Breaking News
light_mode
Trending Tags

Peduli Umat di Pelosok, Manggala Taksu Agung Dukung Pembangunan Pelinggih di Banyuwangi

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANYUWANGI, Matakompas.com – Organisasi sosial keagamaan Manggala Taksu Agung melaksanakan kunjungan spiritual sekaligus kegiatan sosial ke wilayah Banyuwangi, Jawa Timur.

Kegiatan ini menyasar umat Hindu yang tinggal di kawasan pelosok, khususnya di sekitar Alas Purwo dan kaki Gunung Raung.

Kunjungan yang dikemas dalam kegiatan simakrama tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap keberadaan umat Hindu di luar Pulau Bali, terutama yang hidup dalam keterbatasan fasilitas keagamaan dan pendidikan.

Ketua Manggala Taksu Agung, Jro Gede Widhi mengungkapkan rasa haru dan kekagumannya terhadap keteguhan umat Hindu di Banyuwangi yang tetap menjalankan keyakinannya dengan penuh semangat.

“Kami merasa terketuk untuk membantu saudara-saudara kita di sini. Saya melihat sendiri bagaimana mereka tumbuh dari hati, memiliki semangat luar biasa, bahkan berinisiatif membangun tempat suci secara mandiri di wilayah mereka,” kata Jro Gede Widhi di sela-sela kunjungannya.

Dukung Pembangunan Pelinggih di Lingkungan Sekolah

Salah satu agenda penting dalam kunjungan tersebut adalah memenuhi undangan panitia pembangunan pura atau pelinggih di lingkungan SMP 2 Anglimo Raung.

 Pertemuan tersebut dihadiri lebih dari 60 orang tua dan wali murid Hindu yang menyampaikan berbagai aspirasi serta kendala dalam penyediaan fasilitas ibadah bagi siswa.

Menanggapi hal tersebut, Ibu Sinar yang merupakan salah satu pendiri Manggala Taksu Agung menyatakan komitmennya untuk membantu pembangunan sarana keagamaan.

Melalui relawan Dharma Manggala Taksu Agung, bantuan yang akan dihaturkan antara lain satu unit Pelinggih Padma Sari, satu unit Pelinggih Penunggun Karang, patung Ganesha dan Dewi Saraswati, paket lengkap upakara atau banten pemlaspasan serta piodalan, hingga pemuputan upacara oleh Ida Peranda.

Tidak hanya bantuan fisik, Ibu Sinar juga akan mempersembahkan Tarian Topeng Wali saat piodalan bertepatan dengan Hari Raya Saraswati yang jatuh pada 4 April 2026 sebagai bentuk pengabdian atau ngayah.

Pesan Penguatan Bagi Umat Minoritas

Dalam kesempatan tersebut, Jro Gede Widhi juga memberikan pemaparan mengenai tata cara pembangunan pelinggih yang sesuai dengan sastra agama Hindu. Ia sekaligus memberikan motivasi kepada umat Hindu yang hidup sebagai kelompok minoritas.

“Jangan berkecil hati menjadi minoritas. Beragama itu fokus ke dalam diri. Lakukan yadnya sesuai kemampuan dan sarana yang ada di wilayah setempat. Jangan terbebani untuk harus menjadi ‘seperti di Bali’. Yang terpenting adalah penerapan ajaran Tri Kaya Parisudha dan Tri Hita Karana dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Semangat gotong royong juga terlihat dari kesiapan Jro Mangku Pande, penari topeng dari Manggala Taksu Agung, yang menyatakan kesediaannya untuk ngayah. Pihak sekolah pun menyambut baik, bahkan iringan gamelan akan disiapkan oleh para guru setempat.

Rangkaian Persembahyangan di Situs Suci

Selain kegiatan sosial, rombongan Manggala Taksu Agung juga menjalani rangkaian perjalanan spiritual di sejumlah situs suci. Kegiatan diawali dengan mekemit di Pura Alas Purwo, dilanjutkan persembahyangan di Pura Kawitan serta Nataran Pura Alas Purwo.

Selanjutnya, rombongan menuju Petirtaan Beji Gumuk Kancil di lereng Gunung Raung untuk melakukan prosesi penglukatan dan persembahyangan di Pura Candi Gumuk Kancil.

Kunjungan kemudian ditutup di Pura Sandya Dharma yang saat ini tengah membangun wantilan sebagai balai pertemuan dan tempat pembelajaran agama atau santi.

Atas kedekatan yang terjalin selama kegiatan tersebut, Manggala Taksu Agung juga diundang kembali untuk menghadiri piodalan yang dijadwalkan berlangsung pada 18 April 2026.

Melalui kegiatan ini, Manggala Taksu Agung berharap semakin banyak umat Hindu di Nusantara yang tergerak untuk menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap keberadaan situs suci serta pembinaan umat di daerah-daerah terpencil. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Empat Jam Berakhir Tegang, Pansus TRAP Usir Perwakilan PT Jimbaran Hijau

    Rapat Empat Jam Berakhir Tegang, Pansus TRAP Usir Perwakilan PT Jimbaran Hijau

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com  |  Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali dengan PT Jimbaran Hijau berlangsung alot dan penuh ketegangan. Rapat yang digelar di Kantor DPRD Bali, Rabu, 7 Januari 2026. Bahkan, berakhir dengan pengusiran perwakilan perusahaan dari ruang rapat. RDP yang dimulai pukul 10.30 WITA […]

  • Unit Turjuwali Samapta Polresta Denpasar Gelar Patroli Dialogis Ciptakan Harkamtibmas Kondusif 

    Unit Turjuwali Samapta Polresta Denpasar Gelar Patroli Dialogis Ciptakan Harkamtibmas Kondusif 

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com |Giat Unit Turjawali Samapta Polresta Denpasar menggelar Patroli Dialogis yang menyasar tempat Rawan GK dalam rangka menciptakan Harkamtibmas yang kondusif di seputaran Lapangan Renon Jalan Raya Puputan Denpasar Timur, Minggu, 9 November 2025. Kuat Personil terdiri dari 7 orang Polresta Denpasar, 6 orang Polsek Dentim, 10 orang Sat Pol PP Prov Bali dan […]

  • Tutup Bulan Bahasa Bali VIII, Gubernur Koster :Tahun Depan Harus Lebih Kaya Materi, Kreatif dan Inovatif

    Tutup Bulan Bahasa Bali VIII, Gubernur Koster :Tahun Depan Harus Lebih Kaya Materi, Kreatif dan Inovatif

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Setelah berlangsung sejak tanggal 1 Februari 2026, Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi menutup pelaksanaan Bulan Bahasa Bali (BBB) VIII, Sabtu (28/2/2026) di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Provinsi Bali. Gubernur Koster menyampaikan terima kasih kepada panitia penyelenggara dan seluruh peserta yang berpartisipasi dalam beragam kegiatan pada bulan bahasa tahun ini. Ia berharap, […]

  • Walikota Beberkan Aplikasi PADEK, Bayar Pajak Cukup Dari HP Saja

    Walikota Beberkan Aplikasi PADEK, Bayar Pajak Cukup Dari HP Saja

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Diberbagai kesempatan, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi kerap kali membeberkan aplikasi terbaru dari Badan Pendepatan Daerah (Bapenda) yaitu aplikasi PADEK. Aplikasi Padek ini merupakan salah satu inovasi transformasi digitalisasi pertama dan satu-satunya di Provinsi Bengkulu, serta dapat dilakukan di manapun dan kapanpun serta bisa langsung dicetak sendiri SPPT PBB maupun jenis pajak lainnya. […]

  • Ketua Komisi I DPRD Bali: Perda Bendega Belum Optimal karena Pergub Tak Kunjung Dibentuk

    Ketua Komisi I DPRD Bali: Perda Bendega Belum Optimal karena Pergub Tak Kunjung Dibentuk

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    DENPASAR – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Budi Utama, menegaskan bahwa Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Bali merupakan tindak lanjut atas surat yang diterima DPRD terkait persoalan implementasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali Nomor 11 Tahun 2017 tentang Bendega. Menurut […]

  • Bupati Lucky Hakim Jelaskan Perubahan Nama Alun-Alun Indramayu*

    Bupati Lucky Hakim Jelaskan Perubahan Nama Alun-Alun Indramayu*

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 803
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com – Nama Alun-Alun Puspawangi dirubah menjadi Alun Alun Indramayu dikembalikan pada identitas daerah sebagai kebanggan Wong Dermayu. Sontak pergantian nama Alun-Alun Puspawangi tersebut menjadi perbincangan hangat di media sosial dan sebagain besar netizen sangat setuju langkah yang dilakukan oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim dalam mengubah ikon daerah tersebut menjadi Alun-Alun Indramayu. “Banyak yang […]

expand_less