Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jatiluwih Kembali Harumkan Indonesia di Asia, Raih Penghargaan Internasional Pariwisata Berkelanjutan di Kuala Lumpur

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUALA LUMPUR — Jatiluwih Rice Terraces kembali menorehkan prestasi internasional di sektor pariwisata. Dalam ajang bergengsi Asian Tourism & Hospitality Awards (ATHA) 2025–2026 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, destinasi wisata berbasis budaya dan alam tersebut sukses membawa pulang penghargaan internasional bergengsi tingkat Asia.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan penting atas konsistensi DTW Jatiluwih dalam menerapkan konsep pariwisata berkelanjutan yang berpijak pada pelestarian budaya lokal, lingkungan alam, dan pemberdayaan masyarakat adat.

Ajang yang diselenggarakan oleh TIN Media itu mempertemukan pelaku industri pariwisata dan perhotelan dari sembilan negara Asia. Malam penghargaan yang berlangsung Kamis, 14 Mei 2026 tersebut menjadi panggung apresiasi bagi destinasi, hotel, serta inovasi pariwisata terbaik di kawasan regional Asia.

Manager Operasional DTW Jatiluwih, John Ketut Purna, menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan yang kembali diraih Jatiluwih menjadi bukti bahwa kualitas pengelolaan destinasi berbasis keberlanjutan mendapat pengakuan luas di tingkat internasional.

“Kehadiran ajang berskala regional seperti Asian Tourism & Hospitality Awards ini merupakan sebuah pengakuan penting. Penghargaan baru yang berhasil diraih Jatiluwih malam ini adalah bukti nyata bahwa komitmen kami terhadap kualitas, keberlanjutan, dan pelestarian budaya lokal diakui secara luas di panggung internasional,” ujarnya.

Penghargaan ini sekaligus memperpanjang daftar pengakuan dunia terhadap Jatiluwih yang selama ini dikenal sebagai salah satu ikon pariwisata Bali berbasis kearifan lokal. Lanskap sawah berteras dengan sistem irigasi tradisional subak menjadikan Jatiluwih ditetapkan sebagai bagian dari Warisan Budaya Dunia UNESCO.

Pada edisi kedua penyelenggaraannya, Asian Tourism & Hospitality Awards mengalami perkembangan signifikan dengan menghadirkan lebih dari 250 nominasi dari sembilan negara Asia dan meraih lebih dari 100 ribu suara masyarakat. Sebanyak 60 penghargaan diberikan kepada para pemenang dari berbagai kategori, mulai dari destination management hingga inovasi pariwisata.

Bagi Jatiluwih, penghargaan ini tidak hanya dipandang sebagai simbol prestasi, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap kerja kolektif masyarakat lokal yang selama ini menjaga keberlanjutan kawasan wisata tersebut.

John Ketut Purna menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari kontribusi petani, pemandu wisata, pelaku UMKM, hingga seluruh pekerja lapangan yang menjaga kualitas destinasi setiap hari.

“Di balik penghargaan yang diterima Jatiluwih, ada peluh dan ketulusan masyarakat lokal yang bekerja tanpa lelah. Di Jatiluwih, komitmen kami mengakar kuat pada filosofi Tri Hita Karana—menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Penghargaan baru ini kami dedikasikan untuk seluruh masyarakat Jatiluwih yang terus menjaga warisan leluhur kita,” katanya.

Ajang penghargaan tersebut juga menjadi bagian dari semangat mendukung kampanye Visit Malaysia 2026 yang mendorong penguatan sektor pariwisata regional Asia Tenggara. Sejumlah pemimpin industri pariwisata dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, hingga Kamboja hadir dalam forum tersebut untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas negara.

Penghargaan yang diterima Jatiluwih semakin mempertegas posisinya sebagai destinasi wisata kelas dunia yang mampu memadukan pelestarian budaya, keindahan alam, dan pembangunan pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat lokal.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa kearifan lokal Bali tetap relevan dan mampu bersaing di panggung global di tengah perkembangan industri pariwisata modern.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Karya Bhakti Pengecoran Kubah Masjid Arafah

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Karya Bhakti Pengecoran Kubah Masjid Arafah

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Dalam rangka mendukung kenyamanan warga Desa Bambangan dalam melaksanakan ibadah sholat dan kegiatan keagamaan lainnya, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Bambangan bersama masyarakat melaksanakan kegiatan Karya Bakti pengecoran kubah Masjid Arafah yang terletak di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sarana dan prasarana tempat ibadah, sekaligus […]

  • Handball Bali Juara Divisi I Kejurnas Junior U-19 2026, Regenerasi Atlet Mulai Menunjukkan Taji

    Handball Bali Juara Divisi I Kejurnas Junior U-19 2026, Regenerasi Atlet Mulai Menunjukkan Taji

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    SURABAYA – Bola tangan Bali kembali menunjukkan tajinya di panggung nasional. Datang bukan sekadar sebagai peserta, kontingen Bali justru berhasil mengakhiri persaingan dengan kepala tegak setelah merebut gelar Juara 1 Divisi I Putra Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Tangan Junior U-19 2026. Bertanding di GOR Universitas Negeri Surabaya (UNESA), 3–8 Agustus 2026, tim Putra Bali tampil […]

  • Langgar Tata Ruang, Queen’s Tandoor Seminyak Terancam Dibongkar

    Langgar Tata Ruang, Queen’s Tandoor Seminyak Terancam Dibongkar

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Penegakan aturan tata ruang di Bali kembali menjadi sorotan publik. Restoran Queen’s Tandoor yang berlokasi di Jalan Raya Seminyak No. 1, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, masih beroperasi, meskipun telah diperintahkan menghentikan kegiatan usaha dan dipasangi garis penertiban oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali. Pantauan di lokasi pada Senin malam, […]

  • Wamen Imipas dan Arya Wedakarna Dorong Kebijakan Imigrasi Khusus untuk Bali di Tengah Arus Globalisasi

    Wamen Imipas dan Arya Wedakarna Dorong Kebijakan Imigrasi Khusus untuk Bali di Tengah Arus Globalisasi

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    GIANYAR — Bali dinilai membutuhkan perlakuan khusus dalam kebijakan keimigrasian di tengah derasnya arus globalisasi dan meningkatnya jumlah warga negara asing (WNA) yang tinggal maupun beraktivitas di Pulau Dewata. Gagasan tersebut mengemuka dalam Kuliah Umum dan Penghargaan Dies Natalis ke-63 Universitas Mahendradatta yang digelar di The Sukarno Center, Tampaksiring, Gianyar, Jumat (22/5/2026). Acara yang dihadiri […]

  • DPR akan Bahas Revisi UU Polri

    DPR akan Bahas Revisi UU Polri

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 838
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berpotensi segera membahas revisi Undang-Undang (UU) Polri setelah mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI. Ketua DPR, Puan Maharani, menyatakan bahwa proses pembahasan masih menunggu surat dari presiden terkait RUU Polri, sehingga belum dapat dimulai. “Belum ada surpres, kami [akan] lihat lagi,” kata Puan kepada awak media pada 20 Maret 2025. […]

  • Putri Koster: Jangan Sampai Aksara Bali Hilang di Tengah Perubahan Zaman.

    Putri Koster: Jangan Sampai Aksara Bali Hilang di Tengah Perubahan Zaman.

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matacompas.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, mengajak seluruh masyarakat Bali untuk terus mempelajari, menggunakan, dan mewariskan bahasa, aksara, serta sastra Bali kepada generasi mendatang. Menurutnya, pelestarian warisan budaya tidak cukup hanya mengandalkan regulasi pemerintah, tetapi membutuhkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat secara langsung. Pesan tersebut disampaikan Putri Koster saat menghadiri […]

expand_less