Breaking News
light_mode
Trending Tags

Penyelidikan Tak Boleh Lama, Komisi III DPR RI Soroti Implementasi KUHAP Baru di Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Upaya penguatan sistem penegakan hukum nasional terus menjadi perhatian serius legislatif. Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan kembali melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Jumat (10/4/2026), guna memastikan implementasi regulasi baru berjalan optimal.

Kunjungan yang dipimpin oleh Ahmad Sahroni tersebut menjadi bagian dari agenda masa persidangan IV tahun sidang 2025–2026. Dalam forum tersebut, berbagai isu krusial terkait pembaruan hukum pidana, khususnya implementasi KUHAP baru, menjadi sorotan utama.

Anggota Komisi III DPR RI dari Daerah Pemilihan Bali, I Wayan Sudirta, menegaskan pentingnya kepastian waktu dalam proses penyelidikan. Ia menilai, selama ini durasi penyelidikan kerap tidak terukur, bahkan bisa berlangsung hingga berbulan-bulan tanpa kepastian.

“Ke depan, penyelidikan harus memiliki batas waktu yang jelas sesuai dengan jenis perkaranya. Tidak boleh terlalu lama, tetapi juga tidak boleh tergesa-gesa hingga mengorbankan kualitas,” tegasnya.

Menurut Sudirta, dalam KUHAP terbaru telah diatur mekanisme yang lebih terstruktur, termasuk kewajiban penyelidik untuk menyusun rencana kerja penyelidikan yang mencantumkan jangka waktu penanganan perkara. Hal ini diharapkan mampu menghadirkan kepastian hukum sekaligus menjawab harapan masyarakat terhadap proses penegakan hukum yang cepat dan transparan.

Selain itu, ia juga menyoroti masa transisi penerapan KUHAP lama ke KUHAP baru. Dalam praktiknya, diperlukan kejelasan mengenai perkara mana yang masih menggunakan aturan lama dan mana yang harus mengikuti ketentuan baru.

“Jika suatu perkara belum masuk tahap penyelidikan saat KUHAP baru berlaku, maka harus mengikuti prosedur baru. Ini penting agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penanganan perkara,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sudirta mengungkapkan bahwa KUHAP lama belum mengatur secara tegas terkait sanksi etik, administratif, maupun bidang terhadap pelanggaran dalam proses penegakan hukum. Namun demikian, ia mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum di Bali yang dinilai tetap mampu menjaga profesionalisme.

“Di Bali, kita lihat praktiknya berjalan baik. Tidak ada persoalan serius terkait sanksi, karena pembinaan dan pengawasan sudah berjalan efektif,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan antar lembaga penegak hukum sebagai kunci keberhasilan dalam menangani berbagai persoalan. Sinergi antara kepolisian, kejaksaan, dan lembaga terkait dinilai sudah berjalan harmonis di Bali.

Tak hanya itu, Sudirta turut mengapresiasi kesiapan aparat keamanan Bali dalam menghadapi berbagai momentum besar, termasuk pengamanan Hari Raya Nyepi yang berdekatan dengan Idul Fitri.

“Bali ini milik dunia, tapi yang menjaga adalah aparat kita sendiri. Kita percaya aparat di Bali mampu menangani berbagai tantangan ke depan,” katanya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Komisi III DPR RI dalam memastikan bahwa reformasi sistem hukum tidak hanya berhenti di tingkat regulasi, tetapi juga berjalan efektif di lapangan. Dengan penguatan sistem penyelidikan yang lebih terukur dan transparan, diharapkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum semakin meningkat. (Van)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ormas KITA dan Bapanas Santuni Ratusan Anak Yatim Piatu di Bekasi

    Ormas KITA dan Bapanas Santuni Ratusan Anak Yatim Piatu di Bekasi

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 748
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Bekasi – Ramadan bukan hanya tentang ibadah, tapi juga berbagi. Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) menghadirkan ‘Bazar Murah’ di Yayasan Balarenik, Bekasi. Gelaran ini disambut antusias oleh warga. Tak hanya masyarakat umum, sebanyak 200 anak yatim piatu juga turut merasakan berkah dari acara ini. Sekjen KITA, Camelia Panduwinata Lubis, […]

  • Bermain 10 Orang, Banteng Jatim Rebut Gelar Juara Liga Kampung Soekarno Cup 2025

    Bermain 10 Orang, Banteng Jatim Rebut Gelar Juara Liga Kampung Soekarno Cup 2025

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matakompas.com | Banteng Jawa Timur (Jatim) berhasil keluar sebagai juara Liga Kampung Soekarno Cup 2025 setelah menundukkan juara bertahan Banteng Bali melalui drama adu penalti pada laga final di Stadion Dipta Gianyar, Sabtu malam, 13 Desember 2025. Pertandingan puncak berlangsung sengit dan penuh tensi. Meski harus bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama, Banteng […]

  • IPB Internasional Latih Warga Jatiluwih Tingkatkan Layanan Pariwisata Kelas Dunia

    IPB Internasional Latih Warga Jatiluwih Tingkatkan Layanan Pariwisata Kelas Dunia

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    TABANAN | Institut Pariwisata dan Bisnis (IPB) Internasional sukses melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Pelatihan Peningkatan Kualitas Layanan dan Komunikasi” di Desa Jatiluwih, Tabanan, Sabtu, 22 November 2025. Pelatihan ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia lokal di salah satu destinasi wisata berkelas dunia. Program ini dirancang komprehensif dengan fokus pada tiga […]

  • KPK Jangan Tutup Mata, KAMAKSI Desak Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Ria Norsan Dalam Pusaran Korupsi BP2TD Mempawah

    KPK Jangan Tutup Mata, KAMAKSI Desak Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Ria Norsan Dalam Pusaran Korupsi BP2TD Mempawah

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Jakarta, jarrakpos.com – Kasus korupsi proyek Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) di Mempawah, Kalimantan Barat, terus menuai sorotan. Kali ini, Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengusut tuntas dugaan keterlibatan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan dalam skandal yang merugikan negara hingga Rp 32 miliar lebih. Putusan Mahkamah Agung […]

  • Bank DKI Ganti Nama, Langkah Menuju Kebangkrutan?

    Bank DKI Ganti Nama, Langkah Menuju Kebangkrutan?

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Bank DKI resmi mengganti nama menjadi Bank Jakarta pada tahun 2024. Pergantian nama ini menimbulkan berbagai spekulasi publik. Banyak pihak menilai langkah tersebut bukan sekadar rebranding semata, melainkan upaya sistematis untuk menghapus jejak persoalan yang selama ini membelit manajemen Bank DKI. Salah satu suara kritis datang dari Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis […]

  • Dinkes Kota Dumai Gelar Kampanye Dan Penggerakan Masyarakat Untuk Hidup Sehat

    Dinkes Kota Dumai Gelar Kampanye Dan Penggerakan Masyarakat Untuk Hidup Sehat

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 7
    • 0Komentar

      Matakompas.Com Dumai- Dinas Kesehatan Kota Dumai menggelar kegiatan Kampanye dan penggerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat. Acara ini dibuka oleh Ketua TP. PKK Kota Dumai Ibu Hj. Leni Ramaini, SKM. kegiatan ini dilaksanakan di Pustu Laksamana bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif lintas sektor dan masyarakat dalam upaya menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar secara […]

expand_less