Breaking News
light_mode
Trending Tags

20 Ribu Lebih Seniman Terlibat di Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026, Gubernur Koster Minta Dikelola Profesional dan Berkualitas

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Pesta Kesenian Bali (PKB) kembali digelar sebagai ajang seni budaya terbesar di Bali. Event tahunan yang menjadi etalase seni, tradisi, dan kreativitas masyarakat Bali itu akan berlangsung selama hampir satu bulan, mulai 13 Juni hingga 11 Juli 2026.

Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya pada Rapat Pleno Pesta Kesenian Bali XLVIII Tahun 2026, Selasa (12/5) pagi di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar menyampaikan jika Pesta Kesenian Bali (PKB) harus dikelola secara profesional dan berkualitas karena tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Bali, tetapi juga mendapat perhatian internasional mengingat PKB sebagai ajang pelestarian seni, budaya, dan identitas Bali di mata dunia.

Gubernur Koster yang pada kesempatan ini juga didampingi Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menjelaskan bahwa sebelum dirinya menjabat sebagai Gubernur Bali, pelaksanaan PKB dinilai belum berjalan optimal.

Menurutnya, tema yang diusung kerap tidak selaras dengan pertunjukan yang ditampilkan. Selain itu, tata pelaksanaannya dianggap kurang rapi, belum terintegrasi, serta stand pameran UMKM masih dikenakan biaya.

Karena itu, setelah menjabat sebagai gubernur, Koster melakukan penataan dan perancangan ulang pelaksanaan Pesta Kesenian Bali agar lebih tertib, terkonsep, terintegrasi, dan mampu mencerminkan kualitas seni budaya Bali secara lebih baik.

“Dulu antara tema dengan yang ditampilkan sering tidak sesuai. Tata pelaksanaannya juga kurang rapi dan belum terintegrasi. Bahkan pameran UMKM berbayar, para perajin harus membayar stand untuk bisa tampil. Namun sejak saya menjadi Gubernur, stand pameran di Pesta Kesenian Bali digratiskan,” ujar Koster.

Gubernur asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng ini menegaskan tata kelola Pesta Kesenian Bali harus menjadi perhatian khusus agar pelaksanaannya berjalan tertib, aman, nyaman, dan berkualitas.

Ia menyoroti pentingnya penanganan kebersihan selama pelaksanaan PKB, baik oleh pengunjung maupun para pedagang. Pengunjung diminta tertib dan tidak membuang sampah sembarangan, sementara pedagang diimbau tidak menggunakan plastik sekali pakai sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan ramah lingkungan di Bali.

Selain kebersihan, Koster juga menekankan aspek keamanan selama pelaksanaan PKB. Menurutnya, sistem keamanan harus dijaga dengan baik agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat menghadiri berbagai rangkaian kegiatan seni dan budaya. Untuk mendukung hal tersebut, pemasangan CCTV di sejumlah titik dinilai penting guna meningkatkan pengawasan dan keamanan pengunjung.

Koster juga meminta keamanan makanan menjadi perhatian serius. Ia menegaskan seluruh makanan dan minuman yang dijual selama Pesta Kesenian Bali harus dipastikan aman serta tidak membahayakan bagi kesehatan masyarakat.

“Tak hanya itu, pendataan jumlah penonton yang hadir setiap hari juga perlu dilakukan secara tertib agar panitia dapat mengetahui tingkat kunjungan masyarakat selama pelaksanaan PKB berlangsung,” jelasnya.

Terkait pengelolaan parkir, Koster menilai kerja sama dengan desa adat di sekitar lokasi harus dibangun secara baik dan terintegrasi guna mendukung kelancaran serta kenyamanan pengunjung yang datang ke Pesta Kesenian Bali.

Koster menyampaikan bahwa keseluruhan rangkaian acara Pesta Kesenian Bali pada tahun ini sudah sangat padat dan dinilai mencerminkan implementasi Peraturan Daerah tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan PKB dapat berjalan lancar dan sukses. Koster juga menegaskan berbagai kekurangan yang terjadi pada pelaksanaan tahun sebelumnya harus menjadi bahan evaluasi agar tidak kembali terulang pada penyelenggaraan berikutnya.

“Setiap tahun harus ada kemajuan yang lebih baik agar kualitas PKB terus meningkat dan tujuan pelaksanaannya bisa tercapai dengan baik,” ujarnya.

*Harap Dibuka Presiden*

Koster menambahkan, konsistensi pelaksanaan PKB setiap tahun menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bali. Ia menyebut hanya Bali yang mampu melaksanakan pesta kesenian daerah secara rutin dan berkelanjutan setiap tahun sebagai bagian dari upaya pelestarian seni, adat, dan budaya daerah.

“Saya berharap Presiden Prabowo Subianto bisa hadir membuka pawai Pesta Kesenian Bali,” tutupnya.

*Usung Tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha” Diikuti 20.929 Seniman dari 673 Sekaa*

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ida Bagus Alit Suryana dalam laporannya menyampaikan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII tahun 2026 mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha” yang bermakna Memuliakan Jiwa Paripurna. Tema ini berfokus pada penyucian jiwa, nilai refleksi, dan pemuliaan diri melalui aktivitas seni yang berkaitan dengan kesucian.

“Tema ini dimaknai sebagai upaya pemuliaan jiwa manusia menuju keadaan yang paripurna, jernih, dan suci. Dalam perspektif kosmologi Bali, Atma Kertih dimaknai sebagai proses penyucian dan peneguhan kualitas batin manusia agar selaras dengan nilai-nilai kebenaran, kebijaksanaan, dan harmoni semesta,” ungkapnya.

Melalui tema ini, Pesta Kesenian Bali menegaskan peran seni dan budaya sebagai medium spiritual sekaligus ekspresi estetika yang menuntun manusia pada kesadaran diri yang luhur (sidha parisudha), yakni jiwa yang telah mencapai kemurnian melalui olah rasa, cipta, dan karsa.

“Dengan demikian, karya-karya seni yang dihadirkan tidak hanya menjadi perayaan kreativitas, tetapi juga menjadi ruang refleksi kultural yang meneguhkan martabat manusia Bali dalam menjaga keseimbangan antara dimensi sakral, sosial, dan ekologis kehidupan, selaras dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru,” terangnya.

Event seni budaya terbesar di Bali ini akan berlangsung mulai tanggal 13 Juni hingga 11 Juli 2026 dengan materi pokok yakni Peed Aya (Pawai), Kandarupa (Pameran), Rekasadana (Pergelaran), Utsawa (Parade), Kriyaloka (Lokakarya), Wimbakara (Lomba), Widyatula (Sarasehan), Adi Sewaka Nugraha (Penghargaan Pengabdi Seni), Jantra Tradisi Bali (Pekan Kebudayaan Daerah) serta Bali World Culture Celebration (Perayaan Budaya Dunia).

“Sebanyak 20.929 seniman dari 673 sekaa akan terlibat dalam pelaksanaan PKB XLVIII Tahun 2026,” imbuhnya.(*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Didemo Ratusan Mahasiswa, Koster Akui Komunikasi dan Pengelolaan Sampah Belum Sempurna

    Didemo Ratusan Mahasiswa, Koster Akui Komunikasi dan Pengelolaan Sampah Belum Sempurna

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Bali, Rabu (22/4/2026), menyoroti persoalan pengelolaan sampah yang dinilai semakin memburuk di Pulau Dewata. Aksi diawali dengan konsolidasi massa di kawasan timur Lapangan Renon, sebelum bergerak menuju Kantor DPRD Bali sambil membawa spanduk dan […]

  • Potensi Kelautan Besar, Tetapi SDM Pengelola Masih Terbatas

    Potensi Kelautan Besar, Tetapi SDM Pengelola Masih Terbatas

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Indonesia adalah negeri kepulauan, namun belum sepenuhnya menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengelola laut sebagai ruang pengetahuan, pekerjaan, dan masa depan. Di pulau‑pulau kecil, laut terlihat jelas di depan mata; kapal datang dan pergi setiap hari, pelabuhan menjadi tempat pertemuan manusia, barang, dan berbagai kepentingan ekonomi. Namun orang‑orang yang memiliki kompetensi […]

  • LBH Ansor Bali Kawal Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Pelajar, Daniar: Hukum Harus Tuntas dan Tidak Boleh Ada Korban Baru

    LBH Ansor Bali Kawal Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Pelajar, Daniar: Hukum Harus Tuntas dan Tidak Boleh Ada Korban Baru

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DENPASAR – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Bali menyatakan komitmen penuh untuk mengawal proses hukum kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang pelajar perempuan berinisial KM, yang diduga dilakukan oleh seorang oknum pendidik berinisial ASM di Denpasar. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua LBH Ansor Bali, Daniar Trisasongko, S.H., M.Hum., saat menerima kuasa pendampingan dari keluarga korban dan […]

  • Imigrasi Ngurah Rai Hadirkan Immigration Lounge Pertama di Bali, Layanan Paspor hingga Golden Visa Kini Bisa Diakses di Discovery Mall

    Imigrasi Ngurah Rai Hadirkan Immigration Lounge Pertama di Bali, Layanan Paspor hingga Golden Visa Kini Bisa Diakses di Discovery Mall

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BADUNG – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menghadirkan Immigration Lounge di Discovery Mall Bali, Kabupaten Badung. Fasilitas yang resmi dibuka melalui soft opening pada Rabu (8/7/2026) ini menjadi layanan keimigrasian pertama di Bali yang beroperasi di dalam pusat perbelanjaan. Kehadiran Immigration Lounge merupakan terobosan […]

  • “Tetap Sehat di Negara yang Sakit”: Jeruxpres Berbagi Es Jeruk di Tengah Antrean BBM Bali

    “Tetap Sehat di Negara yang Sakit”: Jeruxpres Berbagi Es Jeruk di Tengah Antrean BBM Bali

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR, MATACOMPAS.COM — Di tengah panjangnya antrean bahan bakar minyak (BBM) yang membuat masyarakat harus menghabiskan waktu berjam-jam di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), kepedulian terhadap sesama hadir melalui aksi sederhana yang sarat makna. Arya Nata Wijaya, owner Jeruxpres, turun mengambil bagian dengan membagikan es jeruk peras gratis kepada masyarakat yang sedang mengantre BBM […]

  • Imigrasi Ngurah Rai Gagalkan Pelarian 3 WN Tiongkok, Buronan Kasus Pencurian Mewah di Bogor

    Imigrasi Ngurah Rai Gagalkan Pelarian 3 WN Tiongkok, Buronan Kasus Pencurian Mewah di Bogor

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    BADUNG – Ketangguhan pengawasan di pintu gerbang internasional kembali dibuktikan. Kantor Imigrasi Ngurah Rai berhasil menggagalkan upaya pelarian tiga warga negara asing (WNA) asal Tiongkok yang diduga terlibat dalam kasus pencurian dengan pemberatan di kawasan perumahan elite di Kota Bogor. Ketiga WNA berinisial J.W. (33), R.W. (37), dan H.L. (39) diamankan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi […]

expand_less