Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dari Rakyat untuk Bali: Masyarakat Serangan–Jimbaran Apresiasi Pansus TRAP

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com — Suasana di Gedung DPRD Provinsi Bali tampak berbeda dari biasanya pada Jumat, 24 April 2026. Usai sidang paripurna, sejumlah warga dari Serangan dan Jimbaran mendatangi kantor wakil rakyat tersebut dengan membawa bunga mawar putih. Kedatangan mereka bukan untuk menyampaikan protes, melainkan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap langkah tegas Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali.

Aksi simbolik ini mencerminkan harapan masyarakat pesisir terhadap keberanian Pansus TRAP dalam mengawal tata ruang dan menjaga kelestarian lingkungan Bali. Mawar putih yang dibawa warga menjadi lambang ketulusan, harapan, dan dukungan damai atas sikap tegas yang dinilai berpihak pada kepentingan rakyat dan alam Bali.

Perwakilan masyarakat Serangan, Ipung, menyampaikan apresiasi langsung kepada jajaran Pansus TRAP. Ia menilai langkah yang diambil selama ini menjadi pintu masuk untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat yang selama ini terabaikan.

“Kami datang bukan untuk menekan, tetapi untuk menguatkan. Apa yang sudah dilakukan di Pulau Serangan menjadi harapan bagi kami. Kami mohon agar perjuangan ini terus dilanjutkan,” ujarnya.

Ipung juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak, termasuk Gubernur Bali, aparat penegak hukum, serta instansi terkait yang dinilai telah membuka ruang keadilan bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa warga Serangan membutuhkan dukungan berkelanjutan untuk memperjuangkan hak mereka ke depan.

Hal senada disampaikan perwakilan masyarakat Jimbaran, Linda. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran Pansus TRAP telah membuka kembali persoalan lama yang selama puluhan tahun dirasakan masyarakat, khususnya terkait keberadaan pengelolaan kawasan di Jimbaran.

“Kami berterima kasih karena kasus kami akhirnya dibuka. Kami berharap tata ruang Bali benar-benar ditegakkan untuk kepentingan masyarakat, termasuk perlindungan pura dan akses jalan yang selama ini tertutup,” ujarnya.

Linda juga menekankan pentingnya peninjauan kembali sejumlah kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat, serta mendorong langkah tegas terhadap pihak-pihak yang melanggar ketentuan tata ruang.

Menanggapi dukungan tersebut, Pansus TRAP DPRD Bali melalui Ketua Pansus, Dr (c) I Made Supartha S.H M.H menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan masyarakat. Ia menegaskan bahwa bunga mawar putih yang diterima menjadi simbol komitmen moral bagi Pansus untuk bekerja dengan tulus dan berpihak pada kepentingan Bali.

“Ini adalah lambang kesucian. Kami bekerja dengan tulus, ikhlas, dan lurus untuk menjaga tata ruang, aset, dan kebijakan Bali,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk bersatu menjaga Bali, baik dari sisi alam, budaya, maupun kehidupan sosial. Menurutnya, kekuatan terbesar terletak pada persatuan rakyat.

“Tidak ada yang bisa mengalahkan kekuatan rakyat. Kami adalah pelayan, rakyat adalah pemiliknya. Saat ini kita harus kompak menjaga Bali untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Aksi damai ini menjadi gambaran kuat bahwa isu tata ruang dan lingkungan telah menjadi perhatian bersama. Dari Serangan hingga Jimbaran, suara rakyat kini mengalir ke ruang-ruang kebijakan, mengingatkan bahwa Bali bukan sekadar ruang pembangunan, melainkan warisan yang harus dijaga bersama.

Dengan semangat persatuan yang digaungkan, pesan yang disampaikan hari itu sederhana namun kuat: jika bukan masyarakat Bali sendiri yang menjaga alam dan ruang hidupnya, maka siapa lagi.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NCW Bali Kawal Kasus Dugaan Penganiayaan Lansia di Kuta, Minta Seluruh Fakta dan Dugaan Motif Ekonomi Diungkap di Persidangan

    NCW Bali Kawal Kasus Dugaan Penganiayaan Lansia di Kuta, Minta Seluruh Fakta dan Dugaan Motif Ekonomi Diungkap di Persidangan

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BADUNG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) National Corruption Watch (NCW) Bali menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras dugaan tindak kekerasan terhadap seorang perempuan lanjut usia (lansia) di kawasan Kuta, Kabupaten Badung. Kasus yang kini bergulir di pengadilan itu diduga melibatkan anak dan cucu korban sendiri. DPW NCW Bali menilai, apabila dugaan tersebut terbukti berdasarkan putusan […]

  • Usai Aspirasi Adat Serangan di Senayan, DPR RI Tinjau Langsung Lokasi FSRU LNG

    Usai Aspirasi Adat Serangan di Senayan, DPR RI Tinjau Langsung Lokasi FSRU LNG

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DENPASAR – Komisi XII DPR RI melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Masa Persidangan V Tahun 2025-2026 di Taman Ispirasi Munting Siokan, Pantai Mertasari, Sanur Kauh dan Pelabuhan Sire Agen, Serangan, Denpasar, Rabu, 22 Juli 2026. Kunker Reses Komisi XII DPR RI bertujuan, untuk melakukan peninjauan lapangan terhadap problematika rencana pembagunan megaproyek Floating Storage and Regasification […]

  • Soekarno Cup II Resmi Bergulir di Bali, Alit Kelakan bersama Made Supartha Tekankan Sportivitas dan Persaudaraan

    Soekarno Cup II Resmi Bergulir di Bali, Alit Kelakan bersama Made Supartha Tekankan Sportivitas dan Persaudaraan

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gelaran Liga Kampung Soekarno Cup resmi memasuki edisi kedua dan dibuka di Stadion Ngurah Rai Denpasar, Jumat, 5 Desember 2025. Penunjukan Bali sebagai tuan rumah menjadi bentuk apresiasi setelah berhasil meraih gelar juara pada perhelatan Soekarno Cup I 2023 yang berlangsung di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta. Penyelenggaraan tahun ini membawa nuansa […]

  • Anton Suratto Jelajahi Galuh: Silaturahmi, Kolaborasi, dan Hadir di Tengah Rakyat

    Anton Suratto Jelajahi Galuh: Silaturahmi, Kolaborasi, dan Hadir di Tengah Rakyat

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Jum
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jabar  — Suara deru mesin sepeda motor membelah jalanan Tatar Galuh, bukan untuk sekadar melintas, melainkan untuk mendekat, menyapa, dan mendengar langsung dari hati rakyat. Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto, memilih cara yang berbeda dan penuh kehangatan dalam melakukan kunjungan kerjanya touring menggunakan sepeda motor, menyusuri Kabupaten Ciamis hingga Pangandaran […]

  • Begini Korpri Nasional Siapkan Strategi Branding untuk Meningkatkan Citra ASN

    Begini Korpri Nasional Siapkan Strategi Branding untuk Meningkatkan Citra ASN

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Webinar Korpri Menyapa ASN Seri ke-98 yang diselenggarakan pada Senin (4/2/2025), kembali menghadirkan narasumber-narasumber kompeten di bidang branding dan komunikasi, seperti Kepala Biro Humas Kementerian Agama, Akhmad Fauzin, dan pakar bisnis serta pemasaran Yuswohadi. Acara ini bertujuan untuk membekali Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan strategi branding yang efektif guna meningkatkan citra positif […]

  • Dr. Somvir Tegaskan KEK Tak Boleh Langgar Konservasi: Tahura Ngurah Rai Harga Mati untuk Bali

    Dr. Somvir Tegaskan KEK Tak Boleh Langgar Konservasi: Tahura Ngurah Rai Harga Mati untuk Bali

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com |— Anggota DPRD Provinsi Bali Periode 2024–2029 dari Partai NasDem, Dr. Somvir, menegaskan bahwa pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali tidak boleh melanggar prinsip perlindungan lingkungan, khususnya terhadap kawasan mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai yang telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi abadi. Penegasan tersebut disampaikan Dr. Somvir saat mengikuti inspeksi mendadak […]

expand_less