Breaking News
light_mode
Trending Tags

Revolusi Sampah dari Rumah: Bupati Tabanan Keluarkan “Ultimatum” Pilah Sampah dari Sumber

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan mengambil langkah tegas dalam menghadapi persoalan sampah yang kian kompleks. Melalui Surat Edaran Bupati Nomor 07/DLH/2026, Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi mengakselerasi pengelolaan sampah berbasis sumber—sebuah pendekatan yang menempatkan rumah tangga sebagai garda terdepan perubahan.

Kebijakan ini bukan sekadar imbauan, melainkan penegasan arah baru tata kelola lingkungan: sampah harus diselesaikan sejak dari hulu, bukan lagi bertumpu pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan hilir. Kuncinya ada di sumbernya,” tegas Sanjaya, menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat mulai dari rumah tangga, sekolah, hingga pelaku usaha.

Dalam implementasinya, seluruh elemen diwajibkan melakukan pemilahan sampah menjadi organik, anorganik, dan residu. Sampah organik didorong untuk diolah secara mandiri melalui komposter, teba modern, hingga biopori. Sementara itu, sampah anorganik diarahkan ke bank sampah untuk meningkatkan nilai ekonomi, dan hanya sampah residu yang boleh berakhir di TPA.

Langkah ini diperkuat dengan kebijakan tegas: mulai 1 Mei 2026, TPA Mandung hanya menerima sampah residu. Kebijakan ini menjadi simbol perubahan paradigma besar dalam pengelolaan sampah di Tabanan.

Tak hanya itu, pemerintah juga mendorong pembentukan regulasi hingga tingkat desa dan desa adat, pengaktifan bank sampah di tiap banjar, serta gerakan gotong royong rutin sebagai bagian dari budaya bersih lingkungan. Larangan membuang sampah sembarangan pun ditegaskan, khususnya di jalan, sungai, dan saluran irigasi.

Gerakan ini menunjukkan bahwa persoalan sampah bukan semata urusan pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif. Sinergi antara pemerintah daerah, desa adat, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan transformasi ini.

Dengan kebijakan ini, Tabanan tidak hanya berupaya mengurangi beban TPA, tetapi juga menanamkan kesadaran baru: bahwa pengelolaan sampah adalah bagian dari gaya hidup berkelanjutan.

Jika konsisten dijalankan, bukan tidak mungkin Tabanan akan menjadi model pengelolaan sampah berbasis sumber di Bali—bahkan Indonesia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Adat Nabire: Investasi Buka Akses Pembangunan, Dialog Lebih Penting Daripada Hanya Tuduhan

    Masyarakat Adat Nabire: Investasi Buka Akses Pembangunan, Dialog Lebih Penting Daripada Hanya Tuduhan

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Matacompas.com Papua – Kehadiran PT Kristalin Ekalestari di mata masyarakat murni keputusan warga adat sebagai bentuk mempertahankan hak, aset dan sumber penghidupan warga sebagai roda penggerak ekonomi daerah. Kepala Suku Kampung Nifasi Dominggus Monei, mengatakan merupakan hak masyarakat adat untuk menjaga aset dan memperjuangkan masa depan kampung yang dinilai masih membutuhkan perhatian pembangunan. Menurutnya, kehadiran […]

  • Pansus TRAP Tak Mengejar Satu Objek! Harja Astawa: Semua Temuan Akan Dipertanggungjawabkan di Akhir Masa Tugas

    Pansus TRAP Tak Mengejar Satu Objek! Harja Astawa: Semua Temuan Akan Dipertanggungjawabkan di Akhir Masa Tugas

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DENPASAR – Ketua Fraksi Gerindra–PSI DPRD Provinsi Bali yang juga Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali, I Gede Harja Astawa, menegaskan bahwa Pansus TRAP memiliki karakter yang berbeda dengan panitia khusus yang dibentuk untuk menangani satu objek atau satu persoalan tertentu. Pernyataan tersebut disampaikan Harja Astawa saat diwawancarai […]

  • Dalam Rangka HUT Partai NasDem Ke-14, DPW NasDem Bali Berbagi Kasih dan Kepedulian Melalui Kunjungan ke Panti Asuhan

    Dalam Rangka HUT Partai NasDem Ke-14, DPW NasDem Bali Berbagi Kasih dan Kepedulian Melalui Kunjungan ke Panti Asuhan

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Bali Berbagi Kasih dan Peduli Sosial dengan membagikan sembako di sejumlah Panti Asuhan, Panti Werdha dan Panti Disabilitas di Bali, Minggu, 26 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Partai NasDem, yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada 11 […]

  • Komitmen PT Kristalin Ekalestari Berikan Manfaat Warga Desa Nifasi

    Komitmen PT Kristalin Ekalestari Berikan Manfaat Warga Desa Nifasi

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com PAPUA – Pasangan suami istri (Pasutri) ini bahagia lepas bahagia setelah mendapatkan bantuan berupa satu rumah layak di Desa Nifasi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Yuliana Manuaron mendapatkan rumah dari PT Kristalin Ekalestari dalam program Corporate Social Responsibility (CSR). Ibu Rumah Tangga ini bersama suaminya yang hanya bekerja sebagai Buruh Lepas bisa menempati […]

  • Lebih dari 1.000 Warga Giliraja Antusias Saksikan Kerapan Sapi Betina

    Lebih dari 1.000 Warga Giliraja Antusias Saksikan Kerapan Sapi Betina

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Matacompas.com Sumenap – Lebih dari 1.000 warga Pulau Giliraja, Kabupaten Sumenep, antusias menyaksikan pagelaran kerapan sapi betina yang digelar secara mandiri oleh masyarakat. Mengusung tema “Merawat Bumi, Menjaga Jagat”, kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Selor Margosono dan diikuti tujuh rombongan komunitas kerapan sapi betina. Bagi masyarakat Giliraja, kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan. Kerapan sapi betina menjadi […]

  • IWO Bali Gelar Aksi Bersih Pantai Mertasari, Libatkan Lintas Instansi

    IWO Bali Gelar Aksi Bersih Pantai Mertasari, Libatkan Lintas Instansi

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Organisasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali menggelar aksi bersih-bersih sampah di Pantai Mertasari, Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama lintas sektor, seperti Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bali, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Kantor Imigrasi TPI 1 Khusus Ngurah Rai, Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, serta Desa Adat […]

expand_less