Hukum

    Ketua Fraksi Gerindra-PSI Gede Harja Astawa Soroti Akuntabilitas APBD Bali 2025: WTP Harus Dibarengi Kinerja Nyata dan Penegakan Hukum

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DENPASAR – Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Provinsi Bali, Gede Harja Astawa, S.H., M.H., menyampaikan Pandangan Umum Fraksi Gerindra-PSI terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna ke-43 DPRD Bali, Jumat (10/7/2026). Dalam pidatonya, Gede Harja Astawa menegaskan bahwa laporan pertanggungjawaban APBD tidak hanya berbicara […]

  • Ketua DPRD Badung Anom Gumanti Apresiasi Sinergi Legislatif dan Eksekutif Buat Badung Sukses Pertahankan Opini WTP

    Ketua DPRD Badung Anom Gumanti Apresiasi Sinergi Legislatif dan Eksekutif Buat Badung Sukses Pertahankan Opini WTP

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DENPASAR –  Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti mengapresiasi sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam tata kelola keuangan daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung. Apresiasi tersebut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti, usai Penyerahan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota/Kabupaten se-Bali Tahun Anggaran […]

  • NTT Bentuk Satgas Jam Belajar, Anak Berkeliaran Saat Malam Akan Dibina

    NTT Bentuk Satgas Jam Belajar, Anak Berkeliaran Saat Malam Akan Dibina

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 28
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur resmi memberlakukan Peraturan Gubernur NTT Nomor 24 Tahun 2026 tentang Gerakan Jam Belajar di Lingkungan Masyarakat guna membangun budaya belajar yang lebih disiplin bagi anak usia sekolah. Kebijakan yang mendapat perhatian serius dari Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur NTT Johny Asadoma tersebut diumumkan dalam konferensi […]

  • Bangun Mushola di Perbatasan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Tunjukan Keharmonisan Bersama Warga

    Bangun Mushola di Perbatasan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Tunjukan Keharmonisan Bersama Warga

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Kebersamaan dan semangat gotong royong kembali diperlihatkan oleh personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonarmed 11 Kostrad Pos Simanggaris Lama bersama masyarakat dalam pembangunan mushola di Desa Tabur Lestari, Kecamatan Simanggaris, Kabupaten Nunukan. Rabu(12/2/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad dalam membantu masyarakat perbatasan, tidak hanya dalam […]

  • Akademisi UHN Soroti KEK Kura-Kura Bali PT BTID: “Pembangunan Bali Harus Berpijak pada Tri Hita Karana, Bukan Sekadar Investasi”

    Akademisi UHN Soroti KEK Kura-Kura Bali PT BTID: “Pembangunan Bali Harus Berpijak pada Tri Hita Karana, Bukan Sekadar Investasi”

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR — Polemik proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali yang dikelola PT Bali Turtle Island Development (BTID) kembali memantik perhatian publik Bali. Di tengah sorotan soal lingkungan, tata ruang, hingga isu keberadaan pura yang disebut masuk dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) kawasan proyek, kini muncul kritik tajam dari kalangan akademisi terkait arah pembangunan […]

expand_less