Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pesan Winie Kaori di Hari Kartini: Perempuan Harus Kuat, Berani, dan Berdaya

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Semangat emansipasi perempuan kembali bergema, menjelang peringatan Hari Kartini melalui kegiatan arisan gotong royong Teras Ayung bertema “Kartini Masa Kini” di UC Silver Bali, Jumat, 10 April 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran perempuan di era modern.

 Tidak sekadar peringatan seremonial, acara ini juga menjadi ruang diskusi dan penguatan nilai keberanian, kemandirian, serta kesetaraan perempuan dalam kehidupan sosial dan ekonomi.

Berbagai kalangan perempuan hadir dalam kegiatan tersebut.

 Menariknya, acara ini juga melibatkan penyandang disabilitas dari Yayasan Cahaya Mutiara Ubud sebagai bentuk nyata inklusivitas dan kesetaraan.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang acara. Para peserta diajak untuk memaknai kembali perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam konteks kekinian, terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Ketua Umum DPC HIPPI Denpasar, Ni Kadek Winie Kaori Intan Mahkota menegaskan pentingnya keberanian perempuan dalam menjaga diri dan martabat.

“Perempuan harus berani berkata tidak terhadap segala bentuk kekerasan. Kita mampu melindungi diri, menjaga harkat dan martabat, serta membangun nilai diri melalui komunikasi, sikap, dan tindakan,” kata Winie Kaori.

Winie Kaori juga mendorong perempuan untuk terus mengasah keterampilan, berani bermimpi, dan menciptakan peluang baru sebagai wujud nyata semangat Kartini masa kini.

Sementara itu, Ketua DPD HIPPI Bali, Dr. AAA. Ngurah Tini Rusmini Gorda menekankan bahwa emansipasi perempuan harus diwujudkan melalui kontribusi nyata di berbagai bidang, terutama pendidikan.

“Melalui pendidikan, perempuan bisa terlibat secara aktif untuk kepentingan keluarga dan bangsa. Setiap zaman akan melahirkan inovasi-inovasi dari pemikiran Kartini,” jelasnya.

Tini Gorda juga mengingatkan pentingnya literasi digital bagi perempuan, khususnya dalam mendampingi anak di era teknologi.

“Perempuan harus aware terhadap teknologi, sehingga anak-anak tidak keluar dari pengawasan keluarga. Pendampingan harus terus diedukasi dan diadvokasi agar anak tidak terpapar dampak negatif teknologi,” paparnya.

Terkait budaya patriarki, Tini Gorda menilai komunikasi dan pembagian peran menjadi kunci untuk menciptakan kesetaraan.

“Budaya patriarki perlu dikomunikasikan. Yang penting adalah berbagi peran, sehingga hal-hal negatif tidak menjadi penghalang bagi perempuan untuk maju,” tegasnya.

Selain itu, Tini Gorda juga menekankan pentingnya pendidikan dan kemandirian ekonomi dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan.

“Kalau ingin speak up, perempuan harus punya ilmu. Pendidikan adalah kunci, dan kemandirian ekonomi akan memperkuat posisi perempuan sehingga kekerasan bisa diminimalkan,” ungkapnya.

Kehadiran penyandang disabilitas turut memperkuat pesan inklusivitas dalam kegiatan ini. Salah satu peserta, Ni Made Ratni dari Yayasan Cahaya Mutiara Ubud di Tampaksiring, menyebut Hari Kartini sebagai simbol kemandirian perempuan.

“Hari Kartini menunjukkan bahwa perempuan bisa lebih mandiri. Tidak hanya tinggal di rumah, tetapi juga dapat berkarier, berkarya, dan menginspirasi banyak orang,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti masih adanya ketimpangan peran, khususnya bagi perempuan yang telah menikah.

“Perempuan bisa bekerja dan mengurus anak, dan laki-laki juga seharusnya bisa berbagi peran tersebut,” tegasnya.

Kegiatan ini menegaskan bahwa semangat Kartini masa kini tidak hanya soal kesetaraan, tetapi juga keberanian perempuan untuk berdaya dan berkontribusi secara inklusif di berbagai lini kehidupan. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maknai Tumpek Krulut, Gubernur Wayan Koster Instruksikan Cek Kesehatan Gratis Serentak di Seluruh Bali

    Maknai Tumpek Krulut, Gubernur Wayan Koster Instruksikan Cek Kesehatan Gratis Serentak di Seluruh Bali

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menginstruksikan seluruh bupati dan wali kota se-Bali untuk menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat dalam rangka memperingati Rahina Tumpek Krulut, yang jatuh pada Sabtu (1/8/2026). Instruksi tersebut disampaikan sebagai implementasi nilai luhur Tumpek Krulut yang dimaknai sebagai hari untuk memuliakan manusia melalui peningkatan kepedulian terhadap kesehatan, kesejahteraan, dan kualitas […]

  • Camellia Panduwinata: Pengadilan Ad Hoc Langkah Tepat dan Berani

    Camellia Panduwinata: Pengadilan Ad Hoc Langkah Tepat dan Berani

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta — Usulan Presiden Prabowo Subianto untuk membentuk peradilan ad hoc khusus guna mengusut dugaan penyelewengan dan pelanggaran di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selama 30 tahun terakhir mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat. Sekretaris Jenderal Kerapatan Tanah Air Indonesia (KITA), Camellia Panduwinata atau yang akrab disapa Camelia Petir, menyatakan dukungannya secara resmi […]

  • Tim Hukum Penggugat Penuhi Prosedur, Buka Pintu Damai, dan Pertanyakan Kehadiran Tergugat.

    Tim Hukum Penggugat Penuhi Prosedur, Buka Pintu Damai, dan Pertanyakan Kehadiran Tergugat.

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DENPASAR – Proses persidangan perkara perdata di Pengadilan Negeri kembali bergulir dengan agenda Mediasi. Pihak Penggugat menunjukkan iktikad sangat baik dan kepatuhan hukum yang tinggi dengan hadir secara solid. Tim Penggugat hadir lengkap sebanyak 5 (lima) orang, terdiri dari 1 Orang Prinsipal (Penggugat), 3 Orang Advokat/Kuasa Hukum (termasuk Advokat Jody Riyadi Kunto, S.H.), serta didampingi […]

  • KOLABORASI DENGAN PLN LAPAS SUKAMISKIN REVITALISASI SARANA UMUM LAPAS SEBAGAI CAGAR BUDAYA

    KOLABORASI DENGAN PLN LAPAS SUKAMISKIN REVITALISASI SARANA UMUM LAPAS SEBAGAI CAGAR BUDAYA

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 352
    • 0Komentar

    BANDUNG, Jarrakpos.com-Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin, berkolaborasi dengan PT. PLN (Pesero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat untuk menciptakan Lapas Cagar Budaya, setelah sebelumnya ditetapkannya Lapas Sukamiskin sebagai Lapas Cagar Budaya oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung pada Tahun 2015 lalu, Kolaborasi ini terjalin dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama tentang Pengembangan Sarana Umum Lapas sebagai […]

  • Kemenkum Jabar Dorong Saung Angklung Udjo Jadi Kawasan Wisata Berbasis Kekayaan Intelektual

    Kemenkum Jabar Dorong Saung Angklung Udjo Jadi Kawasan Wisata Berbasis Kekayaan Intelektual

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat melalui Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual (KI) bersama jajaran, melakukan koordinasi strategis di Saung Angklung Udjo pada Kamis, 15 Januari 2025. Langkah ini bertujuan mendorong Saung Angklung Udjo menjadi kawasan wisata berbasis Kekayaan Intelektual, selaras dengan program unggulan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum […]

  • PHDI Bali Gelar Paruman Bahas Akses Pura di Kawasan BTID, Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Dugaan Pelanggaran Kesucian Tempat Ibadah

    PHDI Bali Gelar Paruman Bahas Akses Pura di Kawasan BTID, Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Dugaan Pelanggaran Kesucian Tempat Ibadah

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matacompas.com – Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali menggelar paruman bersama sulinggih, tokoh umat, desa adat, dan berbagai pemangku kepentingan guna membahas persoalan akses umat menuju pura-pura yang berada di dalam kawasan PT Bali Turtle Island Development (BTID) di Serangan, Kamis (25/6/2026). Pertemuan yang berlangsung di Aula PHDI Provinsi Bali tersebut digelar sebagai […]

expand_less