Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ruang Publik Bali Dinilai Sepi Tanpa Figur Gubernur Koster di Pusat Percakapan

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Dinamika ruang publik di Bali dinilai sulit dipisahkan dari sosok Gubernur Bali, Wayan Koster.

Kehadirannya dalam berbagai isu kebijakan kerap memicu perdebatan luas di masyarakat, terutama di media sosial.

“Sulit membayangkan Bali tanpa Wayan Koster di pusat percakapan publik. Bukan karena kultus individu, tetapi karena satu fakta yang tak terbantahkan. Tanpa Koster, Bali tak akan seramai ini. Tanpa Koster, Bali tak akan hidup di media sosial. Tanpa Koster, ruang publik Bali akan sunyi. Tenang, rapi, namun stagnan,” ujarnya.

Berbagai pernyataan maupun kebijakan yang disampaikan Gubernur Koster disebut hampir selalu menjadi perhatian publik. Respons masyarakat pun beragam, mulai dari kritik keras, dukungan kuat, hingga perdebatan berkepanjangan di ruang digital. “Tidak ada zona abu-abu. Semua serba tegas. Dan justru di situlah letak keikonikannya,” terangnya.

Ditengah kecenderungan sebagian kepala daerah memilih langkah aman dan minim konflik, pendekatan berbeda dinilai terlihat pada kepemimpinan Koster. Kebijakan yang diambil kerap ditempatkan di ruang terbuka sehingga memancing diskursus publik.

Gubernur Koster menempatkan kebijakan di tengah keramaian, membiarkannya diuji secara terbuka. Ia tidak alergi kritik, tidak lari dari resistensi. Ini karakter yang langka, bahkan nyaris asing di perpolitikan Indonesia.

Salah satu contoh yang disorot adalah kebijakan pengangkatan arak Bali sebagai produk budaya dan ekonomi. Isu tersebut sempat memicu polemik luas di media sosial dengan beragam narasi pro dan kontra.

“Namun justru dari kegaduhan itu arak Bali terangkat kelasnya. Dari produk ilegal menjadi identitas. Dari konsumsi sembunyi-sembunyi menjadi kebanggaan lokal,” ujarnya.

Selain arak Bali, isu pengelolaan sampah dan larangan plastik sekali pakai juga berulang kali memicu perdebatan publik. Meski menuai kritik, kebijakan tersebut dinilai mendorong keseriusan pembenahan lingkungan di Bali.

Bahkan, Gubernur Koster memahami bahwa perubahan sosial tidak lahir dari kenyamanan. Ia lahir dari konflik gagasan. Dari pertentangan kepentingan. Dari kebijakan yang mengusik kebiasaan lama.

Perdebatan serupa juga muncul dalam isu tata ruang, pariwisata, hingga perlindungan budaya. Setiap kebijakan yang menyentuh kepentingan besar disebut hampir selalu memicu reaksi keras dari berbagai pihak.

“Ia tidak bersembunyi di balik jargon. Ia berdiri di depan badai opini, membiarkan publik menilai secara langsung,” paparnya.

Ditengah dinamika tersebut, Bali dinilai berkembang bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga ruang demokrasi digital yang hidup dengan perdebatan publik.

“Dalam politik, figur seperti ini langka. Pemimpin yang berani menjadi simbol konflik demi perubahan. Dan Bali, suka atau tidak sedang hidup dalam dinamika itu,” pungkasnya. (red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua LKKS Kuningan, Kunjungi Taskim Penderita Kanker Rahang

    Ketua LKKS Kuningan, Kunjungi Taskim Penderita Kanker Rahang

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 796
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan menunjukkan kepeduliannya dengan mengunjungi Taskim (42), warga Dusun Sukaraja RT 006 RW 003, Desa Sukarapih, Kecamatan Cibeureum, yang tengah berjuang melawan kanker rahang. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum LKKS Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos, didampingi Tim Medis dan jajaran lainnya, Minggu (9/3/2025). Tampak […]

  • Koster Tegaskan Persahabatan Bali-Jepang pada Resepsi HUT ke-66 Kaisar Naruhito

    Koster Tegaskan Persahabatan Bali-Jepang pada Resepsi HUT ke-66 Kaisar Naruhito

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan kembali eratnya hubungan Jepang dan Indonesia dalam Resepsi Hari Ulang Tahun ke-66 Sri Baginda Kaisar Jepang Naruhito yang digelar di The Meru, Sanur, Denpasar, Rabu petang, 11 Pebruari 2026. Momentum tersebut ditandai dengan prosesi bersulang atau kampai sebagai simbol persahabatan dan persatuan kedua negara. Resepsi yang diselenggarakan […]

  • GHS Ditahan, Diduga Atur Titik Dapur SPPG dan Beri Uang ke Pimpinan BGN

    GHS Ditahan, Diduga Atur Titik Dapur SPPG dan Beri Uang ke Pimpinan BGN

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Jum
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI menetapkan sekaligus menahan GHS selaku pengendali yayasan mitra SPPG sebagai tersangka. Penetapan dilakukan pada Kamis, 18 Juni 2026, terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025–2026. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengumpulkan dua […]

  • Dari Desa Adat untuk Bali: TRIHITA Jadi Simbol Perlawanan Ekonomi Lokal di Era Digital

    Dari Desa Adat untuk Bali: TRIHITA Jadi Simbol Perlawanan Ekonomi Lokal di Era Digital

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com – Di tengah derasnya arus digitalisasi dan dominasi platform transportasi modern dari luar daerah, Bali akhirnya melahirkan gerakan baru yang berangkat dari akar budayanya sendiri. Sabtu, 16 Mei 2026, Wantilan Desa Adat Beraban, Tabanan, menjadi saksi lahirnya TRIHITA, sebuah aplikasi transportasi lokal berbasis desa adat yang membawa semangat besar: mengembalikan kekuatan ekonomi Bali […]

  • Nakes RS Sardjito Demo: Tanggapan Kemenkes Soal THR Nakes Tak Dibayar 100 Persen

    Nakes RS Sardjito Demo: Tanggapan Kemenkes Soal THR Nakes Tak Dibayar 100 Persen

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 953
    • 0Komentar

    SLEMAN,JARRAKPOS.COM – Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes Azhar Jaya. Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes Azhar Jaya menanggapi soal tenaga kesehatan (nakes) di RS Sardjito yang demo karena Tunjangan Hari Raya (THR) tidak dibayar full. Sempat disebut mendapat 30 persen, pihak RS kemudian menyebutnya menjadi 48 persen. Lantas, sebenarnya seperti apa aturannya? Azhar menjelaskan, aturan terkait ini termaktub […]

  • Arena Judi Sabung Ayam di Pancur Batu Digerebek, Denpom I/5 Medan Turun Tangan

    Arena Judi Sabung Ayam di Pancur Batu Digerebek, Denpom I/5 Medan Turun Tangan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Medan – Suasana Dusun 7 Desa Namo Bintang, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, mendadak tegang pada Minggu (6/4/2025) sore. Tim gabungan yang dipimpin Polrestabes Medan menggerebek sebuah arena judi sabung ayam yang meresahkan warga. Keterangan yang dihimpun awak media, Senin 07/04) menyebutkan, dalam operasi tersebut, Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/5 Medan turut diperbantukan memperkuat […]

expand_less