Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sejak SMA, Wayan Koster Sudah Membaca Masalah Pura Agung Besakih, Kini Ditata Menyeluruh

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KARANGASEM, Matakompas com — Penataan besar di kawasan suci Pura Agung Besakih ternyata bukan lahir dari proses birokrasi semata. Gagasan itu berakar dari ingatan lama seorang pelajar yang datang untuk sembahyang, lalu diam-diam mencatat ketidakteraturan yang ia lihat.

Gubernur Bali, Wayan Koster, mengungkapkan bahwa ide menata Besakih sudah muncul sejak dirinya masih duduk di bangku SMA Negeri 1 Singaraja. Saat itu, ia rutin tangkil, termasuk ketika Karya besar tahun 1979 berlangsung.

“Sejak SMA sudah ada pikiran itu. Saya ke sini tidak hanya sembahyang, tapi memperhatikan kondisi pelinggih satu per satu,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Di tengah kesakralan Besakih, Koster muda justru menangkap hal lain: ketidakteraturan yang berlangsung lama tanpa penataan. Pelinggih berdiri dengan material berbeda, warna tak seragam, hingga ukiran yang tidak selaras. Beberapa bahkan tampak lapuk dimakan usia.

“Ada yang reot. Jadi tidak harmonis,” katanya.

Catatan itu tidak pernah hilang. Ia tersimpan selama puluhan tahun, hingga akhirnya menemukan momentumnya ketika Koster memimpin Bali. Pengamatan masa SMA itu kini menjelma menjadi kebijakan konkret yang dijalankan secara bertahap.

Tahap pertama difokuskan pada penataan akses dan parkir—persoalan klasik yang selama ini kerap memicu kemacetan saat upacara besar. Pemerintah Provinsi Bali membangun fasilitas parkir terpadu, wantilan, serta margi agung dengan total anggaran mencapai Rp911 miliar.

Hasilnya mulai terlihat sejak 2023. Arus kendaraan lebih tertib, dan umat tidak lagi terjebak antrean panjang saat tangkil. Namun, bagi Koster, pembenahan itu baru menyentuh permukaan.

Tahap kedua yang kini berjalan menyasar inti persoalan: penataan Parahyangan. Sebanyak 30 pura direstorasi, terdiri dari 26 pelinggih utama dan 4 pura pesemeton. Pendekatan yang digunakan bukan sekadar rehabilitasi, melainkan restorasi menyeluruh.

Bangunan dikembalikan ke bentuk aslinya, dengan standar material dan estetika yang seragam sesuai pakem.

“Harus kembali ke pakem. Tidak boleh lagi berbeda-beda seperti dulu,” tegas Koster.

Untuk tahap ini, total anggaran mencapai Rp266 miliar, yang bersumber dari APBD Provinsi Bali sebesar Rp63 miliar serta Bantuan Keuangan Khusus Kabupaten Badung senilai Rp203 miliar. Target penyelesaian ditetapkan pada November 2026.

Koster bahkan memasang tolok ukur yang lebih konkret: saat Karya Ida Bhatara Turun Kabeh tahun 2027, seluruh parahyangan di Besakih harus sudah tertata dalam kondisi baik.

Penataan Besakih hari ini pada dasarnya merupakan jawaban atas persoalan lama—pembangunan yang sebelumnya berjalan sendiri-sendiri tanpa standar yang jelas. Kini, pendekatannya dibalik: satu sistem, satu pakem.

Di kawasan suci ini, yang sedang dibangun bukan hanya fisik. Lebih dari itu, yang sedang diselesaikan adalah catatan lama seorang siswa SMA yang akhirnya menemukan waktunya untuk diwujudkan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soko Guru Gelar Pameran Tutur Ayu di Griya Santrian Art Gallery, Seni Jadi Media Wariskan Nilai

    Soko Guru Gelar Pameran Tutur Ayu di Griya Santrian Art Gallery, Seni Jadi Media Wariskan Nilai

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Kelompok seniman sekaligus pendidik yang tergabung dalam Kelompok Soko Guru menggelar pameran seni lukis bertajuk “Tutur Ayu” di Griya Santrian Art Gallery, Sanur, Denpasar, Jumat, 6 Maret 2026.  Pameran yang dibuka pada Jumat, 6 Maret 2026 ini menampilkan sebanyak 18 karya lukisan dari tiga perupa Bali yang juga dikenal sebagai guru seni. […]

  • Rudenim Tanjungpinang Deportasi Dua WNA Pelanggar Keimigrasian, Penegakan Hukum Ditegaskan Tetap Humanis

    Rudenim Tanjungpinang Deportasi Dua WNA Pelanggar Keimigrasian, Penegakan Hukum Ditegaskan Tetap Humanis

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    TANJUNGPINANG — Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pusat Tanjungpinang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan keimigrasian. Dua warga negara asing (WNA), masing-masing berkewarganegaraan Palestina dan Nigeria, dideportasi dari wilayah Indonesia setelah dinyatakan melakukan pelanggaran keimigrasian. Pendeportasian tersebut dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026, melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Tindakan itu merupakan bagian […]

  • BADKO HMI Sulbar Desak Propam Mabes Polri Ambil Alih Kasus Kapolres Pasangkayu

    BADKO HMI Sulbar Desak Propam Mabes Polri Ambil Alih Kasus Kapolres Pasangkayu

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Matacompas.com Mamuju — Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sulawesi Barat meminta Divisi Propam Markas Besar Polri segera mengambil alih penanganan kasus dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Kepala Kepolisian Resor Pasangkayu, AKBP Joko Kusumadinata, terhadap bawahannya sendiri. Selain kekerasan, organisasi ini juga menyoroti beredarnya informasi soal dugaan upaya pemaksaan perdamaian kepada korban. Peristiwa […]

  • Jaga Kekhusyukan Idul Fitri dan Nyepi, Satgas Preventif Polresta Denpasar Sasar Kerumunan Anak Muda

    Jaga Kekhusyukan Idul Fitri dan Nyepi, Satgas Preventif Polresta Denpasar Sasar Kerumunan Anak Muda

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1948 yang jatuh berdekatan di tahun 2026, Polresta Denpasar semakin mengintensifkan pengamanan. Melalui Operasi Ketupat Agung 2026, Satgas 2 Preventif melakukan patroli dialogis guna memastikan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Denpasar tetap kondusif. Pada Selasa (17/3/2026) siang, […]

  • Bongkar Sampai Tuntas, Kuasa Hukum APSP Kembali Laporkan Astra Agro Lestari di Bareskrim Polri

    Bongkar Sampai Tuntas, Kuasa Hukum APSP Kembali Laporkan Astra Agro Lestari di Bareskrim Polri

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta — Polemik hukum yang melibatkan grup raksasa sawit PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL) kembali memanas. Kantor Hukum HJ BINTANG dan PARTNERS, selaku kuasa hukum Asosiasi Petani Sawit Pasangkayu (APSP), resmi melaporkan tiga anak perusahaan AAL ke Bareskrim Polri. Pelaporan tersebut atas dugaan tindak pidana di sektor perkebunan dan korupsi di wilayah Kabupaten […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Wujudkan Kemandirian Pangan di Perbatasan melalui Pertanian Inovatif

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Wujudkan Kemandirian Pangan di Perbatasan melalui Pertanian Inovatif

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Senin, 20 Januari 2025– Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memanfaatkan lahan kosong di Pos Sei Ular, Kecamatan Sei Manggaris, Kabupaten Nunukan, untuk ditanami berbagai jenis sayuran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan, sekaligus memberikan contoh kepada […]

expand_less