Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ruang Publik Bali Dinilai Sepi Tanpa Figur Gubernur Koster di Pusat Percakapan

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Dinamika ruang publik di Bali dinilai sulit dipisahkan dari sosok Gubernur Bali, Wayan Koster.

Kehadirannya dalam berbagai isu kebijakan kerap memicu perdebatan luas di masyarakat, terutama di media sosial.

“Sulit membayangkan Bali tanpa Wayan Koster di pusat percakapan publik. Bukan karena kultus individu, tetapi karena satu fakta yang tak terbantahkan. Tanpa Koster, Bali tak akan seramai ini. Tanpa Koster, Bali tak akan hidup di media sosial. Tanpa Koster, ruang publik Bali akan sunyi. Tenang, rapi, namun stagnan,” ujarnya.

Berbagai pernyataan maupun kebijakan yang disampaikan Gubernur Koster disebut hampir selalu menjadi perhatian publik. Respons masyarakat pun beragam, mulai dari kritik keras, dukungan kuat, hingga perdebatan berkepanjangan di ruang digital. “Tidak ada zona abu-abu. Semua serba tegas. Dan justru di situlah letak keikonikannya,” terangnya.

Ditengah kecenderungan sebagian kepala daerah memilih langkah aman dan minim konflik, pendekatan berbeda dinilai terlihat pada kepemimpinan Koster. Kebijakan yang diambil kerap ditempatkan di ruang terbuka sehingga memancing diskursus publik.

Gubernur Koster menempatkan kebijakan di tengah keramaian, membiarkannya diuji secara terbuka. Ia tidak alergi kritik, tidak lari dari resistensi. Ini karakter yang langka, bahkan nyaris asing di perpolitikan Indonesia.

Salah satu contoh yang disorot adalah kebijakan pengangkatan arak Bali sebagai produk budaya dan ekonomi. Isu tersebut sempat memicu polemik luas di media sosial dengan beragam narasi pro dan kontra.

“Namun justru dari kegaduhan itu arak Bali terangkat kelasnya. Dari produk ilegal menjadi identitas. Dari konsumsi sembunyi-sembunyi menjadi kebanggaan lokal,” ujarnya.

Selain arak Bali, isu pengelolaan sampah dan larangan plastik sekali pakai juga berulang kali memicu perdebatan publik. Meski menuai kritik, kebijakan tersebut dinilai mendorong keseriusan pembenahan lingkungan di Bali.

Bahkan, Gubernur Koster memahami bahwa perubahan sosial tidak lahir dari kenyamanan. Ia lahir dari konflik gagasan. Dari pertentangan kepentingan. Dari kebijakan yang mengusik kebiasaan lama.

Perdebatan serupa juga muncul dalam isu tata ruang, pariwisata, hingga perlindungan budaya. Setiap kebijakan yang menyentuh kepentingan besar disebut hampir selalu memicu reaksi keras dari berbagai pihak.

“Ia tidak bersembunyi di balik jargon. Ia berdiri di depan badai opini, membiarkan publik menilai secara langsung,” paparnya.

Ditengah dinamika tersebut, Bali dinilai berkembang bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga ruang demokrasi digital yang hidup dengan perdebatan publik.

“Dalam politik, figur seperti ini langka. Pemimpin yang berani menjadi simbol konflik demi perubahan. Dan Bali, suka atau tidak sedang hidup dalam dinamika itu,” pungkasnya. (red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi I DPRD Bali Apresiasi Kinerja KPID Bali, Dorong Penyiaran Sehat dan Berbasis Budaya Lokal

    Komisi I DPRD Bali Apresiasi Kinerja KPID Bali, Dorong Penyiaran Sehat dan Berbasis Budaya Lokal

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali menyampaikan laporan kinerja kepada DPRD Provinsi Bali melalui Komisi I, Selasa (23/12/2025). Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua KPID Bali Agus Astape, didampingi seluruh jajaran komisioner, dan diterima oleh Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Budi Utama. Pelaporan kinerja ini dilaksanakan sebagai amanat Undang-Undang […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Tegaskan Mangrove Kawasan Lindung, Tak Boleh Dialihfungsikan untuk Usaha

    Pansus TRAP DPRD Bali Tegaskan Mangrove Kawasan Lindung, Tak Boleh Dialihfungsikan untuk Usaha

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Tim Panitia Khusus (Pansus) Penegakan Peraturan Daerah Terkait Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Gabungan Lantai III, Gedung DPRD Provinsi Bali, Kamis, 29 Januari 2026. RDP Pansus TRAP DPRD Provinsi Bali difokuskan pada pendalaman materi serta kelengkapan administrasi sejumlah bangunan […]

  • Jelang Tahun Baru 2026, Polda Bali dan IHGMA Perketat Sinergi Jaga Kamtibmas

    Jelang Tahun Baru 2026, Polda Bali dan IHGMA Perketat Sinergi Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Polda Bali terus memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan sektor pariwisata guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang perayaan Tahun Baru 2026.  Salah satunya melalui kegiatan sinergi dan silaturahmi yang dilaksanakan Direktorat Intelkam Polda Bali bersama Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali di Segara Bambu, Jalan Astasura No. 99, Peguyangan […]

  • Dukung PSSI Perpanjang Arya Sinulingga sebagai Plt Ketua Asprov PSSI Sumut

    Dukung PSSI Perpanjang Arya Sinulingga sebagai Plt Ketua Asprov PSSI Sumut

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 846
    • 0Komentar

    Medan – Program pembinaan sepakbola yang di geber Asprov PSSI Sumut menuai pujian dari Askab PSSI Phakpak Bharat. Betapa tidak, sejak plt Arya Sinulingga menahkodai Asprov PSSI Sumut banyak program program positif digerakkan sebagai upaya untuk mengembalikan kejayaan sepakbola Sumut “Sangat positif dan banyak program yang berjalan. Dan terakhir diputar nya liga 4 “, kata […]

  • KPK Diminta Segera Bongkar Tiga BUMD di DKI Jakarta yang Diduga Terlibat Korupsi

    KPK Diminta Segera Bongkar Tiga BUMD di DKI Jakarta yang Diduga Terlibat Korupsi

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 511
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com ‎Jakarta – Koalisi Masyarakat untuk Pemberantasan Korupsi (KOMPAK) Indonesia, pernah mengungkap ada 3 perusahaan BUMD yang terlibat dalam dugaan korupsi tersebut. Ketiganya yakni PT Jakarta Propertindo (Perseroda), PD Pasar Jaya, dan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk ‎ ‎Ketiga perusahaan tersebut diduga melakukan kerja sama dengan setidaknya 7 perusahaan swasta dengan pemiliknya diduga atas nama […]

  • Tampil Memukau di PKB 2026, SLB Sushrusa Suguhkan Tari Magirang yang Rayakan Semangat Anak Disabilitas

    Tampil Memukau di PKB 2026, SLB Sushrusa Suguhkan Tari Magirang yang Rayakan Semangat Anak Disabilitas

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR – Semangat, keceriaan, dan ekspresi seni yang tulus ditunjukkan para siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Sushrusa saat tampil dalam ajang Pesta Kesenian Bali, Jumat (19/6/2026). Penampilan mereka melalui Tari Magirang berhasil memukau penonton dan menjadi bukti bahwa seni dapat menjadi ruang bagi semua orang untuk berkarya tanpa batas. Tari Magirang dibawakan dengan penuh semangat […]

expand_less