Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gelombang Penolakan Menguat, Eks Sekdes Serangan Nilai BTID Menggerus Ekosistem dan Ruang Hidup

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Polemik proyek reklamasi dan pengembangan kawasan KEK Kura-Kura Bali oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID) kembali memanas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, Senin (11/5).

Di tengah forum yang berlangsung tegang itu, suara keras datang dari masyarakat Pulau Serangan yang mengaku semakin kehilangan ruang hidup akibat meluasnya reklamasi dan pembangunan di kawasan pesisir.

Mantan Sekretaris Desa Serangan periode 2014–2019, I Nyoman Kemuantara, secara terbuka membongkar kisah panjang pembebasan lahan dan perubahan bentang alam Serangan yang disebut meninggalkan luka bagi warga lokal. Ia menilai reklamasi yang dilakukan selama bertahun-tahun telah menggerus ruang laut, kawasan mangrove, hingga akses masyarakat terhadap wilayah pesisir mereka sendiri.

“Saya bukan dengar dari orang lain, saya pelakunya. Keluarga saya juga korban pembebasan tanah waktu itu,” ungkapnya di hadapan anggota dewan dan manajemen BTID.

Menurut Kemuantara, narasi yang menyebut kawasan mangrove di Serangan hanya sedikit terdampak reklamasi dianggap tidak sesuai fakta lapangan. Ia menegaskan sebelum reklamasi berlangsung pada era 1990-an, wilayah Serangan dikelilingi hutan mangrove yang menjadi pelindung alami pesisir dan sumber kehidupan masyarakat.

“Kalau ada yang bilang mangrove hanya lima hektare, itu bohong. Dulu mangrove mengelilingi wilayah kami,” tegasnya.

RDP tersebut juga menyoroti dugaan pelanggaran pemanfaatan ruang laut oleh BTID. Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bahkan telah melakukan penyegelan aktivitas pemanfaatan ruang laut di kawasan Kura-Kura Bali karena diduga terdapat aktivitas di luar izin PKKPRL serta dugaan penebangan mangrove.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha, menegaskan bahwa persoalan ini bukan semata soal investasi, melainkan menyangkut keselamatan ekologis Bali ke depan.

Menurutnya, kerusakan mangrove dapat memicu ancaman serius seperti abrasi, banjir rob, sedimentasi, hingga ancaman terhadap kawasan strategis di Bali Selatan termasuk wilayah sekitar Bandara Ngurah Rai.

“Perlindungan mangrove bukan hanya menjaga ruang hijau, tetapi menjaga stabilitas ekosistem pesisir Bali,” tegas Supartha.

Dalam forum itu, warga juga meminta agar reklamasi di kawasan KEK Kura-Kura Bali dihentikan dan pemerintah lebih serius mendengar aspirasi masyarakat adat Serangan yang merasa semakin tersisih di tanahnya sendiri.

Pansus TRAP bahkan memberi sinyal keras akan mengeluarkan rekomendasi lanjutan terhadap aktivitas BTID jika berbagai dugaan pelanggaran dan persoalan lingkungan terus ditemukan dalam pendalaman yang dilakukan DPRD Bali.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Minggu Berjalan, Bupati Terima 51 Pengaduan Dari Masyarakat Kuningan

    Satu Minggu Berjalan, Bupati Terima 51 Pengaduan Dari Masyarakat Kuningan

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 735
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Sejak diluncurkannya layanan pengaduan masyarakat melalui Hotline WhatsApp Lapor Kuningan Melesat pada 17 Maret 2025, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan sebagai pengelola telah menerima sebanyak 51 aduan. Kepala Diskominfo Kuningan, Drs. Ucu Suryana, M.Si menyampaikan, rekapitulasi aduan masyarakat melalui Hotline WhatsApp No : 0813-8981-3999 Kuningan Melesat Periode 17–23 Maret 2025, […]

  • Komisi III DPR Desak Kejagung Panggil Pihak Sugar Group, Terkait Kasus Mafia Hukum Zarof Ricar

    Komisi III DPR Desak Kejagung Panggil Pihak Sugar Group, Terkait Kasus Mafia Hukum Zarof Ricar

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA, __ Anggota Komisi III DPR RI, Rudyanto Lallo, SH, MH mendesak Kejaksaan Agung RI memanggil Sugar Group Company (SGC) milik Gunawan Yusuf Skandal terkait ditemukannya bukti catatan tertulis “Perkara Sugar Group Rp. 200 milyar” dalam kasus korupsi kasus makelar kasus di Mahkamah Agung RI, yang melibatkan mantan Kepala Balitbang Diklat Kumdil MA RI […]

  • Komisi I DPRD Bali Turun Langsung ke Pancasari, Pastikan Proses Tanah Negara Berjalan, Harapan 11 KK Kian Terbuka

    Komisi I DPRD Bali Turun Langsung ke Pancasari, Pastikan Proses Tanah Negara Berjalan, Harapan 11 KK Kian Terbuka

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR – Komisi I DPRD Provinsi Bali turun langsung ke Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Kamis (6/8/2026), untuk memastikan perkembangan penanganan permohonan pemanfaatan tanah negara di kawasan DB Nomor 44. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa aspirasi masyarakat tidak berhenti di meja pengaduan, melainkan telah memasuki tahapan proses administrasi di Badan Pertanahan Nasional (BPN). […]

  • Komisi IV DPRD Badung Tindaklanjuti Keluhan Masyarakat Minta RS Kasih Ibu Kedonganan Perbaiki Layanan Darurat hingga Program Kesehatan.

    Komisi IV DPRD Badung Tindaklanjuti Keluhan Masyarakat Minta RS Kasih Ibu Kedonganan Perbaiki Layanan Darurat hingga Program Kesehatan.

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 27
    • 0Komentar

    RBADUNG, Matakompas.com – Komisi IV DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Kerja (Raker) terkait Pengaduan Masyarakat tentang Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Kasih Ibu Kedonganan di Ruang Rapat Gosana II Lantai II Gedung Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Rabu, 26 Agustus 2026. Raker Komisi IV DPRD Badung menghadirkan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Badung, Kepala Dinas […]

  • Sambut HPN 2025, APPI Magelang Raya Gelar Bakti Sosial Bersama Cimory Group Bagikan Susu Gratis untuk Siswa SD

    Sambut HPN 2025, APPI Magelang Raya Gelar Bakti Sosial Bersama Cimory Group Bagikan Susu Gratis untuk Siswa SD

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (APPI) Magelang Raya menggelar bakti sosial pemberian susu kepada siswa-siswi SD Negeri 2 Karangtalun Ngluwar dan TK ABA Karangtalun, Kabupaten Magelang, Jumat (07/02/2025). Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian insan pers terhadap ketahanan pangan dan kesehatan generasi muda, sejalan dengan tema HPN […]

  • Dari Tanpa Akta Kelahiran hingga Summa Cumlaude: Perjuangan I Gede Raka Surya Menembus Dunia Advokat

    Dari Tanpa Akta Kelahiran hingga Summa Cumlaude: Perjuangan I Gede Raka Surya Menembus Dunia Advokat

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR, 23 Mei 2026 — Di balik toga dan predikat summa cumlaude yang diraihnya, tersimpan kisah perjuangan panjang seorang pemuda Bali bernama I Gede Raka Surya. Tidak banyak yang mengetahui bahwa lulusan terbaik Universitas Bali Dwipa itu baru resmi memiliki akta kelahiran dan kartu keluarga mandiri pada tahun 2026, setelah bertahun-tahun berjuang mengurus identitas hukumnya […]

expand_less