Breaking News
light_mode
Trending Tags

RDP Pansus TRAP DPRD Bali: BPN Tegaskan Lahan BTID di Jembrana–Karangasem Tak Bersertifikat

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Sengketa lahan yang melibatkan PT Bali Turtle Island Development (BTID) kembali memanas. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Provinsi Bali, Senin (4/5/2026), terungkap fakta yang mengundang tanda tanya besar: lahan hasil tukar guling (ruislag) yang diklaim perusahaan tersebut diduga tidak memiliki sertifikat resmi di dua kabupaten berbeda.

Temuan ini mencuat setelah Pansus TRAP melakukan penelusuran lapangan di Kabupaten Jembrana dan Karangasem. Lahan yang disebut-sebut sebagai bagian dari kompensasi proyek pengembangan kawasan Serangan itu justru terindikasi “bodong” atau tidak memiliki dasar legalitas yang jelas.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr (c) I Made Supartha S.H., M.H secara langsung mencecar pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) dari kedua wilayah tersebut. Hasilnya seragam dan tegas.

“Tidak ada, Pak,” ujar Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jembrana, I Gede Wita Arsana, di hadapan forum RDP.

Pernyataan itu diperkuat oleh perwakilan Kantor Pertanahan Karangasem yang menyebut tidak ditemukan catatan maupun fisik sertifikat atas nama BTID terkait lahan tukar guling di wilayah mereka.

Seperti diketahui, skema tukar guling tersebut berkaitan dengan pengembangan kawasan pariwisata di Serangan. Dalam kesepakatan, BTID memperoleh lahan strategis dengan kewajiban menyediakan lahan pengganti di wilayah lain, termasuk di Jembrana dan Karangasem.

Di Jembrana, lahan yang dikaitkan dengan rencana pembangunan pelabuhan internasional marina disebut mencapai sekitar 82 hektare, dengan sebagian di antaranya diklaim berasal dari tukar guling seluas 44,4 hektare. Sementara di Karangasem, luas lahan yang disebut mencapai 42 hektare.

Namun, fakta di lapangan justru menunjukkan ketidakjelasan status hukum atas lahan-lahan tersebut. Kondisi ini memicu kekhawatiran adanya potensi pelanggaran administrasi pertanahan hingga kerugian daerah.

DPRD Bali melalui Pansus TRAP menilai persoalan ini tidak bisa dianggap sepele. Selain menyangkut tata kelola aset daerah, kasus ini juga berpotensi memengaruhi kepercayaan investor terhadap kepastian hukum di Bali.

“Kami tidak akan tinggal diam. Ini harus ditelusuri sampai tuntas,” tegas Supartha.

Ia menambahkan, pihaknya menduga terdapat celah prosedur atau kelalaian dalam proses inventarisasi aset yang menjadi bagian dari kesepakatan tukar guling tersebut.

Untuk memperdalam penyelidikan, Pansus TRAP telah menjadwalkan RDP lanjutan pada pekan depan. Sejumlah pihak akan kembali dipanggil, termasuk manajemen BTID, guna memberikan klarifikasi menyeluruh.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik, di tengah meningkatnya tuntutan transparansi dalam pengelolaan ruang dan aset daerah. Kejelasan status lahan dinilai krusial, tidak hanya bagi pemerintah daerah, tetapi juga bagi keberlanjutan investasi dan perlindungan kepentingan masyarakat Bali.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sugi Lanus: Pemimpin Bali Modern Gagal Jaga Warisan Terbesar Bali 

    Sugi Lanus: Pemimpin Bali Modern Gagal Jaga Warisan Terbesar Bali 

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Peneliti manuskrip lontar Bali dan Jawa Kuno, Sugi Lanus, melontarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan modern di Bali yang dinilai gagal menjaga warisan terbesar daerah, yakni sistem pertanian sawah dan Subak. Menurutnya, pertanian di Bali bukan sekadar aktivitas bercocok tanam, melainkan bagian dari kebijakan politik yang telah diwariskan sejak masa kerajaan Bali kuno. […]

  • HUT PPNI ke-52 di Klungkung, Gubernur Koster Tekankan Profesionalisme Perawat

    HUT PPNI ke-52 di Klungkung, Gubernur Koster Tekankan Profesionalisme Perawat

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KLUNGKUNG, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster, Minggu (22/3) pagi melepas acara jalan sehat dalam rangka HUT Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke-52 yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPNI Bali di Lapangan Ida I Dewa Agung Jambe, Klungkung. Sebelum melepas jalan sehat, Gubernur Koster menyampaikan bahwa kesehatan merupakan program prioritas yang harus diselenggarakan […]

  • Model Investasi PandAI Dibahas di Kantor Presiden, Dorong Transparansi dan Keamanan Modal

    Model Investasi PandAI Dibahas di Kantor Presiden, Dorong Transparansi dan Keamanan Modal

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com |  Indonesia terus memperkuat upaya membangun iklim investasi yang aman dan transparan, khususnya di sektor real estat dan infrastruktur. Salah satu langkah terbaru diwujudkan melalui pembahasan model investasi PandAI, sebuah kerangka kerja institusional yang dirancang untuk meningkatkan perlindungan modal, kepastian hukum, serta tata kelola proyek. Dalam rangkaian diskusi tersebut, telah digelar pertemuan kerja […]

  • Solidaritas Masyarakat Bersihkan Ekosistem Mangrove dari Sampah Plastik

    Solidaritas Masyarakat Bersihkan Ekosistem Mangrove dari Sampah Plastik

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Semangat gotong royong ditunjukkan oleh berbagai elemen masyarakat melalui aksi bersih-bersih sampah plastik di kawasan ekowisata Mangrove Batu Lumbang. Kegiatan ini dimotori oleh Komunitas Gagasan Pemuda Bali sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir. Aksi yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut berhasil mengangkut sebanyak 553 kilogram sampah plastik dari kawasan […]

  • Suasana Duka di Kaba-Kaba, Alit Kelakan dan Made Supartha Beri Penghormatan Terakhir

    Suasana Duka di Kaba-Kaba, Alit Kelakan dan Made Supartha Beri Penghormatan Terakhir

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com –  Suasana duka menyelimuti Griya Kawi Sunia, Desa Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, menyusul lebar atau wafatnya tokoh spiritual Ida Peranda Istri Griya Kawi Sunia. Sebagai bentuk empati dan penghormatan, Anggota DPR RI I Gusti Ngurah Alit Kesuma Kelakan bersama Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali I Made Supartha hadir langsung untuk melayat […]

  • Serah terima Ketua PPK Indramayu: Semangat Baru untuk Kesejahteraan Keluarga.

    Serah terima Ketua PPK Indramayu: Semangat Baru untuk Kesejahteraan Keluarga.

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 864
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar serah terima jabatan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Indramayu di Gedung Aula PKK Indramayu pada Rabu (19/3/2025). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, Iim Nurahim. Prosesi ini menandai peralihan kepemimpinan dari […]

expand_less