Breaking News
light_mode
Trending Tags

Hadiri DBFD, Ibu Putri Koster Dorong Kesadaran Masyarakat dalam Pelestarian Tenun Tradisional

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Suastini Koster, mendorong kesadaran dan peran aktif masyarakat dalam mendukung upaya pelestarian kain tenun tradisional Bali. Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada kegiatan Dekranasda Bali Fashion Day (DBFD) yang berlangsung di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Selasa (31/3/2026).

Lebih jauh, Ibu Putri Koster menyampaikan pentingnya menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat karena saat ini upaya pelestarian tenun Bali tengah dihadapkan pada berbagai tantangan. “Saat ini, keberadaan tenun kita sedang tidak baik-baik saja,” ujarnya.

Ia kemudian merinci sejumlah tantangan serius yang dihadapi dalam upaya pelestarian kain tenun tradisional Bali, seperti endek dan songket. Menurutnya, pada zaman dahulu tenun Bali berkembang sangat pesat. Bahkan, Bali mampu mandiri (swadesi) dalam pengembangan kain tenun. “Bahan baku berupa kapas pun mampu kita produksi. Desa Sembiran yang dikenal sebagai sentra tenun menghasilkan kapas sendiri sebagai bahan baku,” ungkapnya.

Namun, dewasa ini, seiring pesatnya perkembangan industri modern, tenun tradisional dihadapkan pada sejumlah tantangan. Kain endek banyak diproduksi di luar Bali, sementara motif songket dijiplak untuk produksi kain bordir. “Kain gringsing pun banyak yang ditiru. Ini merugikan pemilik indikasi geografis,” tambahnya.

Menurutnya, ancaman terhadap keberadaan kain tenun tradisional Bali juga disebabkan oleh perilaku di sektor hilir yang kurang peduli terhadap upaya pelestarian, di mana para pedagang banyak memasarkan kain endek hasil produksi luar Bali. Di sisi lain, konsumen juga dinilai kurang memiliki kepedulian. Akibatnya, di pasaran semakin sedikit dijumpai kain endek Bali hasil produksi penenun lokal.

“Ini karena perilaku kita yang keliru. Sebanyak 83 persen endek yang beredar di Bali diproduksi di luar daerah. Gringsing yang menurut aturan tidak boleh diproduksi di luar wilayah indikasi geografisnya, faktanya banyak juga yang ditiru,” bebernya.

Kekeliruan perilaku di sektor hilir berdampak pada menurunnya minat masyarakat untuk menekuni aktivitas menenun karena tidak menjamin kesejahteraan. Jika kondisi ini dibiarkan, ia khawatir dalam 25 tahun mendatang tidak akan ada lagi orang Bali yang dapat menenun.

“Menyikapi hal ini, sangat dibutuhkan upaya terintegrasi dari hulu hingga hilir. Saya tidak bisa mendobrak sendiri, dibutuhkan dukungan dari berbagai komponen. Para pedagang kain harus memiliki kesadaran untuk memasarkan produk penenun lokal,” imbuhnya.

Dekranasda Bali sebagai lembaga yang memiliki tugas pembinaan dan pengawasan akan lebih fokus pada upaya pelestarian kain tenun tradisional Bali dengan menciptakan ekosistem yang baik bagi para desainer.

“Kita akan fokus pada produk sandang dengan mengangkat para desainer. Jika para desainer berkembang, maka ekosistem akan terbangun. Mereka membutuhkan kain sebagai bahan busana, membutuhkan penjahit, serta model yang memperagakan hasil karya mereka. Dunia modeling, koreografi, dan seni musik juga akan terangkat secara simultan,” jelasnya.

Pagelaran Dekranasda Bali Fashion Day kali ini menampilkan 100 karya busana yang dibawakan oleh empat OPD Pemprov Bali, yaitu Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Biro Pengadaan Barang/Jasa dan Perekonomian Setda Provinsi Bali, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Rumah Sakit Umum Daerah Bali Mandara.

Kegiatan DBFD dihadiri sejumlah pimpinan organisasi kewanitaan, seperti Persit Kartika Candra Kirana dan Gatriwara Provinsi.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 𝐁𝐄𝐌 Universitas Warmadewa Terpilih Menyampaikan Keresahan Mahasiswa NTT kepada Wakil Gubernur NTT.

    𝐁𝐄𝐌 Universitas Warmadewa Terpilih Menyampaikan Keresahan Mahasiswa NTT kepada Wakil Gubernur NTT.

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 119
    • 0Komentar

    𝐃𝐄𝐍𝐏𝐀𝐒𝐀𝐑, 𝐌𝐚𝐭𝐚𝐊𝐨𝐦𝐩𝐚𝐬.𝐜𝐨𝐦 – Wakil Gubernur NTT Dr. Jhoni Asadoma, M.Hum hadir di Denpasar dalam rangka kegiatan silahturami dan dilaog bersama diaspora Nusa Tenggara Timur yang berada di Bali. Langkah ini di ambil untuk bersama-sama mencari solusi atas isu sosial masyarakat NTT yang beredar di media sosial akhir-akhir ini. Pada saat sesi diskusi seorang Mahasiswa asal […]

  • Pemkab Cirebon Tunjuk Rieke Diah Pitaloka Jadi Penasihat Kebijakan Pembangunan

    Pemkab Cirebon Tunjuk Rieke Diah Pitaloka Jadi Penasihat Kebijakan Pembangunan

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    CIREBON, Jarrakpos.com — Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Rieke Diah Pitaloka didapuk sebagai penasihat kebijakan pembangunan. Penyerahan surat keputusan (SK) yang dikirimkan Rieke Diah Pitaloka itu diserahkan langsung Bupati Cirebon Imron di Pendopo Bupati Cirebon, Kamis (17/4/2025). “Penyerahan surat keputusan Bupati Cirebon tentang pengangkatan Rieke Diah Pitaloka sebagai penasihat kebijakan pembangunan Kabupaten […]

  • Sri Mulyani Soroti Beban Pensiun Rp2.800 Triliun, Reformasi Skema Jadi Prioritas

    Sri Mulyani Soroti Beban Pensiun Rp2.800 Triliun, Reformasi Skema Jadi Prioritas

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.020
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Menteri Keuangan “Sri Mulyani Indrawati” menegaskan perlunya reformasi skema pensiun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk PNS, TNI, dan Polri, guna mencegah beban keuangan negara semakin berat. Menurutnya, skema pensiun saat ini telah membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Rp2.800 triliun, membuat keberlanjutan fiskal menjadi tantangan serius. Dalam paparannya di sebuah […]

  • Pansus TRAP Rekom Tutup BTID, Dr Somvir Sebut Data Tukar Guling ‘Kamuflase’

    Pansus TRAP Rekom Tutup BTID, Dr Somvir Sebut Data Tukar Guling ‘Kamuflase’

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    KARANGASEM, Matakompas.com — Tekanan terhadap PT BTID dalam polemik tukar guling lahan mangrove semakin menguat. Dalam peninjauan lapangan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali di Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Rabu (15/4/2026), fakta di lapangan justru memunculkan lebih banyak tanda tanya daripada jawaban. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut […]

  • Dispora Bengkulu Dukung Penuh Pelaksanaan MUSPROV PBVSI 2025

    Dispora Bengkulu Dukung Penuh Pelaksanaan MUSPROV PBVSI 2025

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga ( Dispora ) Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, S.Sos. , menghadiri Musyawarah Provinsi (MUSPROV) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia ( PBVSI ) tahun 2025 yang digelar di Aula Ditlantas Polda Bengkulu , Jumat (28/2/2025). MUSPROV PBVSI menjadi forum tertinggi dalam menentukan kebijakan strategi organisasi sekaligus memilih kepengurusan […]

  • Hari Pertama Bertugas, Wabup Syaefudin Keliling Pendopo Indramayu dan Ramah Tamah Dengan ASN.

    Hari Pertama Bertugas, Wabup Syaefudin Keliling Pendopo Indramayu dan Ramah Tamah Dengan ASN.

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.527
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com – Wakil Bupati Indramayu periode 2025-2030, H. Syaefudin, memulai hari pertama tugasnya dengan penuh semangat dan optimisme. Sehari setelah dilantik, Syaefudin langsung berkeliling untuk melihat situasi Pendopo Indramayu dan sekitarnya. Tiba di Pendopo Indramayu untuk menjalankan agenda pertamanya sebagai Wakil Bupati Indramayu, kedatangannya disambut langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indramayu, Aep Surahman beserta […]

expand_less