Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dari Desa Adat untuk Bali: TRIHITA Jadi Simbol Perlawanan Ekonomi Lokal di Era Digital

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN, Matakompas.com – Di tengah derasnya arus digitalisasi dan dominasi platform transportasi modern dari luar daerah, Bali akhirnya melahirkan gerakan baru yang berangkat dari akar budayanya sendiri. Sabtu, 16 Mei 2026, Wantilan Desa Adat Beraban, Tabanan, menjadi saksi lahirnya TRIHITA, sebuah aplikasi transportasi lokal berbasis desa adat yang membawa semangat besar: mengembalikan kekuatan ekonomi Bali ke tangan masyarakatnya sendiri.

TRIHITA atau Transportasi Hijau Terintegrasi Berbasis Desa Adat hadir bukan sekadar sebagai aplikasi transportasi online. Lebih dari itu, platform ini menjadi simbol kebangkitan masyarakat lokal di tengah perubahan zaman yang semakin kompetitif. Di balik peluncurannya, tersimpan harapan besar agar desa adat tidak lagi hanya menjadi penonton di tengah pesatnya pertumbuhan industri pariwisata dan ekonomi digital Bali.

Peluncuran aplikasi tersebut menandai babak baru perjalanan Bali dalam membangun sistem transportasi yang tidak hanya modern dan berbasis teknologi, tetapi juga berpihak pada masyarakat lokal serta berakar pada filosofi Tri Hita Karana—harmoni antara manusia, alam, dan budaya.

Suasana peluncuran berlangsung penuh antusias. Tokoh masyarakat, pengemudi lokal, pelaku usaha desa adat hingga jajaran pemerintah hadir menyaksikan langkah besar yang dinilai mampu mengubah arah ekonomi transportasi Bali ke depan.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Kadek Mudarta, menilai kehadiran TRIHITA merupakan langkah positif yang lahir dari masyarakat sendiri dengan desa adat sebagai fondasi utamanya. Menurutnya, sektor transportasi selama ini menjadi salah satu penggerak utama aktivitas pariwisata Bali, sehingga keberadaan aplikasi lokal seperti TRIHITA sangat penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat secara langsung.

Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan aplikasi transportasi tetap harus berjalan sesuai regulasi agar mampu menghadirkan tata kelola transportasi yang aman, tertata, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bali.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Denpasar. Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, menyebut TRIHITA lahir dari keresahan masyarakat terhadap dominasi aplikator luar daerah yang dinilai belum sepenuhnya terintegrasi dengan kekuatan budaya lokal Bali.

Menurutnya, desa adat selama ini merupakan benteng utama penjaga nilai-nilai Tri Hita Karana. Karena itu, transportasi modern di Bali seharusnya tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga mampu memperkuat kesejahteraan masyarakat adat dan menjaga keseimbangan budaya Bali.

Melalui sistem yang dibangun TRIHITA, desa adat diharapkan memperoleh sumber pendapatan baru yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan adat, pelaksanaan yadnya, hingga pelestarian lingkungan. Keuntungan ekonomi dari sektor pariwisata diharapkan tidak lagi hanya berputar di kalangan tertentu, tetapi benar-benar kembali menguatkan masyarakat lokal sebagai pemilik ruang hidup Bali.

Sementara itu, Founder TRIHITA, I Made Sudiana, menjelaskan bahwa aplikasi ini telah mendapat dukungan dari pemerintah serta para bendesa adat di berbagai wilayah Bali. Ia menegaskan TRIHITA dirancang tidak hanya untuk layanan transportasi, tetapi juga sebagai platform pengembangan ekonomi desa adat secara menyeluruh.

Ke depan, berbagai potensi usaha lokal akan diintegrasikan dalam sistem digital tersebut agar lebih mudah menjangkau pasar dan berkembang secara berkelanjutan. Mulai dari UMKM, layanan wisata, hingga sektor ekonomi kreatif desa adat diproyeksikan dapat tumbuh melalui ekosistem yang dibangun TRIHITA.

Kehadiran aplikasi ini juga menjadi jawaban atas keresahan masyarakat lokal yang selama ini merasa hanya menjadi pelengkap di tengah berkembangnya industri pariwisata Bali. Kini, melalui TRIHITA, desa adat mulai mengambil peran lebih besar dalam menentukan arah pembangunan ekonomi Bali di era digital.

TRIHITA seakan membawa pesan kuat bahwa modernisasi tidak harus menghilangkan identitas budaya. Justru sebaliknya, teknologi dapat menjadi alat untuk memperkuat adat, menjaga keseimbangan sosial, dan membuka jalan menuju kesejahteraan masyarakat Bali yang lebih merata.

Di tengah perubahan zaman, Bali kini sedang menunjukkan bahwa kemajuan dapat berjalan berdampingan dengan budaya, gotong royong, dan semangat menjaga tanah sendiri.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT ke-70 Gereja Santa Maria Guadalupe Sading, Refleksi Iman dan Harmoni Antarumat

    HUT ke-70 Gereja Santa Maria Guadalupe Sading, Refleksi Iman dan Harmoni Antarumat

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Umat Katolik Stasi Santa Maria Guadalupe Sading, Kabupaten Badung, Bali, merayakan peringatan 70 tahun berdirinya gereja, Minggu, 14 Desember 2025.  Momentum tujuh dekade ini menjadi refleksi perjalanan iman sekaligus penguatan komitmen toleransi yang telah terbangun lama di tengah masyarakat Desa Adat Sading. Perayaan HUT ke-70 mengusung tema “Bangkit dan Bergerak Bersama Mewujudkan […]

  • Ketua Dekranasda Bali Minta Para Seniman Lukis Terus Ajegkan Gaya Lukisan Bali Asli

    Ketua Dekranasda Bali Minta Para Seniman Lukis Terus Ajegkan Gaya Lukisan Bali Asli

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matakompas.com — Ketua Dekranasda Bali, Ny. Putri Koster, mengajak para seniman lukis untuk terus menjaga dan mengajegkan gaya lukisan Bali asli sebagai wujud pelestarian akar tradisi. Hal itu disampaikannya saat membuka pameran lukisan Aboedt Art yang bertempat di Toko Seni Warna, Lodtunduh, Ubud, Gianyar, pada Sabtu (14/2). Ia pun mengapresiasi inisiatif Aboedt yang berhasil […]

  • Serah terima Ketua PPK Indramayu: Semangat Baru untuk Kesejahteraan Keluarga.

    Serah terima Ketua PPK Indramayu: Semangat Baru untuk Kesejahteraan Keluarga.

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 888
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar serah terima jabatan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Indramayu di Gedung Aula PKK Indramayu pada Rabu (19/3/2025). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, Iim Nurahim. Prosesi ini menandai peralihan kepemimpinan dari […]

  • Terima Kunjungan DPRD Gunung Mas, Putri Koster Promosikan Kerajinan Bali

    Terima Kunjungan DPRD Gunung Mas, Putri Koster Promosikan Kerajinan Bali

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Putri Koster, menerima kunjungan kaji tiru Komisi II DPRD Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, di Gedung Ksirarnawa, Denpasar, Selasa (24/2). Dalam pertemuan tersebut, istri Gubernur Bali memperkenalkan perkembangan kerajinan lokal Bali yang telah menembus pasar nasional hingga internasional. Menurutnya, sektor UMKM terbukti menjadi penopang ekonomi Bali saat pandemi […]

  • Program MBG di Jawa Barat Masih Wacana, Segera Realisasikan Dapur Sekolah

    Program MBG di Jawa Barat Masih Wacana, Segera Realisasikan Dapur Sekolah

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Provinsi Jawa Barat dengan 26 kabupaten/kota yang ada menargetkan membangun sebanyak 4.600 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk mewujudkan hal tersebut pemerintah provinsi telah melakukan MoU dengan pemerintah kabupaten/kota. Menurut Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan beberapa waktu lalu, dari 4,600 dapur MBG yang bakal dibangun di Jawa Barat, sudah dimulai pengerjaanya […]

  • Tabanan Kirim Semangat Juang ke PORJAR Bali 2026, Atlet Pelajar Siap Harumkan Nama Daerah

    Tabanan Kirim Semangat Juang ke PORJAR Bali 2026, Atlet Pelajar Siap Harumkan Nama Daerah

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    TABANAN – Semangat kompetisi dan tekad mengukir prestasi kembali membara di kalangan atlet muda Kabupaten Tabanan. Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar (PORJAR) Provinsi Bali 2026 yang akan berlangsung pada 5–10 Juni mendatang, para atlet pelajar Tabanan menyatakan kesiapan penuh untuk bertarung membawa nama daerah di ajang olahraga paling bergengsi tingkat pelajar di Bali. PORJAR bukan […]

expand_less