Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ini Penjelasan KLH/BPLH Jawab Surat Desa Adat Serangan Soal Proyek FSRU LNG Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Matakompas.com | Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memberikan tanggapan resmi atas surat permohonan penjelasan dari Desa Adat Serangan terkait rencana proyek Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Terminal Liquefied Natural Gas (LNG) di Kelurahan Serangan, Bali.

 

Surat tersebut merupakan respons atas permohonan klarifikasi yang diajukan Desa Adat Serangan mengenai informasi rencana pembangunan infrastruktur LNG di wilayah mereka. Permohonan itu tercantum dalam surat Nomor 33/DA.S/1/2026 tertanggal 31 Januari 2026 yang diajukan oleh Jero Bandesa Adat Serangan bersama Jero Penyarikan Desa Adat Serangan.

 

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan KLH/BPLH, Edward Nixon Pakpahan, mengirimkan surat tanggapan resmi kepada pihak Desa Adat Serangan.

Surat dengan Nomor B.1004/E.2/PLA.6.2.02./2026 itu diterbitkan pada 26 Februari 2026 dan berisi penjelasan mengenai proses serta status persetujuan lingkungan untuk proyek Terminal LNG yang diajukan oleh PT Dewata Energi Bersih.

 

Dalam penjelasannya, Edward Nixon Pakpahan menyebutkan bahwa permohonan Persetujuan Lingkungan untuk pembangunan dan pengoperasian infrastruktur Terminal LNG di Bali memang telah diterbitkan oleh KLH/BPLH.

 

Ia menjelaskan bahwa pengajuan persetujuan lingkungan pertama kali dilakukan oleh PT Dewata Energi Bersih pada Maret 2022.

 

Namun, seiring dinamika yang berkembang di masyarakat, terjadi perubahan rencana kegiatan sehingga perusahaan kembali mengajukan permohonan baru pada September 2025.

Proses pengajuan tersebut dimulai dengan penyusunan formulir Kerangka Acuan melalui sistem Amdalnet yang didahului dengan pengumuman serta konsultasi publik kepada masyarakat yang berpotensi terdampak.

 

Berdasarkan dokumen yang diajukan, pelaku usaha juga melampirkan sejumlah bukti pelibatan masyarakat dalam proses penyusunan dokumen lingkungan. Beberapa diantaranya meliputi pengumuman melalui papan informasi di Kantor Desa Sidakarya dan Kantor Camat Denpasar Selatan pada 18 Januari 2020 serta pengumuman di media cetak Metro Denpasar pada Oktober 2021.

 

Selain itu, konsultasi publik juga digelar pada 29 November 2021 di Kantor Desa Sidakarya, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Kegiatan tersebut dihadiri berbagai pihak, termasuk perwakilan pemerintah daerah serta sejumlah desa adat seperti Desa Adat Sidakarya, Desa Adat Sesetan, dan Desa Adat Serangan.

 

Koordinasi dan sosialisasi lanjutan juga dilakukan pada 1 Oktober 2025 yang dihadiri perwakilan masyarakat Desa Adat Serangan dan masyarakat Intaran.

 

Selanjutnya, pada 17 September 2025 dilaksanakan rapat Tim Teknis untuk menilai formulir Kerangka Acuan. Proses ini dilanjutkan dengan rapat Tim Teknis dan Komisi Penilai Amdal Pusat guna membahas dokumen ANDAL serta RKL-RPL.

 

Pada November 2025, secara administratif permohonan Persetujuan Lingkungan rencana kegiatan PT Dewata Energi Bersih dinyatakan dapat diproses penerbitannya.

 

Adapun persetujuan lingkungan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 2832 Tahun 2025 tentang Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup Kegiatan Pembangunan dan Pengoperasian Infrastruktur Terminal LNG Provinsi Bali berkapasitas 170 MMSCFD.

Proyek tersebut direncanakan berada di sejumlah wilayah di Kecamatan Denpasar Selatan, yakni Desa Sidakarya, Desa Sanur Kauh, Kelurahan Serangan, Kelurahan Sesetan, dan Kelurahan Pedungan.

 

“Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasama Saudara diucapkan terima kasih,” tutup Nixon dalam surat tersebut.

 

Sementara itu, Bendesa Adat Serangan, I Nyoman Gede Pariatha menjelaskan bahwa pihaknya sebelumnya mengirimkan surat karena mendengar kabar bahwa pembangunan proyek FSRU LNG di Serangan akan segera berjalan.

 

Sebagai masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut, menurutnya warga Serangan akan menjadi pihak yang paling merasakan dampak dari pembangunan tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Karena itu, pihaknya merasa perlu memastikan informasi yang beredar di masyarakat terkait proyek tersebut.

 

Saat ini, kata dia, berbagai kabar mengenai rencana proyek tersebut telah beredar luas di masyarakat. Bahkan beberapa informasi menyebutkan bahwa KLH telah mengeluarkan surat keputusan atau izin terkait pembangunan FSRU/LNG di Serangan.

 

“Kabar ini membuat kami resah karena kami belum pernah menerima informasi yang jelas dan resmi,” ujarnya.

 

Oleh karena itu, pihaknya memohon kepada Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan melalui Deputi Bidang Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan KLH/BPLH agar memberikan penjelasan resmi terkait informasi tersebut.

 

Jika surat keputusan terkait proyek tersebut memang telah diterbitkan, pihaknya juga meminta agar diberikan salinannya sesuai dengan hak masyarakat untuk memperoleh informasi publik.

 

“Penjelasan dan salinan surat ini sangat kami butuhkan sebagai dasar bagi kami, warga Serangan, untuk memahami apa yang akan terjadi di lingkungan kami dan untuk mempersiapkan langkah-langkah selanjutnya,” tegasnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gawat, Kader Gerindra Nistra Yohan Aman dan Immanuel Diduga Terlibat Korupsi

    Gawat, Kader Gerindra Nistra Yohan Aman dan Immanuel Diduga Terlibat Korupsi

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Dalam hitungan hari, publik dikejutkan oleh dua kabar yang sama-sama melibatkan kader Gerindra, tetapi berakhir dengan nasib berbeda. Di satu sisi, Immanuel Ebenezer alias Noel, Wakil Menteri Ketenagakerjaan, ditangkap melalui operasi tangkap tangan KPK, ditetapkan sebagai tersangka, lalu ditahan dan segera diberhentikan Presiden Prabowo dari jabatannya. Di sisi lain, Nistra Yohan, nama yang muncul […]

  • ARUN Bali Geram, Dana Nasabah di LPD Mambal Tidak Ada Kejelasan Anaknya Bisa Putus Sekolah.

    ARUN Bali Geram, Dana Nasabah di LPD Mambal Tidak Ada Kejelasan Anaknya Bisa Putus Sekolah.

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Advokasi Rakyat untuk Nusantara (ARUN) Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, S.T., menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman keras atas berlarutnya persoalan dana nasabah di Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Mambal yang hingga kini belum menemui titik terang. Pria yang akrab disapa Gung De ini menyoroti nasib tragis para […]

  • Gubernur Koster Minta BRIDA Kaji UMP Bali dan Upah Minimum Sektoral.

    Gubernur Koster Minta BRIDA Kaji UMP Bali dan Upah Minimum Sektoral.

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matacompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster akan meminta Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) melakukan kajian terkait Upah Minimum Provinsi (UMP) dan kemungkinan penerapan skema upah minimum sektoral di Bali. Gubernur Koster mengatakan kebijakan pengupahan perlu dihitung secara akurat agar mampu meningkatkan kesejahteraan pekerja tanpa menimbulkan tekanan berlebihan bagi sektor usaha. “Saya sangat setuju. […]

  • Perum BULOG Kancab Lebak Sukses Mendukung Program Swasembada Pangan dan Petani Tersenyum

    Perum BULOG Kancab Lebak Sukses Mendukung Program Swasembada Pangan dan Petani Tersenyum

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Lebak – Perum BULOG Kantor Cabang Lebak membuktikan komitmennya dalam mendukung Program Asta Cita Pemerintah. Dalam upaya mewujudkan swasembada pangan, Perum BULOG Kancab Lebak telah melakukan penyerapan hasil panen petani dalam negeri di Wilayah Lebak dan Pandeglang dengan harga Rp. 6.500,-/kg. Pemimpin Cabang Perum BULOG Kantor Cabang Lebak Agung Trisakti mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian target […]

  • Hadiri Langsung Dekranasda Bali Fashion Day Sesi 4, Gubernur Wayan Koster Ajak Semua Pihak Cintai Produk Lokal

    Hadiri Langsung Dekranasda Bali Fashion Day Sesi 4, Gubernur Wayan Koster Ajak Semua Pihak Cintai Produk Lokal

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster, yang berkesempatan hadir langsung pada Dekranasda Bali Fashion Day Sesi 4 Tahun 2026, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan perangkat daerah dan anggota ASN yang telah turut berpartisipasi dalam memajukan IKM dan UMKM melalui kegiatan tersebut. Selain mampu menghidupkan suasana, kegiatan ini juga memberikan peluang bagi anggota ASN untuk […]

  • Komisi I DPRD Bali Sidak Bea Cukai Ngurah Rai, Pastikan Barang Sitaan Cukai Ilegal Transparan dan Tak Disalahgunakan

    Komisi I DPRD Bali Sidak Bea Cukai Ngurah Rai, Pastikan Barang Sitaan Cukai Ilegal Transparan dan Tak Disalahgunakan

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BADUNG – Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean I Gusti Ngurah Rai, Selasa (4/8/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap implementasi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 […]

expand_less