Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ratusan Tokoh Masyarakat dan Mahasiswa Dukung Pansus TRAP DPRD Bali Kawal Pembangunan Berkelanjutan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Dukungan terhadap kinerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Rabu (3/6/2026), sekitar 200 tokoh masyarakat, akademisi, pemuka agama, mahasiswa, hingga komunitas adat yang tergabung dalam Forum Pemerhati Pembangunan (FOR HATI) Bali mendatangi Kantor DPRD Provinsi Bali di Denpasar untuk menyatakan dukungan terhadap langkah pengawasan yang dilakukan Pansus TRAP.

Audiensi yang berlangsung di Wantilan Kantor DPRD Bali tersebut diterima langsung oleh jajaran Pansus TRAP yang dipimpin Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr (c) I Made Supartha S.H., M.H Pertemuan itu menjadi ruang dialog antara masyarakat sipil dan legislatif terkait berbagai persoalan tata ruang, aset daerah, serta perizinan pembangunan yang saat ini menjadi perhatian publik di Bali.

Kehadiran FOR HATI Bali menunjukkan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mengawal arah pembangunan Pulau Dewata agar tetap sejalan dengan prinsip pelestarian lingkungan, budaya, dan nilai-nilai spiritual yang menjadi identitas Bali. Berbagai elemen masyarakat hadir dalam audiensi tersebut, mulai dari tokoh agama, akademisi, organisasi kemasyarakatan, hingga kalangan mahasiswa.

Dari unsur tokoh agama hadir Ida Shri Bhagawan Yogananda, sementara dari kalangan tokoh masyarakat tampak mantan anggota MPR RI utusan Bali Jro Gede Sudibya. Turut hadir Ketua Prajaniti Hindu Indonesia Provinsi Bali dr. Wayan Sayoga, akademisi Universitas Udayana Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si., serta akademisi Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Prof. Dr. I Gede Sutarya.

Partisipasi masyarakat juga terlihat dari kehadiran komunitas masyarakat Pulau Serangan, para pengempon pura yang berada di kawasan PT Jimbaran Hijau, serta jajaran Prajaniti Hindu Indonesia dari berbagai kabupaten dan kota se-Bali.

Dukungan generasi muda terhadap upaya pengawasan pembangunan Bali juga tampak kuat. Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi hadir dalam audiensi tersebut, di antaranya BEM Universitas Udayana, Universitas Warmadewa, Universitas Mahasaraswati, Universitas Dwijendra, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa, Universitas Hindu Indonesia, Universitas Mahadewa Indonesia, Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, hingga Universitas Saraswati.

Kehadiran mahasiswa dinilai menjadi simbol bahwa persoalan tata ruang, lingkungan hidup, dan keberlanjutan pembangunan Bali bukan hanya menjadi perhatian generasi saat ini, tetapi juga menyangkut masa depan Bali yang akan diwariskan kepada generasi mendatang.

Koordinator FOR HATI Bali, Dr. Anak Agung Made Sudarsa, SE., SH., MH., mengatakan forum yang dipimpinnya lahir dari keprihatinan terhadap berbagai persoalan pembangunan yang berkembang di Bali. Mulai dari isu tata ruang, lingkungan hidup, pembangunan kawasan pariwisata, hingga keberlangsungan kawasan suci dan kawasan ekologis yang menjadi penyangga kehidupan masyarakat Bali.

Menurutnya, FOR HATI Bali hadir dengan semangat “Rakyat Bersama Memantau Pembangunan Bali” sebagai gerakan sosial yang bertujuan memastikan pembangunan tidak semata-mata berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, melainkan juga menjaga identitas budaya dan keberlanjutan lingkungan Bali.

“Forum ini lahir sebagai gerakan moral dan sosial untuk mengawal pembangunan Bali agar tetap berpijak pada kelestarian alam, budaya, spiritualitas, serta kepentingan masyarakat Bali secara berkelanjutan,” ujar Sudarsa usai audiensi.

Ia menegaskan, audiensi tersebut bukan sekadar forum penyampaian aspirasi, melainkan simbol meningkatnya kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam mengawasi arah pembangunan daerah. FOR HATI Bali memandang pengawasan yang konsisten sangat diperlukan agar setiap kebijakan pembangunan tetap berada dalam koridor perlindungan lingkungan, pelestarian budaya, serta keberpihakan kepada masyarakat lokal.

Salah satu isu yang mendapat perhatian dalam audiensi tersebut adalah kondisi Pulau Serangan yang belakangan menjadi sorotan publik. FOR HATI Bali menilai dukungan kepada Pansus TRAP merupakan bagian dari upaya mendorong penyelamatan lingkungan Bali secara menyeluruh, termasuk memastikan pengelolaan dan pengawasan kawasan Pulau Serangan dilakukan secara berkelanjutan.

Di tengah pesatnya arus investasi dan pembangunan yang terus berkembang di Bali, FOR HATI Bali berharap pengawasan terhadap berbagai proyek strategis dilakukan secara transparan, akuntabel, dan melibatkan partisipasi masyarakat. Keterlibatan publik dinilai menjadi faktor penting dalam setiap proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan ruang hidup, lingkungan, serta warisan budaya Bali.

Sementara itu, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali I Made Supartha menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat, akademisi, tokoh agama, dan generasi muda menjadi energi positif bagi Pansus dalam menjalankan tugas pengawasan terhadap persoalan tata ruang, aset daerah, dan perizinan di Bali.

Dukungan FOR HATI Bali menambah deretan dukungan masyarakat sipil terhadap kinerja Pansus TRAP DPRD Bali. Kolaborasi antara lembaga legislatif, masyarakat, akademisi, tokoh agama, dan generasi muda dinilai menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan Bali yang berkelanjutan, berkeadilan, serta tetap menjaga harmoni antara manusia, alam, dan budaya sesuai filosofi Tri Hita Karana.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Giri Prasta Hadiri Pemelaspas Pura Mas Pidada Tegaskan Komitmen Jaga Spiritualitas dan Budaya

    Wagub Giri Prasta Hadiri Pemelaspas Pura Mas Pidada Tegaskan Komitmen Jaga Spiritualitas dan Budaya

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com | Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, menghadiri sekaligus mengikuti persembahyangan dalam rangkaian Upacara Pemelaspas Wangunan lan Pelinggih Pura Mas Pidada di Jalan Pidada, Kelurahan Banyuasri, Singaraja, Buleleng, Rabu, 28 Januari 2026. Kehadiran orang nomor dua di Bali ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan nilai spiritual, budaya, dan kearifan lokal Bali. […]

  • Kenalkan Profesi TNI, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Terima Kunjungan Outing Class Paud Tunas Mulia

    Kenalkan Profesi TNI, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Terima Kunjungan Outing Class Paud Tunas Mulia

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM  – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Sei Ular menerima kunjungan dari anak-anak Paud Tunas Mulia, Kecamatan Sei Manggaris, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dunia militer kepada anak-anak sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan interaktif. Dalam kunjungan yang penuh antusias ini, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai perlengkapan militer, seperti seragam, senjata, dan […]

  • HUT ke-81 RI, Dr Somvir: Kemerdekaan Harus Bermuara pada Kedaulatan, Keadilan, dan Kemakmuran

    HUT ke-81 RI, Dr Somvir: Kemerdekaan Harus Bermuara pada Kedaulatan, Keadilan, dan Kemakmuran

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR — Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan semangat kebangsaan dan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan serta membangun Indonesia yang lebih maju. Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan kemerdekaan tahun ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi ruang […]

  • Aset Negara ‘Disulap’? Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Sertifikasi Lahan di Kawasan Terlarang

    Aset Negara ‘Disulap’? Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Sertifikasi Lahan di Kawasan Terlarang

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali menggelar rapat penting pada Senin (20/4/2026) di Ruang Rapat Gabungan Lantai III Gedung DPRD Bali. Agenda utama rapat tersebut adalah membahas pengamanan aset daerah, khususnya di wilayah BTID yang belakangan menjadi sorotan. Turut hadir, Sekda DPRD Provinsi Bali, Ketua […]

  • PT Kristalin Ekalestari Bakal Proses Hukum Fitnah dan Cemarkan Nama Baik Perusahaan

    PT Kristalin Ekalestari Bakal Proses Hukum Fitnah dan Cemarkan Nama Baik Perusahaan

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – PT Kristalin Ekalestari bakal mengambil langkah hukum ke pihak berwajib setelah adanya tudingan dianggap mencemarkan nama baik perusahaan dan unsur fitnah. Direktur Utama PT Kristalin Ekalestari Andito Prasetyowan mengatakan, pihaknya bersama tim legal dan kuasa hukum akan memproses hukum sekelompok orang yang menuding perusahaan tidak berizin alias illegal. “Bahwa jelas ada orang-orang […]

  • Dibuang Sepihak dari Hotel Jimbarwana, PT. Segera Internasional Development Gugat Pemkab Jembrana Rp.40 Milyar

    Dibuang Sepihak dari Hotel Jimbarwana, PT. Segera Internasional Development Gugat Pemkab Jembrana Rp.40 Milyar

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JEMBRANA, Matakompas.com – Menjelang setahun kepemimpinan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan Gede Ngurah Patria Krisna, tiba-tiba Pemkab Jembrana diguncang perkara hukum. PT Segara Internasional Development, perusahan yang mengontrak/mengelola Hotel Jimbarwana, tiba-tiba melayangkan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Negara. Pihak yang digugat Pemkab Jembrana dalam hal ini Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jembrana I […]

expand_less