Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tol Gilimanuk-Mengwi hingga LRT Masuk Agenda, Pemerintah Pusat Siap Percepat Infrastruktur Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster melobi pemerintah pusat untuk mempercepat penguatan infrastruktur darat hingga laut di Pulau Dewata.

 Upaya tersebut disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster, saat menerima Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di Gedung Jayasabha, Denpasar, Rabu, 11 Pebruari 2026.

Pertemuan yang juga dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali Putri Suastini Koster serta Ny. Ninuk Mardiana Estilistiati Pambudy itu dimanfaatkan untuk membahas dukungan pusat terhadap pembangunan infrastruktur strategis Bali.

Dalam paparannya, Gubernur Koster menyampaikan capaian ekonomi Bali tahun 2025 berdasarkan data BPS Provinsi Bali. Pertumbuhan ekonomi tercatat 5,82 persen, naik dari 5,48 persen pada 2024. Pendapatan per kapita juga meningkat menjadi Rp72,66 juta, dari sebelumnya Rp67,32 juta.

Selain capaian ekonomi, Koster menegaskan fokus pembangunan saat ini diarahkan pada pemerataan infrastruktur di sejumlah wilayah. “Saat ini, kami fokus pada peningkatan infrastruktur di sejumlah wilayah seperti Buleleng, Karangasem, Tabanan dan lainnya. Ini bertujuan untuk pemerataan,” ujarnya.

Gubernur Koster juga mengaku telah lebih dulu menemui Menteri Pekerjaan Umum untuk mendapatkan dukungan lanjutan. “Saya mohon Pak Menteri mendorong agar lebih mantap lagi,” harap Gubernur Bali dua periode.

Salah satu proyek penting yang membutuhkan kepastian adalah keberlanjutan Tol Gilimanuk-Mengwi sepanjang 96,84 kilometer.

“Kami butuh kepastian keberlanjutan pembangunan jalan tol ini karena sangat penting untuk mengurai kemacetan,” cetusnya.

Di sektor transportasi laut, Gubernur Koster mendorong peningkatan kapasitas Pelabuhan Celukan Bawang, Amed, dan Kusamba guna mengurangi beban logistik di jalur darat.

“Sementara untuk Bali Timur bisa ditangani di Pelabuhan Amed atau Kusamba,” imbuhnya.

“Ini akan mengurai kemacetan yang biasanya terjadi akibat tingginya mobilitas angkutan logistik,” tambahnya.

Ia juga meminta dukungan peningkatan fungsi Pelabuhan Pengambengan yang dikenal sebagai pelabuhan ikan.

Bappenas Prioritaskan Infrastruktur Bali

Menanggapi hal tersebut, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyampaikan apresiasi atas sambutan Gubernur Bali Wayan Koster.

“Ini adalah kunjungan ke dua saya ke sini dan merupakan kehormatan bagi kami. Apalagi Ibu Putri juga turut mendampingi,” paparnya.

Pambudy menegaskan komitmen pemerintah pusat mendukung kemajuan Bali karena posisinya strategis bagi Indonesia.

“Bali ini kita ibaratkan cermin Indonesia. Mau bagus maupun tidak bagus,” kata Gubernur Koster.

Gubernur Koster memastikan pengembangan infrastruktur Bali akan menjadi prioritas, mencakup darat, laut, udara, hingga digitalisasi.

“Bukan hanya darat dan laut, udara juga. Termasuk infrastruktur digitalisasi juga mesti dipercepat,” tambahnya.

Dalam pertemuan itu, Pambudy bahkan langsung menghubungi sejumlah menteri terkait sebagai bentuk keseriusan dukungan.

Selain infrastruktur, Gubernur Koster menekankan pentingnya sektor pertanian yang terbukti menopang ekonomi Bali saat pandemi Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Koster menegaskan pengembangan pertanian organik dan budidaya bawang putih lokal menjadi prioritas.

 “Kami tengah gencar mengembangkan pertanian organik,” ungkapnya.

“Pangan kita surplus, hanya bawang putih yang masih tergantung dari luar. Ini jadi perhatian kami,” imbuhnya.

Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Kementerian PPN Eka Chandra Buana menambahkan sejumlah proyek Bali telah masuk agenda nasional, termasuk kelanjutan Tol Gilimanuk-Mengwi, rencana LRT, hingga skema bandara baru. “Ada LRT, untuk bandara baru masih dalam tahap skema,” ujarnya.

Sementara itu, Putri Koster berharap Bali dapat menjadi super hub pemasaran produk kerajinan dari berbagai daerah di Indonesia.

Pertemuan ditutup dengan pertukaran cendera mata berupa kain tenun endek dari Gubernur Bali, buku dan kopi dari Menteri Pambudy, serta tas anyaman ate dan tas kulit berukir khas Bali dari Putri Koster kepada Ny. Ninuk Pambudy. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program GPM di Kabupaten Cirebon Bantu UMKM dan Kendalikan Inflasi

    Program GPM di Kabupaten Cirebon Bantu UMKM dan Kendalikan Inflasi

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), sebagai langkah menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus mendukung pelaku usaha kecil. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor DKPP Kabupaten Cirebon, Rabu (12/2/2025). Kepala DKPP Kabupaten Cirebon, Erus Rusmana, mengatakan bahwa program ini dilaksanakan untuk menekan laju […]

  • Gubernur Koster Dukung Gerakan Serentak Penanaman Bawang Putih Untuk Perkuat Swasembada Pangan.

    Gubernur Koster Dukung Gerakan Serentak Penanaman Bawang Putih Untuk Perkuat Swasembada Pangan.

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 21
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungan terhadap gerakan penanaman bawang putih yang diinisiasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional. Dukungan tersebut disampaikan Gubernur Koster saat mengikuti secara langsung aksi penanaman bawang putih serentak di Banjar Kelodan, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Rabu (19/8). Kegiatan di […]

  • Terbukti Transparan dan Tak Ada Celah Penyelewengan, Koster: Diaduit BPK dan Diawasi Kejaksaan

    Terbukti Transparan dan Tak Ada Celah Penyelewengan, Koster: Diaduit BPK dan Diawasi Kejaksaan

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa kebijakan Pungutan Wisatawan Asing (PWA) di Bali berjalan transparan dan bebas dari praktik penyelewengan. Seluruh proses pemungutan hingga penggunaan dana disebut telah diawasi ketat dan diaudit oleh lembaga negara. Dalam keterangan pers di Gedung Kertha Sabha, Jaya Sabha Rumah Jabatan Gubernur Bali di Denpasar, Sabtu (16/5/2026), […]

  • MENTARI Hadirkan Pembelajaran Lintas Sektor untuk TingkatkanTransisi Energi Rendah Karbon

    MENTARI Hadirkan Pembelajaran Lintas Sektor untuk TingkatkanTransisi Energi Rendah Karbon

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 728
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Program MENTARI (Menuju Transisi Energi Rendah Karbon Indonesia) telah mendukung pemerintah Nusa Tenggara Timur untuk menghasilkan dokumen Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Provinsi NTT untuk tahun 2025-2034. Dokumen RUED yang diserah terimakan kepada Gubernur Provinsi NTT, Melki Laka Lena pada Selasa, 11 Maret 2025. Dokumen ini akan menjadi referensi bagi pemerintah daerah untuk […]

  • Praperadilan Made Daging: Nyali dan Independensi Hakim Diuji, Putusan Dibacakan Besok

    Praperadilan Made Daging: Nyali dan Independensi Hakim Diuji, Putusan Dibacakan Besok

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DENPASAR — Sorotan kini tertuju pada keberanian dan independensi hakim dalam memutus praperadilan jilid II yang diajukan mantan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bali, I Made Daging. Setelah rangkaian persidangan yang menguji penetapan tersangka hingga keabsahan penahanan, hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar dijadwalkan membacakan putusan pada Selasa (13/10/2026). Di tengah suasana persidangan yang […]

  • Skandal Wantilan Tukadaya: Dana Rp630 Juta Diduga Dipangkas, Nama Oknum Anggota DPRD Jembrana Terseret

    Skandal Wantilan Tukadaya: Dana Rp630 Juta Diduga Dipangkas, Nama Oknum Anggota DPRD Jembrana Terseret

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    JEMBRANA, Bali – Kasus dugaan korupsi pembangunan Wantilan Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, mulai membuka tabir baru. Proyek yang dibiayai melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemerintah Kabupaten Badung tahun 2023 senilai Rp630 juta itu hingga kini tak kunjung rampung dan justru menyeret nama seorang oknum anggota DPRD Jembrana. Bangunan wantilan yang sejatinya menjadi fasilitas […]

expand_less