Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sepakat Jaga Esensi Kesucian Nyepi dan Idul Fitri, Gubernur Koster Kumpul Bersama Forkopimda, Majelis Agama, FKUB dan Ormas

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menggelar ramah tamah dalam rangka menyambut hadirnya Hari Raya Nyepi Tahun Çaka 1948 yang hampir bersamaan dengan Hari Raya Idup Fitri 1447 Hijriah, guna mempererat hubungan Silaturahmi serta meningkatkan sinergi antara Pemprov Bali dengan Unsur Forkopimda, FKUB, Majelis dan Lembaga Keagamaan serta Organisasi Masyarakat bertempat di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar, Senin (16/3).

Dalam ungkapan sekapur sirih, Gubernur yang sebelumnya menjabat Anggota DPR RI selama tiga periode, dan cukup lama tinggal di Ibukota Jakarta ini mengaku mengikuti dan  paham betul berbagai dinamika dalam menyambut Hari Raya Suci Nyepi dan Idul Fitri, yang diantaranya ada selisih hari peringatan.
Begitu pula halnya dengan tahun ini, ada yang sudah menentukan, namun secara umum masih menunggu hasil sidang Isbat oleh pemerintah pusat.

“Umat Muslim tahun ini mungkin ada yang merayakan Idul Fitri tanggal 20, mungkin juga tanggal 21 sesuai perkiraan yang tertera pada tanggal merah kalender tahunan, namun kita tunggu hasil keputusan sidangnya dulu. Dan kebetulan Hari Raya Nyepi jatuhnya tanggal 19, jika ada yang merayakan Idul Fitri tanggal 20 jadi ya malam takbiran berbarengan dengan Nyepi. Dalam pelaksanaan takbiran, umat muslim ada yang melaksanakan di Masjid, ada yang tidak melaksanakan maupun ada yang melaksanakan di rumah masing – masing,” urai Gubernur Wayan Koster.

Lebih jauh menurut Gubernur Bali, momen Hari Raya dua agama yang dirayakan hampir bersamaan ini menjadi hal yang bagus dan positif bagi Bali, serta penanda kondusifitas dan tingginya toleransi beragama seperti yang dikenal selama ini, terutama dalam hal menjaga citra pariwisata Bali.

“Kami sudah dapat berkumpul dengan seluruh Pimpinan Majelis Agama baik agama Muslim maupun agama lainnya, berkomunikasi bersama Para Pimpinan Forkopimda, hingga beberapa Menteri terkait, membahas topik yang sama, dan Saya sampaikan kondisi Bali baik – baik saja seperti kita berkumpul bersama disini malam ini,” jelas Gubernur disambut aplaus para peserta.

Gubernur Wayan berharap dinamika perbedaan pandangan yang berkembang di media sosial tidak terus dibahas, hal yang menurutnya lebih penting yakni kondusifitas Bali.
Untuk itu menjadi tanggungjawab setiap Pimpinan Majelis dan tokoh agama memberikan pencerahan kepada masing – masing sesuai kesepakatan yang disetujui dalam pertemuan sebelumnya, serta menjadi tanggungjawab setiap orang yang tinggal di Bali untuk menjaga esensi kesucian Hari Raya Nyepi maupun Hari Raya Idul Fitri.

“Saya selaku Gubernur Bali, dan para hadirin selaku Pimpinan di institusi ataupun organisasi masing – masing memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan, kenyamanan dan Kondusifitas Bali tetap terjaga dengan baik sesuai kesepakatan yang sudah kita ambil.
Semoga Hari Raya berjalan dengan khidmat dan lancar, Idul Fitri juga khusuk. Puasa hampir sebulan, tinggal menunggu perayaan lagi beberapa hari, godaannya lagi sedikit, jika bisa melewati ini tentu akan bagus hasilnya. Begitu sebaliknya umat Hindu, agar Nyepi berjalan bagus,” imbuhnya.

“Kita selaku para Pimpinan dalam wilayah masing – masing mari memberikan pemahaman kepada umat, Idul Fitri tidak hanya menjadi urusan umat muslim, Nyepi tidak hanya menjadi urusan umat Hindu, tetapi urusan kita semua yang tinggal di Bali. Mari kita bangun kehidupan yang guyub sesama makhluk hidup,” pungkas Gubernur Wayan Koster. (Rd)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teror Kepala Babi Ke Tempo, IPW : Ini Ancaman Kekerasan Terhadap Jurnalis

    Teror Kepala Babi Ke Tempo, IPW : Ini Ancaman Kekerasan Terhadap Jurnalis

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.162
    • 0Komentar

    Jakarta, (JarrakPos)- Indonesia Police Watch (IPW) mengecam keras tindakan pengiriman potongan kepala babi ke Kantor Media Tempo. Peristiwa tersebut adalah intimidasi dan teror terhadap kerja jurnalistik yang independen. Hal tersebut merupakan upaya pembungkaman terhadap kebebasan pers melalui cara-cara intimidasi, teror dan ancaman kekerasan terhadap jurnalis dan media. Padahal jurnalis dalam melaksanakan tugasnya dilindungi oleh Undang-Undang […]

  • Gawat, Kabel dan Jaringan Wifi di Bonongleles Cibadak Ancam Warga

    Gawat, Kabel dan Jaringan Wifi di Bonongleles Cibadak Ancam Warga

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Lebak – Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) Banten soroti keberadaan kabel internet yang Semrawut di Kampung Pancur, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Diduga Milik Perusahaan JIE NET. Hal tersebut terlihat selama ini kabel internet yang ada di lokasi dipasang sembarang tanpa mengindahkan unsur estetika keindahan tata ruang. Pemasangan kabel wifi di Kampung Pancur disinyalir […]

  • Keluhkan Rencana FSRU LNG, Bendesa Serangan : Itu Sangat Menakutkan Bagi Masyakarat Kami

    Keluhkan Rencana FSRU LNG, Bendesa Serangan : Itu Sangat Menakutkan Bagi Masyakarat Kami

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali menerima keluhan dari Bendesa Adat Serangan I Nyoman Gede Pariatha saat melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali (KKB), Senin (2/1). Hal itu diungkapkan saat Pansus TRAP DPRD Bali Sidak ke PT BTID, Bendesa Adat Serangan Gede Pariatha, […]

  • Regenerasi Polri Mandek karena Kepemimpinan Terlalu Lama – HAMI Minta Prabowo Ganti Kapolri

    Regenerasi Polri Mandek karena Kepemimpinan Terlalu Lama – HAMI Minta Prabowo Ganti Kapolri

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Polri adalah institusi hukum yang menuntut gerak, bukan hanya dalam menangani perkara, tetapi dalam membangun sistem, memperbarui etika, dan menyegarkan kepemimpinan. Namun ketika satu figur terlalu lama duduk di pucuk kekuasaan, institusi yang mestinya hidup justru membeku. Inilah yang kini dirasakan oleh publik dan para kader internal terhadap kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. […]

  • Diskusi Bareng Wamenpar, Yonathan Bahas Padel di Bali Bernuansa Tropical Bisa Membangun Kekuatan Pariwisata

    Diskusi Bareng Wamenpar, Yonathan Bahas Padel di Bali Bernuansa Tropical Bisa Membangun Kekuatan Pariwisata

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Denpasar, Dr. Yonathan Andre Baskoro, menyempatkan diri untuk berdiskusi dengan Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar), Ni Luh Puspa, membahas isu-isu Pariwisata Kota Denpasar disela-sela jam makan siang bersama saat kunjungan di Wilayah Sudirman, Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026. Yonathan, begitu sapaan akrabnya, mengatakan dari […]

  • Pegawai Negeri Sipil, Apakah Juga Masyarakat Atau Bukan?

    Pegawai Negeri Sipil, Apakah Juga Masyarakat Atau Bukan?

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Syukur Muhaymin Adang Djaha, S.Sos, M.AP (Dosen Ilmu Administrasi Negara Universitas Nusa Cendana) NTT, Jarrakpos- Mari kita mulai tulisan ini dengan pernyataan dan pertanyaan yang akhir-akhir ini sedang ramai di masyarakat tentang PNS. “PNS itu membebani keuangan negara”, “PNS itu apa sih kerjanya?”, “Hapuskan PNS”, dan masih banyak lagi pernyataan dan pertanyaan tendensius […]

expand_less